Kamu Punya Jerawat di Punggung, Tangani dengan Cara Ini

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Jadi kamu punya jerawat di punggung? Berarti kamu senasib dengan keluargamu di rumah, senasib pula dengan teman-temanmu di sekolah atau di kantor, dan bahkan dengan orang-orang pada umumnya.

Benar, kondisi yang kamu sedang alami ini bukanlah sesuatu yang unik karena sebagian besar orang pernah mengalaminya juga. Namun kabar baiknya, jerawat di punggung bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan sebagaimana gangguan kulit ini tidak berbahaya. Meski begitu, tetap tidak bisa dipungkiri bahwa kamu ingin menyingkirkannya, bukan?

Nah, sebelum stresmu memuncak, lebih baik tenangkan dirimu terlebih dahulu sambil membaca penjelasan tentang penanganan jerawat di punggung berikut ini.

Beginilah Awal Mula Terbentuknya Jerawat di Punggung

Di mana pun lokasi tumbuhnya, apakah muncul di wajah, lengan, dada, kulit kepala, atau punggung, semua disebabkan oleh jerawat yang sama.

Pada dasarnya, jerawat tumbuh di permukaan kulit yang ditumbuhi oleh rambut atau bulu. Dengan kata lain, jerawat pada wajah berjenis sama dengan yang ada di kulit kepala, di pergelangan kaki, di punggung dan area-area sejenis lainnya.

Jerawat disebabkan oleh menumpuknya kotoran dari udara dengan sel-sel kulit mati, minyak berlebih, serta bakteri yang menyumbat pori-pori kulit dan menciptakan luka yang mengalami infeksi. Sama dengan di lokasi yang lain, jerawat yang muncul di punggung bisa berbentuk komedo hitam, komedo putih, dan kista.

Faktor-faktor pemicunya pun sama, yaitu hormon, alergen di sekitar tempat tinggal, genetik, dan tingkat stres sehari-hari. Namun jerawat di punggung memiliki dua perbedaan utama dengan jerawat di wajah, yaitu:

  • Punggung memiliki lapisan kulit yang lebih tebal dan berpori-pori lebih besar sehingga lebih berisiko mengalami penyumbatan.
  • Jerawat di punggung lebih berisiko mengalami pembengkakan dan berkembang menjadi kista karena kelenjar minyak di kulit punggung lebih aktif dibandingkan di kulit wajah.

Lalu Bagaimana Teknik Menangani Jerawat di Punggung yang Ampuh?

Tidak salah jika dikatakan bahwa jerawat bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan dan pada akhirnya akan menghilang dengan sendirinya, namun bagi kamu yang merasa terganggu dengan kemunculan dan penampilannya di punggungmu, cobalah pertimbangkan untuk memilih beberapa upaya penanganan berikut agar jerawat bisa lebih cepat memudar.

Jangan lagi menunda-nunda mandi

Keringat yang keluar seusai beraktivitas di sepanjang hari harus dibersihkan dengan mandi secepatnya. Sama halnya bagi kamu yang baru saja selesai berolahraga. Jika menunda-nunda mandi, keringat dan kotoran akan bercampur dengan minyak tubuh sehingga memancing pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di punggung.

Gunakan sabun mandi yang cocok dengan tingkat pH tubuh

Tingkat keasaman atau pH (potential of hydrogen) kulit tiap orang berbeda-beda sehingga untuk menentukan sabun mandi yang cocok tidak boleh sembarangan. Dalam hal ini, kamu bisa mengonsultasikannya kepada dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.

Mulai membiasakan menggunakan body scrub saat mandi

Membersihkan tubuh dengan body scrub 2-3 kali seminggu sangatlah penting untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati sekaligus menyegarkan kembali sel-sel kulit yang masih aktif. Teknik peremajaan kulit ini cocok menangani jerawat di punggung untuk segala jenis kulit.

Pastikan tidak ada kondisioner dan sisa-sisa sampo dari rambutmu

Krim kondisioner dan sabun dari sampomu mungkin saja mengalir dan menempel di tubuh, termasuk di punggungmu. Hal inilah salah satu pemicu munculnya jerawat di punggung. Maka dari itu, selalu bilas rambutmu terlebih dahulu saat mandi, kemudian bilas tubuhmu dengan sabun untuk membersihkan sisa-sisa produk pembersih di tubuhmu.

Jadwalkan penggantian sprei kasur tiap akhir pekan

Sepanjang kamu terlelap di dalam tidur tiap malam, sel-sel kulit mati dan minyak tubuh tanpa sengaja tertinggal di seprai kasur. Seiring waktu, bakteri-bakteri penginfeksi kulit makin berjamur hidup di sepraimu. Untuk itu, sangat disarankan untuk menggantinya tiap akhir pekan. Lebih baik lagi, lakukan hal yang sama dengan handuk mandimu.

Hindari pakaian ketat berbahan spandeks

Baik kamu sedang berolahraga maupun sedang bersantai saja di rumah, lebih baik hindari mengenakan pakaian ketat berbahan spandeks karena bahan ini akan menyulitkan kulit untuk bernapas. Alhasil, kelembapan dan minyak kulit akan terperangkap sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pori-pori. Sebagai solusi, cobalah kenakan pakaian berbahan katun yang longgar.

Mengganti produk pewangi pakaianmu

Bagi sebagian orang, menggunakan produk-produk yang berpewangi bisa mengiritasi kulit, maka dari itu menyebabkan terjadinya jerawat di punggung. Jika kamu sudah mencoba berbagai cara dan jerawat masih muncul, cobalah untuk mengganti produk pewangi pakaianmu dengan jenis yang lain jika memungkinkan.

Lindungi kulitmu dari paparan sinar matahari secara langsung

Terlepas dari kebaikan di balik sinar matahari bagi tulang, pancaran ultraviolet di dalamnya ternyata dapat bersifat merusak juga jika mengenai kulit seseorang dalam jangka panjang. Salah satunya adalah efek buruk terhadap jerawat di punggung. Sinar matahari dapat menjadikan jerawat menghitam dan membuatnya lebih sulit menghilang secara alami.

Apakah Jerawat di Punggung Bisa Dicegah?

Kamu tidak perlu cemas karena jerawat di punggung masih bisa dicegah. Tapi sebelumnya kamu perlu ketahui juga bahwa tiap orang tetap memiliki faktor-faktor pemicu jerawat yang berbeda-beda dengan tingkat keparahan yang bervariasi pula, seperti genetik dari keluarga dan perubahan hormon akibat pubertas.

Yang kamu bisa lakukan di sini adalah meminimalkan risiko munculnya jerawat sebaik mungkin. Jika kamu memang sudah memilikinya di punggung, maka langkah-langkah ini bisa bermanfaat untuk mencegahnya berkembang lebih parah. Apa saja yang kamu bisa lakukan?

  • Jika kamu biasa menggunakan produk-produk perawatan kulit yang berbasis minyak, maka kini saat yang tepat untuk mulai membatasinya. Berbagai produk ini termasuk mengenakan tabir surya, losion pelembap, kosmetik, dan yang sejenisnya karena hal ini dapat memicu terjadinya jerawat di punggung dan bahkan membuatnya jerawat yang ada bertambah parah.
  • Untuk sementara waktu, hindari mengenakan tas ransel dengan beban yang berat. Umumnya hal ini menimpa para pelajar yang terlalu lama menempuh perjalanan sambil membawa terlalu banyak buku di tas ranselnya. Tekanan berlebih dan gesekan tas dan kain baju pada kulit dapat memicu luka dan jerawat.
  • Efek samping obat-obatan tertentu dapat merangsang kemunculan jerawat, seperti obat-obatan androgen dan lithium. Konsultasikan kepada dokter, apakah ada alternatif obat lainnya.

Kini kamu sudah memahami jerawat di punggung lebih jauh terkait penyebab dan cara menanganinya. Mungkin saran-saran di atas bisa bermanfaat untukmu. Walau mungkin kamu perlu bersabar karena ekspektasimu baru mulai terlihat dalam waktu 6-8 minggu dan jerawat hilang sepenuhnya dalam waktu 3-4 bulan.

Jika ternyata jerawatmu tidak membaik atau muncul bekas-bekas jerawat yang tidak kunjung hilang, berarti kamu perlu berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

 

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: