Kenapa Bahaya Kelebihan Lemak harus Diwaspadai sejak Dini?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Tubuh menggunakan lemak sebagai sumber bahan bakar dan penyimpanan energi utama. Terlepas dari manfaatnya yang penting, kondisi ini juga perlu diwaspadai karena justru bisa membahayakan kesehatan.

Bahaya kelebihan lemak yang dimaksud meliputi serangan beberapa macam penyakit, seperti penyakit jantung, kanker payudara, obesitas, dan lainnya.

Apa yang Menjadi Bahaya Kelebihan Lemak?

Makanan yang kamu makan mengandung beragam nutrisi yang bisa memberi energi dan zat lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebagian besar nutrisi dalam makanan dibagi menjadi tiga kelompok utama, yakni protein, lemak, dan karbohidrat.

Tubuhmu membutuhkan lemak tertentu sebagai energi dan untuk memproses nutrisi yang masuk ke tubuh. Lemak makanan terbagi menjadi dua jenis, yakni lemak jenuh dan lemak tak jenuh.

Lemak jenuh umumnya dikenal dengan istilah lemak jahat atau lemak trans. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan lemak jenis ini akan meningkatkan jumlah kolesterol LDL berbahaya di aliran darah dan mengurangi kolesterol HDL yang baik bagi tubuh.

Lemak trans atau lemak jahat mampu menciptakan peradangan yang terkait dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kondisi-kondisi kronis lainnya. Sumber makanan lemak jenuh adalah daging merah, daging ayam dan daging babi olahan, keju, mentega, dan produk susu.  

Di lain sisi, lemak tak jenuh adalah lemak yang baik bagi tubuh. Lemak jenis ini berasal dari sayur-sayuran, buah zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

Waspada, Bahaya Kelebihan Lemak Berujung kepada Penyakit

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak memang disarankan, namun jangan sampai berlebihan karena jika sudah begitu hanya akan menimbulkan gangguan kesehatan dan mengundang beragam macam penyakit. Apa saja yang bisa terjadi?

  • Pemicu Penyakit Diabetes

Kelebihan lemak atau kelebihan berat badan juga dapat memengaruhi hormon insulin yang dapat menyebabkan diabetes. Penderita diabetes berisiko terkena penyakit jantung.

  • Penyakit jantung

Tiap sistem utama dalam tubuhmu seolah-olah mengalami stres saat terdapat lemak berlebihan yang pada akhirnya berisiko kepada terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas. Kolesterol tinggi, tekanan darah meningkat (hipertensi), dan arteri tersumbat bisa diakibatkan oleh kelebihan lemak.

Hal tersebut juga bisa menyebabkan darah kehilangan kemampuannya untuk menggumpal sehingga menyebabkan stroke. Selain itu, kondisi ini dapat mengeluarkan sitokin, yakni protein yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh. Jika hal ini terjadi, maka kamu berisiko terkena penyakit jantung.

  • Kanker payudara

Kelebihan lemak atau kelebihan berat badan secara umum ternyata dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Hal ini bisa terjadi karena lemak tubuh menghasilkan hormon estrogen yang dapat memberi makan sel kanker pada payudara.

  • Gangguan tidur

Seseorang berisiko mengidap gangguan tidur. Yang menjadikannya lebih berbahaya, kamu bisa mengalami sleep apnea, yaitu kondisi napas yang terhenti berkali-kali saat sedang tidur malam.

Kondisi ini dapat menurunkan kadar oksigen di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, stroke, dan diabetes.

Lalu Bagaimana Cara Menyikapi Bahaya Kelebihan Lemak?

Penumpukan lemak biasanya terjadi di paha, perut, pipi, lengan mereka. Untuk menghindarkan diri dari bahaya kelebihan lemak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Menurunkan berat badan

Perubahan menu makan dan mulai rutin berolahraga adalah tindakan yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan yang berlebihan.

  • Jangan lupa sarapan

Jika kamu ingin mengatasi dirimu yang mengalami penumpukan lemak, mulailah dengan rutin makan di pagi hari. Makan di pagi hari atau sarapan yang sehat dapat membantu mempercepat metabolisme. Sarapan dapat mengurangi rasa lapar sehingga menghindari makan siang terlalu banyak.

  • Ganti minuman manismu dengan air putih atau minuman dengan pemanis rendah kalori.

Kebiasaan mengonsumsi minuman yang mengandung gula rafinasi tingkat tinggi menjadi salah satu faktor utama epidemi kegemukan pada anak-anak. Tanpa penanganan yang tepat, kebiasaan ini akan berlanjut hingga seseorang mencapai usia yang lebih dewasa.

  • Perhatikan porsi makan sehari-hari.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai manajemen porsi makanan, hanya dalam hitungan beberapa minggu saja, kebiasaan mengonsumsi makanan secara berlebihan menjadi faktor risiko kepada obesitas.

  • Perbanyak konsumsi protein

Protein adalah makro nutrisi terpenting ketika kamu ingin menurunkan berat badan. Protein telah terbukti mampu meningkatkan metabolisme 80-100 kalori per hari, mengurangi atau menurunkan berat badan, mampu melawan lemak di perut. Makanan berprotein tinggi meliputi telur, ikan, makanan laut, kacang polong, kacang-kacangan, produk susu, dan beberapa biji-bijian utuh.

  • Perbanyak makan makanan berserat, terutama serat tidak larut

Serat makanan pada dasarnya merupakan kandungan di dalam tumbuhan yang tidak dapat dicerna. Mengonsumsi lebih banyak serat mampu membantu menurunkan berat badan. Usahakan untuk mendapatkan asupan serat, terutama serat tidak laut, yang mampu mengurangi nafsu makan dan menekan berat badan.

  • Menghindari stres

Stres bisa menjadikanmu mengalami kelebihan lemak di perut dengan memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi hormon kortisol (hormon stres). Kadar hormon kortisol yang tinggi dapat meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak di perut.

Terlebih bagi wanita yang memiliki pinggul besar, cenderung menghasilkan lebih banyak hormon kortisol sebagai respons terhadap stres. Untuk menguranginya, cobalah untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk menghilangkan stres. Kamu juga bisa mencoba mempraktikkan yoga atau meditasi.

Bahaya kelebihan lemak harus diantisipasi sejak dini mengingat dampak yang bisa ditimbulkannya. Sebelum mencoba beberapa cara untuk mengatasi keburukan-keburukan yang telah dipaparkan di atas, ada baiknya untuk mengonsultasikan keadaanmu kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan lemak berlebihan yang cocok untukmu.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: