Lebih Siaga Mengantisipasi Kanker Kulit dari Sekarang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Baik pria maupun wanita sewajarnya peduli dengan kesehatan kulitnya sendiri dan tetap waspada terhadap adanya gangguan kulit. Beragam perawatan dilakukan untuk menghindari masalah pada kulit, termasuk mencegah kanker kulit sebagai salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi di dunia.

Penyakit kulit ini terbagi menjadi tiga jenis, dua di antaranya paling umum terjadi, yaitu kanker sel basal dan kanker sel skuamosa. Sedangkan melanoma lebih jarang terjadi, namun sangat berbahaya. Melanoma biasanya terjadi di bagian kepala, wajah, leher, tangan, dan lengan.

Apa yang Menjadi Penyebab Terjadinya Kanker Kulit?

Pada kebanyakan kasus kanker kulit, penyebabnya adalah paparan sinar ultraviolet dan siapa pun bisa mengalaminya. Terdapat beberapa kelompok orang yang berisiko tinggi mengalami penyakit ini, antara lain:

  • Seseorang yang terlalu sering berada di bawah paparan sinar matahari
  • Seseorang yang memiliki kulit, mata, dan rambut yang berwarna cerah
  • Berusia lebih dari 50 tahun ke atas
  • Memiliki anggota keluarga yang mengalaminya.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti penderita HIV atau AIDS
  • Pernah mengalami penyakit kanker lainnya
  • Terinfeksi kutil kelamin
  • Sering terpapar radiasi X-ray atau bahan kimia yang diketahui menjadi pemicu timbulnya kanker, seperti arsenik

Kaitan Kanker Kulit dengan Sinar Ultraviolet

Khususnya, kanker kulit disebabkan oleh sinar ultraviolet (UV) yang merusak DNA pada sel kulit. Sumber utama sinar UV adalah sinar matahari yang secara khusus terbagi ke dalam tiga jenis sinar UV, yaitu:

  • UVA
  • UVB
  • UVC.

Sinar UVC akan tersaring oleh atmosfer bumi, namun tidak dengan sinar UVA dan UVB. Kedua sinar ini dapat merusak kulitmu dari waktu ke waktu sehingga lebih memungkinkan kanker kulit untuk berkembang. Sinar UVB juga dianggap sebagai penyebab utama kanker non-melanoma.

Apa Saja Jenis-jenis Kanker Kulit?

Kanker dimulai saat sel-sel di tubuh mulai tumbuh secara tidak terkendali. Hampir semua bagian sel bisa mengalami kanker, seperti halnya kanker kulit. Ada beberapa jenis, di antaranya:

Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal dinilai sebagai kanker yang paling umum terjadi dan bisa diobati. Paling sering ditemukan di area tubuh yang mudah terpapar sinar matahari, seperti kepala, leher, dan lengan.

Kondisi ini dinilai sangat jarang menyebar ke bagian tubuh yang lain. Namun, risiko penyebaran tetap ada jika kanker ini tidak ditangani dengan tepat. Risiko penyebaran pertumbuhan meliputi serangan pada tulang atau jaringan lain di balik kulit.

Jika tidak diangkat seluruhnya, pasien bisa mengalami kambuh di area kulit yang sama.

Karsinoma sel skuamosa

Sama seperti sel basal, karsinoma sel skuamosa juga umum terjadi. Kanker ini biasanya muncul di daerah yang juga terpapar sinar matahari, seperti wajah, telinga, bibir, leher, dan punggung tangan.

Kanker jenis ini bisa juga berkembang pada bekas luka atau luka kulit kronis. Karsinoma sel skuamosa lebih cenderung tumbuh pada lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebar ke bagian lain dibandingkan karsinoma sel basal.

Kanker kulit sel melanoma

Kanker ini berkembang dari melanosit, yaitu sel penghasil pigmen kulit. Melanosit juga dapat membentuk pertumbuhan yang tidak berbahaya (nonkanker) yang disebut dengan tahi lalat.

Melanoma lebih jarang terjadi dibandingkan dua jenis lainnya, namun melanoma cenderung tumbuh dan menyebar jika tidak segera diobati.

Tanda pertama kanker kulit non-melanoma (sel basal dan sel skuamosa) biasanya terlihat dengan munculnya benjolan atau perubahan warna kulit yang terus berlanjut setelah beberapa minggu dan perlahan-lahan berkembang selama beberapa bulan atau terkadang bertahun-tahun.

Kondisi ini disebut dengan tumor ganas atau kanker. Pada banyak kasus, benjolan kanker ini berwarna merah dan keras, terkadang berubah menjadi bisul.

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Melindungi Diri dari Kanker Kulit?

Penting bagimu untuk mengetahui jenis kanker kulit sebagaimana pengobatan bergantung kepada jenisnya. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari diri mengalaminya adalah:

Disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF di atas 30 sebagai perlindungan kulitmu. Jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya secara rutin dan berulang.

Pilihan jenis tabir surya yang bisa digunakan berbentuk krim dan semprotan. Gunakan pula kaca mata hitam, payung, atau topi untuk menghalau sinar matahari, jika kamu diharuskan berada di luar ruangan.

Pastikan tabir surya yang kamu kenakan mengandung zinc oksida yang baik untuk menghalau radiasi sinar UVA dan UVB sebagai pemicu kanker kulit.

Jika kamu memiliki kelainan kulit seperti adanya lesi, bisul, benjolan, atau perubahan warna kulit yang tidak sembuh dalam waktu empat minggu, segera konsultasikan kepada dokter kulit untuk mengetahui apakah kelainan tersebut merupakan kanker kulit atau bukan.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: