Trik Rahasia Menghambat Penuaan Dini pada Kulit

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Penuaan dini pada kulit, khususnya bagi kaum wanita, seolah-olah menjadi mimpi buruk dan sesuatu yang kehadirannya ditakuti. Beragam cara rela dilakukan guna mendapatkan kulit yang senantiasa terlihat sehat dan awet muda.

Padahal, banyak hal yang menyebabkan kulit kita menua, seperti radiasi cahaya matahari, dampak cuaca yang buruk, dan efek negatif dari kebiasaan sehari-hari.

Seiring berjalannya usia, kulit seolah-olah mengalami kekeringan secara alami, sama seperti bagian tubuh lainnya. Usia kulitmu akan bergantung kepada berbagai faktor, seperti gaya hidup, diet dan menu makanan, faktor genetik atau keturunan, dan kebiasaan pribadi lainnya.

Kebiasaan merokok turut berperan menumpuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas adalah penyebab utama kerusakan pada sel-sel kulit sehingga mempercepat timbulnya keriput.

Tanda-tanda Penuaan Dini pada Kulit dan Penyebabnya

Seiring bertambahnya usia, jaringan kolagen dan elastin pada kulit menjadi lemah, kulit menjadi kendur karena kehilangan struktur pendukung. Sinar matahari dinilai memainkan peranan penting terhadap penuaan dini pada kulit kita.

Selain paparan sinar matahari, faktor lainnya yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit adalah polusi, hilangnya jaringan lemak di antara kulit dan otot, dan mengalami stres.

Tidak hanya itu, adanya gaya gravitasi, kelebihan berat badan, gerakan wajah, dan bahkan posisi tidur yang kurang baik merupakan faktor sekunder yang dapat berkontribusi terhadap perubahan kulit. Ketika kulit kehilangan elastisitasnya, gravitasi menyebabkan mata dan kelopak mata menjadi kendur atau melorot.

Garis pada gerakan wajah pun biasanya menjadi lebih terlihat setelah kulit kehilangan elastisitasnya seperti yang biasa dialami seseorang pada usia 30-40an. Garis ini tampak horizontal pada dahi, vertikal pada kulit atas akar hidung atau glabella, atau garis melengkung kecil pada bagian pelipis, pipi atas, dan di sekitar mulutmu.

Posisi tidur melengkung juga dapat membuat kulit mengalami penuaan dini. Posisi tidur yang baik adalah telentang. Seorang perokok cenderung memiliki lebih banyak keriput jika dibandingkan dengan seseorang yang bukan perokok berusia sebaya dan memiliki riwayat terpapar sinar matahari yang sama.

Beberapa tanda lainnya bahwa kamu mengalami penuaan dini pada kulit bisa terlihat dengan adanya:

Bagaimana Cara Mengurangi Penuaan Dini pada Kulit?

Mengalami penuaan dini pada kulit bukanlah perkara yang sepele karena hal ini dapat mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya dirimu juga. Beberapa cara ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi penuaan dini pada kulit, di antaranya:

  • Lindungi kulitmu dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dengan mengenakan tabir surya untuk mencegah radiasi ultraviolet. Hindari sinar matahari di antara pukul 10.00-15.00 karena terik matahari pada kisaran jam tersebut sangat kuat.
  • Gunakan tabir surya dengan kadar SPF di atas 30. Oleskan tiap hari pada bagian tubuh yang tidak tertutupi oleh pakaian. Utamakan produk tabir surya yang formulanya telah diperkaya dengan antioksidan yang mengandung bahan resveratrol, vitamin C, idebenone, atau berry coffee. Pembaruan formula ini bertujuan memberikan perlindungan tambahan untuk kulit.
  • Selain menggunakan tabir surya, penting bagimu untuk menggunakan pakaian yang tertutup jika ingin beraktivitas di luar ruangan atau di bawah sinar matahari langsung. Tidak hanya tabir surya, Kamu juga disarankan untuk mengoleskan pelembap wajah secara rutin tiap hari.
  • Jangan merokok karena kebiasaan merokok dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan dini pada kulit. Akibat merokok, kulit menjadi terlihat kusam, pucat, dan keriput.
  • Jangan berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol. Alkohol tidak baik untuk kulit karena dapat mengiritasi dan merusak kulit. Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat membuatmu terlihat lebih tua dibandingkan penampilan pada usiamu yang sebenarnya.
  • Jangan malas untuk berolahraga. Sebatas melakukan olahraga ringan saja sudah cukup untuk memperbaiki sirkulasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Olahraga yang dilakukan secara rutin akan menjadikan kulit terasa lebih segar dan terlihat lebih muda.
  • Konsumsilah makanan sehat dan seimbang. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar untuk mencegah kerusakan yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Waspadai diet yang mengandung banyak gula atau olahan karbohidrat lainnya karena justru dapat mempercepat penuaan.
  • Berhentilah menggunakan produk perawatan kulit yang menyengat atau menjadikan kulit panas/perih. Bila kulitmu terasa perih saat menggunakan salah satu produk perawatan kulit, maka artinya kulitmu telah teriritasi. Hati-hati, kulit yang teriritasi menjadikannya terlihat lebih tua.

Hati-hati saat membersihkan kulit. Menggosok-gosok kulitmu terlalu keras dapat membuatnya teriritasi. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk membersihkan kulit dengan cara yang lembut.

Lakukan pembersihan wajah secara perlahan-lahan saat berusaha menghilangkan debu dan polusi yang menempel di wajah, hiasan make up, dan lain-lainnya. Cuci wajah setidaknya dua kali sehari atau tiap kali setelah berkeringat banyak. Keringat, terutama saat memakai topi atau helm, dapat mengiritasi kulit. Jadi, cucilah kulit sesegera mungkin setelah kamu berkeringat.

Penuaan dini pada kulit dapat dicegah, bahkan seseorang yang telah mengalami tanda-tanda penuaan dini pada kulit bisa mendapatkan keuntungan dari perubahan gaya hidup, lho. Dengan melindungi kulit dari sinar matahari, berarti kamu memberi kesempatan pada kulit untuk memperbaiki beberapa kerusakannya.

Dengan mengetahui informasi tentang penuaan dini pada kulit dan cara menguranginya, kini kamu menjadi lebih paham dalam menjaga kesehatan kulit. Namun jika beberapa tanda-tanda penuaan dini pada kulit makin terasa mengganggu, segera konsultasikan kepada dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: