Rahasia Kulit Sehat berkat Yoga di Rumah

Kamu ingin memiliki kulit yang cantik, kenyal, dan bercahaya tiap hari? Yuk, coba lakukan yoga di rumah. Selain berfungsi membakar kalori dan membentuk otot, yoga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan kulitmu juga, lho.

Kulit adalah organ terbesar di tubuh yang berperan melindungimu dari berbagai serangan organisme dan radiasi berbahaya. Waspadai terjadinya penyumbatan dan iritasi di kulit karena ternyata dampaknya dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit, seperti jerawat, gatal-gatal, kerutan, psoriasis, melanoma, serta eksim.

Jadikan Yoga sebagai Pilihan Utama Mengatasi Gangguan Kulit

Umumnya, beragam masalah kulit dapat disebabkan oleh keracunan, ketidakseimbangan hormon, radikal bebas, dan paparan radiasi sinar matahari. Untuk mengantisipasi gangguan kulit, maka sirkulasi darahmu harus lancar dan baik.

Nah, jika kamu memiliki permasalahan pada kulit dan ingin segera mengatasinya, maka kamu mungkin bisa memulainya dengan mencoba yoga. Melalui yoga, kamu diharapkan mampu menyatukan pikiran dan tubuh.

Pada dasarnya, olahraga ini menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, dan berbagai macam pose atau gaya yang dirancang untuk tujuan relaksasi dan mengurangi stres.

Ketika kamu melakukan yoga, sirkulasi darah di tubuh akan meningkat. Hal ini akan meningkatkan kandungan oksigen di dalam darah dan mengurangi radikal bebas. Salah satu kebaikan yang kamu dapatkan dari hal ini adalah aliran darah segar yang lebih lancar pada area pipimu sehingga menjadikannya merona dan membuatmu makin cantik.

Kebaikan lainnya dari yoga adalah menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh, menangkal radikal bebas, serta meningkatkan kekebalan tubuhmu. Ketiga hal ini dapat membuat tubuhmu tidak mudah sakit.

Ternyata Melakukan Yoga di Rumah Tidaklah Sulit

Memang, yoga biasanya dilakukan di luar rumah yang dipandu dengan instruktur. Menjadikannya satu cara yang menyehatkan dan efektif untuk mendapatkan lebih banyak teman. Namun jika kamu tidak punya waktu banyak untuk melakukan olahraga ini, kamu tetap bisa melakukannya di rumah.

Manfaatnya pun bisa sama baiknya dengan yoga konvensional di gym bersama instruktur, terutama dalam menjaga kesehatan mental dan fisikmu. Berikut tips melakukan yoga di rumah yang kamu dapat terapkan.

  • Melakukan persiapan dengan baik

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah banyak membaca dan mencari informasi terkait olahraga yang satu ini. Jangan lupa untuk memperhatikan dengan saksama mengenai panduannya dan segala gaya/posenya.

Kamu bisa mencari tahu berbagai informasi yoga dengan membaca buku dan juga melihat tutorial yoga di rumah. Tidak hanya itu, jangan lupa untuk menyiapkan matras yang tidak licin dan nyaman untuk kulitmu.

  • Lakukan di tempat yang menurutmu paling nyaman

Penting untuk memilih tempat yang nyaman dan tidak mengganggu. Carilah ruangan terbuka atau yang area dengan pencahayaan yang terang serta ventilasi yang baik.

Utamakan juga tempat yang tenang dan tidak bising sebagaimana tujuan dari olahraga ini adalah pencarian ketenangan jiwa dan pikiran. Pastikan bahwa tidak ada benda tajam atau peralatan yang berbahaya di sekitarmu.

  • Gunakan pakaian yang nyaman

Sangat penting untuk memakai pakaian yang nyaman ketika melakukan olahraga yoga di rumah. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat karena akan menyulitkanmu untuk bernapas. Kenakanlah pakaian dengan bahan yang dapat menyerap keringat.

  • Buatlah perencanaan dan tujuan

Pada proses perencanaan, hindari sesuatu yang terlalu kompleks. Selalu jadikan kegiatanmu ini tetap sederhana, menyenangkan, dan terutama bisa tercapai.

  • Lakukan secara rutin

Demi tujuanmu tercapai, upayakan untuk konsisten ketika melakukan olahraga ini. Waktu yang disarankan untuk melakukan yoga di rumah adalah di pagi hari sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam.

Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk melakukan yoga kapan saja kamu sempat. Yang terpenting, lakukan secara rutin tiap hari selama sekitar 20 menit. Cobalah gaya atau pose untuk pemula. Seiring makin mahir, kamu bisa mencoba pose-pose lainnya.

  • Hindarkan diri dari berbagai gangguan

Selama melakukan yoga, hindarkan diri dari beragam gangguan, seperti anak-anak, hewan peliharaan, hingga telepon genggam. Sebelum melakukannya, pastikan tempat yang kamu pilih terhindar dari beragam gangguan yang dapat mengganggu konsentrasi.

  • Lakukan setelah makan

Sebaiknya yoga di rumah dilakukan beberapa waktu setelah makan. Misalnya, dua jam setelah sarapan/makan siang atau empat jam setelah makan malam. Intinya, lebih baik jangan lakukan yoga sebelum makan.

  • Awali dengan pemanasan

Sama seperti jenis-jenis olahraga lainnya, kamu membutuhkan pemanasan. Tujuannya adalah mempersiapkan tubuh untuk menghindari cedera.

  • Tidak terburu-buru

Yoga bertujuan untuk menyehatkan tubuh dan jiwamu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan gerakan-gerakannya dengan perlahan-lahan dan tidak usah terburu-buru. Sangat penting untuk bernapas dengan benar juga ketika melakukan pose-posenya.

  • Bersabarlah

Tidak ada olahraga yang berefek instan. Oleh karena itu, kamu harus bersabar jika ingin tujuanmu tercapai dengan baik. Selalu jaga hati dan pikiran tiap kali melakukan olahraga ini.

Melakukan yoga di rumah memang terbilang susah jika tidak didukung oleh komitmen yang baik. Jika kamu tidak bisa melakukannya sendiri, kamu bisa mengajak teman-temanmu yang gemar melakukan olahraga ini juga. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Sediakan 7 Vitamin Kulit yang Bagus Ini Setiap Saat

Apakah kamu termasuk wanita yang kerap menggonta-ganti beragam produk kecantikan demi menjaga penampilan kulit? Tentu saja biayanya pasti tidak murah, bukan? Tapi jangan cemas karena dengan mengonsumsi vitamin kulit yang bagus, kamu bisa terhindar dari aktivitas yang banyak menghabiskan uangmu ini.

Wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang paling banyak menyita perhatian. Tidak heran, jika kamu betah berlama-lama di depan cermin untuk menggunakan semua produk skin care yang kamu miliki.

Sayangnya seiring bertambahnya usia, jaringan kolagen dan elastin pada kulit akan melemah sehingga kulit menjadi kendur karena kehilangan struktur pendukungnya. Proses alamiah ini memang tidak terhindarkan, tapi kamu bisa menghambatnya semaksimal mungkin asalkan senantiasa dirawat dengan baik.

Apa saja vitamin kulit yang bagus untuk mempercantik kulitmu? Mari kita bahas satu-persatu di sini.

Vitamin A

Vitamin A sangat diperlukan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan kulit. Tanpa vitamin ini, kulit menjadi bersisik dan kering. Vitamin ini juga dapat berfungsi sebagai antioksidan.

Vitamin ini dapat ditemukan diberbagai buah-buahan, seperti mangga, melon, pepaya, aprikot, dan jambu biji. Sayur-sayuran seperti kentang, kale, wortel, dan bayam turut mengandung vitamin A tinggi. Selain itu masih ada telur, margarin, susu, dan ikan.

Vitamin B3

Disebut juga dengan niacin, vitamin ini larut dalam air dan dapat ditemukan diberbagai makanan, seperti daging, ikan tuna, biji-bijian, dan jamur. Keunggulan dari vitamin ini dapat meningkatkan kadar air di kulit sehingga mencegah terjadinya kulit kering.

Vitamin B3 juga dapat mengatasi warna kemerahan pada kulit wajah dan bahkan seluruh tubuh, mencegah timbulnya kanker kulit, mengurangi garis-garis halus keriput di wajah, serta meminimalkan terjadinya pengurangan elastisitas kulit akibat pertambahan usia.

Vitamin B5

Selain vitamin B3, vitamin B5 juga memiliki peranan yang penting untuk kesehatan kulitmu. Vitamin ini disebut juga dengan asam pantotenat yang berperan membentuk sel darah, membantu mengubah makanan menjadi energi, melembapkan kulit, serta mengatasi masalah kulit akibat eksim dan ruam popok.

Beberapa sumber makanan yang mengandung vitamin B5 meliputi gandum utuh, alpukat, daging ayam, jamur, brokoli, kentang, telur, dan berbagai produk olahan susu.

Vitamin C

Vitamin C ditemukan pada lapisan kulit teratas (epidermis) dan lapisan kulit bagian dalam (dermis). Sama seperti vitamin A, vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang efektif melawan kanker, memproduksi kolagen untuk menjaga kulit tetap sehat, dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Beberapa manfaat lainnya adalah membantu menyembuhkan kulit yang rusak, mencegah kulit kering, meredakan tampilan bercak-bercak penuaan, mengurangi timbulnya keriput, melindungi dari perubahan warna kulit, mengobati penyakit eksim, dan mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

Vitamin ini bisa kamu temukan di buah jeruk, stroberi, tomat, paprika, brokoli, pepaya, kale, lemon, mangga, dan kiwi.

Vitamin D

Paparan sinar matahari yang terserap kulitmu akan mengubah kolestrol dalam tubuh menjadi vitamin D. Vitamin ini selanjutnya akan diproses di hati dan ginjal, lalu disebarkan ke seluruh tubuh untuk membantu menciptakan sel-sel sehat.

Vitamin D memiliki peranan penting dalam hal pewarnaan kulit dan membantu mengobati penyakit psoriasis. Selain sinar matahari, sumber vitamin D lainnya ada pada susu, jamur, ikan, dan telur. Defisiensi vitamin D membuatmu berisiko mengalami jerawat akibat melemahnya kemampuan tubuh melawan infeksi.

Vitamin E

Vitamin E berperan sebagai zat antioksidan. Fungsi utamanya adalah melindungi diri dari kerusakan kulit akibat sinar matahari. Vitamin E akan menyerap radiasi sinar ultraviolet di dalam kulit, mencegah timbulnya bintik-bintik hitam di kulit, melembapkan kulit, mengatasi stretch mark, serta mengurangi kerutan di wajah.

Normalnya, tubuh memproduksi vitamin ini melalui sebum, yaitu zat berminyak yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Kamu bisa memperoleh vitamin ini dari beberapa sumber makanan, seperti kacang almond dan hazelnut, alpukat, bayam, dan kale.

Vitamin K

Vitamin K sangat penting untuk menyembuhkan luka dan memar. Tanpa kecukupan vitamin K, darahmu akan sulit untuk mengental. Defisiensi vitamin ini juga dirasakan oleh sebagian wanita dengan mengalami kulit yang gelap, memiliki lingkaran mata, serta stretch mark.

Sumber-sumber makanan yang mengandung vitamin K bisa kamu dapatkan dari konsumsi kubis, kale, susu, hati, bayam, selada, dan kacang hijau.

Kesehatan kulit akan mencerminkan kesehatanmu secara menyeluruh. Memenuhi asupan makanan yang mengandung berbagai vitamin kulit yang bagus dapat meningkatkan peluangmu untuk terhindar dari permasalahan pada kulit.

Jika kamu mengalami gangguan kulit yang telah berlangsung sejak lama dan tidak kunjung membaik, lebih baik untuk mengonsultasikannya kepada seorang ahli gizi untuk mendapatkan saran asupan nutrisi yang direkomendasikan untukmu atau periksakan diri kepada dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Daging Tumbuh

Daging tumbuh adalah daging yang muncul di permukaan kulit. Umumnya daging yang tumbuh di permukaan kulit ini tidak berbahaya sebagaimana tidak bersifat kanker. Kemunculannya didukung oleh faktor penuaan dengan risiko lebih tinggi terjadi setelah berusia 50 tahun.

Kondisi yang terjadi sebagai respons alami tubuh terhadap radiasi dari paparan sinar matahari ini bisa terjadi pada pria maupun wanita.

Daging ini bisa tumbuh di satu tempat atau di banyak tempat sekaligus. Jumlahnya pun bervariasi, mulai dari satu hingga berjumlah ribuan. Keberadaan daging berlebih ini umumnya tidak mengganggu kesehatan, hanya saja kemunculannya mengganggu kepercayaan diri.

Jenis-jenis Daging Tumbuh

Daging tumbuh adalah kondisi gangguan kulit yang secara khusus terbagi atas tiga jenis, yaitu:

  • Tahi lalat. Tahi lalat muncul karena pigmentasi sel pada kulit. Bentuknya bisa merata atau menonjol ke luar permukaan kulit. Tahi lalat juga bisa disertai beberapa helai rambut. Pada umumnya berwarna gelap, namun warna dan ukurannya bisa berubah sering berjalannya waktu.
  • Kutil. Kutil adalah daging tumbuh kecil yang muncul di permukaan kulit, tetapi tidak berbahaya. Penyebabnya adalah human papillomavirus (HPV) dan bisa menyebar ke bagian tubuh lain atau menular ke orang lain jika tersentuh langsung.
  • Skin tag. Pertumbuhannya bisa terjadi di beberapa tempat, namun paling sering muncul di ketiak, leher, kelopak mata, lipatan di pangkal paha, dan bagian bawah dada. Skin tag tidak menimbulkan rasa sakit, tapi bisa menyebabkan iritasi dan gatal.

Apa Saja Gejala-gejala Daging Tumbuh?

Kemunculan daging tumbuh pada umumnya tidak menimbulkan gejala. Hanya saja, penderita mungkin akan merasa tidak nyaman ketika daging yang tumbuh mengalami iritasi karena tergores atau tergaruk. Jika sudah tergaruk akan terasa perih, memerah, berdarah, atau menghitam karena jaringan kulit yang mati.

Apa yang Menjadi Penyebab Daging Tumbuh?

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu pertumbuhannya, namun secara umum, penyebab daging tumbuh adalah:

  • Kehamilan. Peningkatan kadar hormon dan berat badan bisa menjadi pemicu. Jika dipengaruhi oleh kehamilan, daging yang tumbuh umumnya akan hilang dengan sendirinya setelah masa-masa kehamilan.
  • Resistensi insulin. Orang-orang yang memiliki resistensi insulin tidak mampu menyerap glukosa secara sempurna dari aliran darah. Kondisi ini bisa menjadi pemicu.
  • Human papillomavirus (HPV). Berdasarkan hasil penelitian pada orang-orang yang mengalami skin tag, ditemukan human papillomavirus (HPV) pada hampir 50 persen di antara mereka.

Bagaimana Cara Menghilangkan Daging Tumbuh?

Upaya untuk menghilangkannya akan dilakukan secara berbeda-beda, tergantung kepada jenis yang ada. Jika berupa tahi lalat, maka pertama-tama dokter akan memeriksanya dengan metode biopsi, yaitu mengambil sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium.

Melalui pemeriksaan laboratorium, dokter juga bisa mengetahui apakah sel-sel pada tahi lalat bersifat kanker. Jika dokter menemukan sel-sel pada daging tumbuh adalah sel kanker kulit, maka dokter bisa menentukan pengobatan lanjutan yang tepat untuk mengatasinya.

Berbeda dengan tahi lalat, skin tag yang berukuran kecil akan menghilang dengan sendirinya. Untuk menangani yang berukuran besar, dokter bisa merekomendasikan pasien untuk menjalani salah satu metode berikut.

  • Bedah elektro. Pada prosedur ini, jaringan yang ingin disingkirkan akan dipanaskan atau dibakar dengan energi listrik berfrekuensi tinggi.
  • Cryotherapy. Disebut juga dengan prosedur cryosurgery, jaringan kulit akan dibekukan dengan cairan nitrogen. Selanjutnya jaringan yang beku akan rontok dari permukaan kulit.
  • Operasi. Prosedur operasi akan dilakukan dokter secara manual menggunakan pisau bedah atau gunting. Pasien bisa meminta bius lokal untuk meminimalkan rasa sakit.
  • Ligasi. Pada prosedur ini, sebuah alat medis yang menyerupai karet gelang dililitkan pada jaringan daging tumbuh untuk menghentikan aliran darah pada area terkait. Lama-kelamaan, jaringannya akan mati sendiri dan menghilang.

Bagaimana Cara Mencegah Daging Tumbuh?

Upaya pencegahan di sini tidak bertujuan menghindarinya terjadi pada kulit, melainkan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi yang bertambah parah. Langkah-langkah pencegahan daging tumbuh adalah:

  • Salah satu faktor yang menjadi pemicunya adalah kelebihan berat badan. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal adalah opsi sehat yang sangat disarankan.
  • Selalu menjaga kebersihan tubuh, termasuk kebersihan pada area yang terjangkit. Kebersihan akan membantu mencegah terjadinya infeksi bakteri dan virus lain.
  • Jangan pernah mengorek atau mencoba menghilangkannya secara paksa. Hal ini justru membuka risiko terjadinya infeksi kulit.
  • Jika terasa makin mengganggu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter demi mendapatkan saran penanganan yang tepat.

 

Ingin Kulit Bersinar? Yuk, Coba Diet Air Putih

Karena peranannya yang penting untuk melindungi seluruh bagian tubuh dari kuman dan juga berbagai infeksi, tidak mengherankan jika para wanita rela merogoh kocek cukup mahal demi mendapatkan kulit yang cantik, sehat, dan bersinar.

Kurangnya asupan cairan, kebiasaan buruk merokok, paparan sinar matahari berlebihan, kurang berolahraga, serta kesukaan mengonsumsi makanan cepat saji adalah faktor-faktor yang dapat mengganggu kesehatan sekaligus penampilan kulitmu.

Pada kenyataannya, perawatan kulit memang merupakan hal utama yang sangat diperhatikan oleh kaum wanita. Hampir semua wanita menginginkan kulit yang sehat dan bersinar dan mungkin termasuk dirimu juga. Jadi tidak aneh jika kamu sering menggonta-ganti produk kecantikan di pasaran demi mendapatkan penampilan terbaik.

Dalam hal ini, sudahkah kamu mencoba diet air putih? Selain murah dan mudah dilakukan, diet ini dipercaya dapat membuat kulitmu bersinar. Bukan tanpa alasan, kebaikannya akan membuat kulitmu terhidrasi dengan baik serta mencegah timbulnya kerutan.

Manfaat Diet Air Putih untuk Kesehatan Kulit

Diet air putih adalah pola makan yang hanya melibatkan minum air putih saja tanpa makan apa pun. Air putih adalah kombinasi dari hidrogen dan oksigen yang merupakan kandungan mendasar dari cairan tubuhmu. Hampir dua pertiga dari tubuhmu adalah cairan.

Tiap harinya, jumlah air di dalam tubuh akan terbuang melalui proses sekresi alami. Tanpa asupan air yang cukup, kulitmu bisa saja menjadi kering dan organ-organ di tubuhmu tidak berfungsi dengan baik.

Oleh karena itu, penting bagimu untuk mencukupi jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh pada tiap hari. Selain untuk menunjang kesehatan tubuh, air putih ternyata menyimpan beragam manfaat yang luar biasa untuk kulitmu, di antaranya:

  • Membuat kulit lebih cerah

Salah satu manfaatnya adalah mencerahkan kulit. Selain itu, diet ini dapat menjadikan kulitmu tampak segar dan bersinar.

  • Menjaga tubuh dan kulit terhidrasi dengan baik

Dengan rutin melakukan metode ini, maka kamu bisa terhindar dari berbagai macam penyakit karena kulit dan organ di tubuhmu mendapatkan cairan yang cukup sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik.

  • Menghilangkan racun dari tubuh

Asap rokok, polusi, dan lainnya, bisa berbahaya untuk kesehatan kulit dan tubuhmu karena mengandung racun. Guna menjaga tubuh selalu bugar, kamu disarankan untuk banyak minum air putih tiap hari.

Air putih dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh dan membuangnya melalui tinja dan urine. Jika kotoran tersebut rutin dibuang dari tubuhmu, maka darah segar akan terbentuk secara efektif yang sangat berguna bagi kesehatan kulitmu. Karena pada umumnya, masalah kulit disebabkan oleh darah kotor.

  • Memproduksi sel-sel baru

Air juga merupakan kunci bagi tubuh untuk menghasilkan sel-sel baru. Produksi sel-sel baru akan membuat kulitmu menjadi cantik.

  • Mencegah penuaan kulit

Penelitian membuktikan bahwa diet air putih berdampak positif bagi kulit dan bisa mencegah penuaan dini pada kulit.

  • Menghilangkan jerawat lebih cepat

Diet air putih dapat meningkatkan sirkulasi darah. Menurut para ahli, diet jenis ini juga mampu meningkatkan warna kulit sehingga menjadikan kulit tampak lebih bercahaya. Selain itu, mampu membuat kulit terhidrasi dengan baik sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan bekas jerawat.

Apa yang Perlu Diperhatikan saat Menjalani Diet Air Putih?

Meski terdengar mudah, namun nyatanya cukup sulit melakukan diet air putih. Salah satu penyebabnya adalah kamu harus menghindari beragam minuman manis yang mungkin saja kamu sukai. Selain itu, ada beberapa hal yang kamu harus perhatikan, antara lain:

  • Kamu disarankan untuk meminum lebih banyak air putih. Takaran yang disarankan adalah sebanyak setengah jumlah berat badanmu. Jadi, jika berat badanmu 50 kg, maka kamu harus minum 25 kg air sehari.
  • Minumlah air putih setelah bangun tidur, sebelum dan setelah makan, serta setelah berolahraga.
  • Perhatikan air yang kamu minum. Sebaiknya, pilihlah air mineral atau air suling.
  • Jika kamu berada di luar rumah, jangan lupa untuk membawa sebotol air putih agar diet ini tetap bisa dilanjutkan.

Jangan Lupa untuk Tetap Melakukan Perawatan Kulit

Selain melakukan diet air putih, untuk mendapatkan kulit tetap sehat dan cantik, ada beberapa hal yang kamu bisa lakukan, seperti:

  • Minimalkan penggunaan make up.
  • Rutinlah membersihkan wajah tiap hari.
  • Jangan lupa untuk selalu menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas sebagaimana cahaya matahari dapat berdampak buruk pada kesehatan kulitmu, seperti menimbulkan jerawat, kerutan, bintik-bintik hitam, hingga kanker kulit.
  • Cobalah lakukan exfoliating kulit wajah secara rutin demi menghilangkan sel-sel mati pada wajah yang berpotensi menyumbat pori-pori kulit dan berisiko menyebabkan jerawat. Manfaat lainnya dapat membuat kulitmu tampak lebih bercahaya juga. Namun, jangan lakukan tiap hari karena bisa menyebabkan kulit kering.
  • Jangan lupa untuk rajin menggunakan pelembap agar kulitmu terhidrasi dengan baik. Kamu disarankan untuk mengoleskan pelembap dua menit setelah mandi atau mencuci muka agar pelembap dapat terserap kulit dengan baik.
  • Selain itu, kamu juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang sehat dan bermanfaat untuk kulit, seperti makanan yang mengandung vitamin C dan A, serat, zinc, dan zat besi.

Kendati memiliki segudang manfaat, diet air putih tetap tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak minum air putih bisa menyebabkan keracunan air dan dianggap sebagai kondisi medis darurat. Kamu bisa konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan saran mengenai cara menjalani diet dengan tepat dan aman.

Tips Memilih Sunblock yang Bagus

Ingin pergi ke pantai atau berada di bawah sinar matahari cukup lama? Jangan lupa gunakan sunblock, ya! Meski bermanfaat untuk kulitmu, terlalu lama terpapar sinar matahari dapat menyebabkan munculnya kerutan, bintik-bintik, serta kanker kulit. Tentunya, hal ini tidak baik bagi kesehatan kulitmu.

Kenapa harus menggunakan sunblock? Memilih sunblock yang bagus memungkinkanmu mendapatkan perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari yang berbahaya. Sunblock mengandung bahan organik dan nonorganik yang bertujuan mencegah sinar UV menembus lapisan kulit.

Mungkin kamu mengira sunblock dan sunscreen (tabir surya) adalah sama. Padahal, fungsi keduanya berbeda, lho. Fungsi utama sunblock untuk menghalangi sinar UVB yang efeknya dapat membakar kulitmu. Sunblock akan melindungi lapisan kulit terluar dan memantulkan semua sinar yang berbahaya. Sedangkan tabir surya hanya melindungi kulitmu dari bahaya sinar UVA sebagai penyebab penuaan dini pada kulit.

Selain itu, sunblock cenderung memiliki tekstur lebih kental dan pekat dibandingkan tabir surya sehingga tidak disarankan untuk mengolesnya berulang kali. Berbeda dengan penggunaan tabir surya yang justru disarankan dioleskan tiap 2-3 jam sekali saat aktif beraktivitas di luar ruangan.

Periksa Hal-hal Berikut Ini Sebelum Memilih Sunblock

Banyak sekali produk-produk sunblock yang dijual di pasaran, yang mana tentunya membuatmu bingung, bukan? Berikut adalah beberapa tips untuk memilih sunblock yang bagus.

  • Periksa kadar SPF-nya

SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor. Angka SPF di dalam produk sunblock ini merupakan penentu seberapa lama kamu dapat berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar. Misalnya, kulitmu bisa saja terbakar jika kamu berada di bawah sinar matahari selama 20 menit tanpa perlindungan apa pun.

Jika kamu menggunakan sunblock SPF 30, maka krim ini dapat melindungimu dari kerusakan kulit akibat radiasi sinar matahari selama 600 menit (20 menit x SPF 30). Makin tinggi angka SPF pada sunblock, makin baik pula perlindungannya.

  • Perhatikan kandungannya

Saat memilih produk perlindungan kulit, kamu harus mencermati kandungannya. Hindari kandungan paraben yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan melanoma; kandungan oxybenzone yang bisa menimbulkan rasa gatal di kulit; dan kandungan retinyl palmitate yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit jika terpapar sinar matahari.

Pilihlah sunblock yang mengandung bahan-bahan berbasis mineral, seperti zinc oxide atau titanium dioxide karena kedua bahan ini sudah terbukti aman dan dapat memantulkan sinar UV.

  • Cek spektrumnya

Carilah sunblock yang memiliki spektrum luas. Spektrum luas memiliki arti bahwa produk yang kamu akan gunakan dapat melindungimu dari dua sinar berbahaya, yakni UVA dan UVB.

  • Jenis kulit

Tidak semua produk sunblock cocok untuk kulitmu. Sebelum membeli, ada baiknya untuk mengetahui jenis kulitmu terlebih dahulu. Jika kulitmu sensitif dan rentan alergi, maka pilih sunblock yang didesain khusus untuk kulit sensitif.

Untuk jenis kulit kering, pilih sunblock yang mengandung pelembap. Jika kulitmu berminyak, maka pilih sunblock yang mengandung formulasi lebih ringan, agar tidak memicu jerawat.

  • Tanggal kedaluwarsa

Jangan lupa untuk memeriksa tanggal pembuatan dan kedaluwarsa produk sunblock. Makin baru tanggal produksi sunblock, maka makin baik pula khasiat yang dapat diberikan. Jangan menggunakan produk yang sudah kedaluwarsa karena bisa membahayan kesehatan kulitmu.

  • Bandingkan beberapa produk

Semua iklan produk sunblock menawarkan segala kebaikan untuk kulitmu. Namun, ada baiknya untuk membandingkan beberapa produk sebelum menjatuhkan pilihan. Baca label dan kandungannya dengan saksama. Selain itu, kamu bisa mencari tahu beberapa review dari produk sunblock yang mungkin kamu akan beli. Carilah informasi sebanyak-banyaknya.

  • Tahan air

Jika kamu ingin berolahraga, berenang, atau berniat ke pantai, sunblock yang bagus adalah yang tahan air.

  • Sunblock krim

Pilihlah sunblock yang berbentuk krim daripada yang berbentuk cair atau semprot. Sunblock berbentuk semprot umumnya tidak dapat melindungi seluruh bagian kulitmu. Sedangkan sunblock yang berbentuk krim dapat menutupi semua bagian kulit sehingga perlindungannya pun lebih maksimal.

Perhatikan Langkah-langkah Ini Juga untuk Menghindari Radiasi Sinar Matahari

Selain memilih sunblock yang bagus, beberapa hal ini bisa kamu lakukan untuk melindungi kulit, seperti:

  • Menggunakan pakaian yang panjang untuk menutupi permukaan kulit.
  • Menggunakan kacamata hitam atau topi saat berada di luar ruangan.
  • Menghindari paparan sinar matahari pada kisaran pukul 10.00-14.00.

Sinar matahari memang memiliki beragam manfaat untukmu, seperti sumber vitamin D yang dapat menguatkan tulang, meningkatkan kadar hormon serotonin, menurunkan kadar hormon kortisol, membantu mengurangi depresi, serta membantu mengatasi penyakit kulit psoriasis.

Akan tetapi, ada baiknya juga untuk melindungi kesehatan kulitmu dengan menggunakan produk sunblock yang bagus. Jangan lupa, mencegah lebih baik daripada mengobati. Belilah produk perlindungan kulit yang bagus untuk membuat kulitmu tetap sehat, muda, cantik, dan terawat.

Cara Merawat Kuku Ternyata Mudah, Begini Caranya

Kuku adalah cerminan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagimu untuk senantiasa merawatnya, apalagi caranya pun tidak sulit. Lalu, bagaimana cara merawat kuku yang baik dan benar?

Kuku tersusun dari banyak lapisan protein yang keras, disebut dengan keratin. Kuku yang sehat memiliki ciri-ciri terasa lembut jika diraba dan bertekstur keras, tidak berlubang dan tidak beralur, tidak ada bintik-bintik, dan tidak mengalami perubahan warna.

Bagaimana Cara Merawat Kuku yang Benar?

Kamu bisa melakukan perawatan kuku di rumah dengan mudah. Namun, sebagian wanita lebih memilih melakukan perawatan kuku di salon sebagaimana terdapat berbagai bentuk perawatan khusus yang disediakan di sana.

Meski begitu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai bagian dari proses perawatan kuku, antara lain:

  • Pastikan kuku tetap bersih dan kering

Usahakan untuk selalu menjaga kuku tetap bersih dan kering. Hal ini bertujuan mencegah bakteri tumbuh di balik kuku jarimu.

  • Potong kuku secara rutin

Selalu gunakan gunting kuku yang tajam untuk memotong kuku. Potong kuku secara lurus dan buatlah ujung kuku melengkung dengan lekukan yang lembut agar hasil potongannya baik dan tidak menggores kulitmu sendiri.

Lakukan hal ini secara rutin ketika kuku terlihat telah memanjang. Jika kuku kakimu tebal, keras, dan sulit untuk dipotong, ada baiknya untuk merendam kaki dengan air hangat yang dicampur dengan garam terlebih dahulu selama setidaknya 5-10 menit.

  • Biasakan kembali membersihkan kuku dengan sikat

Salah satu cara merawat kuku yang mungkin terlupakan adalah membersihkannya dengan sikat. Banyak wanita yang berisiko terserang infeksi akibat menggunakan alat pembersih kuku yang berbentuk panjang dan runcing, baik yang ada di rumah atau pun di salon kecantikan.

  • Gunakan pelembap

Jika kamu sedang mengoleskan losion pada tangan dan tubuh, jangan lupa untuk mengoleskannya pada kuku dan bagian kutikulanya. Losion bisa menjadi pelembap kuku juga.

  • Perkuat kuku dengan lapisan pengeras

Kamu bisa menggunakan lapisan pelindung atau pengeras kuku yang dapat membantu memperkokoh permukaan kuku.

  • Gunakan sarung tangan ketika mencuci

Tangan yang sering dicelupkan ke dalam air panas dan air sabun bisa membuat kuku menjadi lemah. Untuk mengatasinya, cobalah menggunakan sarung tangan atau pelindung tangan ketika mencuci piring, baju, atau melakukan hal-hal lainnya yang dirasa berisiko merusak kuku.

Jika kamu ingin kukumu tumbuh lebih cepat, rendamlah kuku di dalam larutan gula, garam, dan minyak sayur tiap hari.

  • Kurangi perawatan manikur

Usahakan untuk mengurangi frekuensi perawatan manikur. Kadang kala biarkan kuku tumbuh secara alami dan potong seperlunya ketika sudah terlalu panjang. Tunda dulu perawatan yang tidak bersifat darurat. Selain itu, hindari penggunaan kuku palsu akrilik sebagaimana dapat memicu infeksi kuku.

  • Gunakan tabir surya di tangan

Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya pada seluruh permukaan tangan, termasuk pada kuku, jika kamu ingin beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah terpapar radiasi dari sinar matahari.

  • Jauhkan tangan dari mulut

Mulutmu adalah area yang kotor dan air liurmu bisa saja mengandung enzim yang dapat merusak kulit. Maka dari itu, hindari menggigiti kuku atau menggigiti kutikula.

  • Menjaga kulit dari dalam

Makan dengan baik dapat memperbaiki kesehatanmu secara umum, termasuk menjaga kesehatan kuku. Mulai biasakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, protein, zat besi, vitamin D, zinc, dan magnesium.

Kamu juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung biotin. Biotin adalah salah satu jenis vitamin B yang penting untuk membantu mengubah makanan menjadi energi. Biotin juga berperan membantu meningkatkan kekuatan rambut dan kuku. Setidaknya, dibutuhkan sekitar 2,5 miligram biotin tiap hari untuk meningkatkan kekuatan kuku.

Kamu bisa mendapatkan asupan biotin dari telur, ikan sarden, gandum utuh, pisang, jamur, kacang-kacangan, dan kol bunga.

  • Rutin membersihkan kuku yang menggunakan cat kuku

Jika kamu menggunakan cat kuku atau kuteks, jangan lupa untuk dibersihkan secara rutin. Untuk menghilangkannya, cukup gunakan kapas yang direndam dengan penghapus cat kuku dan hapus semua cat kuku hingga bersih seluruhnya.

Setelah cat kuku sudah dihilangkan sepenuhnya, rendam jari-jemarimu ke dalam semangkuk air sabun khusus untuk membersihkan tangan selama setidaknya lima menit, lalu keringkan.

Kini Kamu harus Lebih Perhatian dengan Kesehatan Kukumu

Kuku adalah cerminan dari kesehatanmu. Mulailah membiasakan diri untuk menerapkan pola makan yang sehat jika kamu menginginkan kuku yang sehat, kuat, dan cepat tumbuh.

Pola makan sehat didukung oleh konsumsi makanan dengan nilai nutrisi yang seimbang, yaitu makanan dari buah-buahan, sayur-sayuran segar, berbagai sumber protein tanpa lemak, mencukupi asupan karbohidrat, serta memperbanyak konsumsi sumber lemak sehat.

Pastikan untuk menerapkan cara merawat kuku yang telah dipaparkan di atas dengan benar. Jika kamu kerap menjalani perawatan manikur dan pedikur, pastikan bahwa salon pilihanmu telah memiliki lisensi. Salon yang resmi akan mengedepankan keamanan pelanggan sehingga alat-alat yang digunakan selalu dalam keadaan steril.

Konsultasikan kepada dokter jika kukumu mengalami perubahan warna, perubahan bentuk atau tekstur, mengalami penipisan atau penebalan, kuku terpisah dari kulit di sekitarnya, mengalami pendarahan di sekitar kuku, pertumbuhan kuku yang terhambat, serta jika terjadi pembengkakan atau merasakan perih di sekitar kuku.

Cryolipolysis

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Cryolipolysis?

Cryolipolysis adalah cara menghilangkan lemak dengan aman dan efektif tanpa melalui proses pembedahan. Pada umumnya, ekspektasi pasien yang menjalani prosedur ini bisa tercapai dengan hasil akhir yang memuaskan dan bertahan dalam jangka waktu lama.

Perawatan noninvasif yang biasa disebut pula dengan CoolSculpting, lipocryolysis, atau prosedur pembekuan lemak ini pada dasarnya memanfaatkan hawa dingin yang khusus ditargetkan untuk menghancurkan sel-sel lemak di balik permukaan kulit.

Temperatur yang diaplikasikan khusus untuk perawatan ini adalah antara +5 °C hingga -11 °C. Kisaran suhu ini dinilai paling efektif untuk memicu kerusakan jaringan dan sel-sel lemak subkutan. Yang menjadikannya unggul, efek dari metode ini hanya berdampak minimal terhadap jaringan lapisan kulit di atasnya.

Pada prosesnya, alat pemancar hawa dingin akan diposisikan di atas bagian tubuh yang ingin ditangani.  Selama beberapa menit pertama, pasien akan merasakan paparan hawa dingin yang pada saat bersamaan akan menimbulkan efek anestesi. Pendinginan sel-sel lemak akan berlangsung selama sekitar 45-60 menit.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Cryolipolysis adalah prosedur yang sebaiknya hanya ditangani oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi di klinik kesehatan kulit resmi. Hindari menjalani prosedur perawatan kulit tanpa pengawasan dari ahli medis untuk menghindari diri dari risiko terjadinya malapraktik atau komplikasi.

Sebelum menjalani prosedur cryolipolysis, pasien akan berkonsultasi kepada dokter kulit atau ahli estetika mengenai ekspektasi dan apa saja risiko yang akan dihadapi. Selain itu, hasil akhir dari perawatan juga bisa dibahas pada sesi konsultasi ini.

Pasien juga diminta untuk menjelaskan riwayat kesehatan pribadi sebagai referensi kepada pertimbangan dari sisi kelayakan medis. Dokter kulit atau ahli estetika yang menangani akan melakukan pemeriksaan fisik jika diperlukan.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Kandidat yang paling tepat untuk menjalani prosedur cryolipolysis adalah seseorang yang pada tubuhnya terdapat lemak berlebihan. Dalam hal ini dikhususkan kepada upaya penanganan lemak berlebihan yang tidak bisa dihilangkan meski telah menjalani program diet tertentu atau berolahraga secara rutin.

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Pada umumnya, dokter kulit tidak merekomendasikan seseorang dengan ketidakstabilan mental dan emosi untuk menjalani prosedur cryolipolysis. Seseorang dengan gangguan kesehatan tertentu juga disarankan tidak menjalani perawatan pembekuan lemak, seperti:

  • Cryoglobulinemia, yaitu gangguan protein (cryoglobulin) di dalam darah.
  • Urtikaria dingin atau alergi dingin, yaitu munculnya bentol-bentol atau kemerahan pada kulit akibat terpapar udara dingin.
  • Paroxysmal hemoglobuli dingin, yaitu kemunculan hemoglobin di dalam urine setelah terpapar udara dingin.

Apakah Prosedur Cryolipolysis Terasa Menyakitkan?

Prosedur cryolipolysis tidak menimbulkan rasa sakit, maka dari itu tidak membutuhkan penggunaan anestesi.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Cryolipolysis?

Sebagai bentuk perawatan yang bersifat noninvasif, prosedur cryolipolysis adalah alternatif yang tepat bagi seseorang yang tidak menginginkan penanganan menghilangkan lemak melalui proses pembedahan, seperti liposuction dan prosedur-prosedur invasif lainnya.

Khusus untuk mengurangi lemak pada area tubuh secara terbatas, cryolipolysis terbukti dapat memberikan hasil akhir yang efektif dan aman dalam jangka pendek. Meski begitu, pasien tetap dihadapkan kepada risiko terjadinya komplikasi.

Berdasarkan hasil penelitian medis, komplikasi yang umum terjadi setelah menjalani prosedur cryolipolysis adalah:

  • Rasa perih atau nyeri
  • Pembengkakan
  • Memar atau kemerahan pada area kulit yang ditangani
  • Eritema
  • Hipersensitivitas

Efek samping yang umum terjadi seperti di atas umumnya bersifat sementara sebagaimana kondisi pasien akan berangsur-angsur membaik dengan sendirinya. Setelah beberapa minggu, pasien sudah pulih sepenuhnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Salah satu keunggulan prosedur cryolipolysis adalah pasien bisa melanjutkan aktivitas di keseharian seperti biasa tanpa terhambat oleh adanya masa-masa pemulihan seusai menjalani perawatan di klinik kesehatan kulit.

Meski begitu, pasien tidak bisa berharap mendapatkan hasil akhir dalam waktu singkat sebagaimana akan dibutuhkan waktu sekitar 2-4 bulan sebelum benjolan-benjolan lemak baru dapat terlihat berkurang secara signifikan.

Demi bisa mendapatkan perbaikan hasil akhir semaksimal mungkin, pasien disarankan untuk menjalani sesi terapi cryolipolysis secara berulang dan berkelanjutan.

Memahami Fakta Memutihkan Kulit Selayaknya Pakar Medis

Memutihkan kulit selama ini seakan-akan dipenuhi oleh teka-teki yang membingungkan. Apakah penggunaan obat-obatan bisa memberikan dampak yang signifikan untuk mendapatkan warna kulit yang lebih cerah? Apa yang aman untuk dilakukan dan apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan?

Kamu perlu tahu, hanya karena suatu produk kecantikan kulit dibuat oleh perusahaan kosmetik terkemuka atau label produk mereka menyatakan aman, bukan berarti dijamin tidak berbahaya karena pada nyatanya kondisi kulit tiap orang berbeda-beda.

Tindakan yang tepat dalam menyikapi hal ini adalah dengan pertama-tama memahami informasi mendasar tentang obat-obatan untuk memutihkan kulit, mengetahui kandungan bahan-bahan yang disarankan, dan bagaimana langkah-langkah pendukung yang bisa bermanfaat untukmu.

Informasi Mendasar tentang Memutihkan Kulit dengan Obat-obatan

Berikut adalah fakta-fakta yang bisa bermanfaat untukmu perihal pemakaian produk kecantikan untuk memutihkan kulit.

Pada mulanya, obat-obatan pemutih kulit diresepkan untuk mengatasi gejala gangguan kulit

Terdapat berbagai penyakit kulit yang mengakibatkan warna kulit menggelap pada area yang terdampak atau tidak meratanya warna kulit. Kondisi-kondisi semacam ini pada akhirnya akan mengganggu kepercayaan diri pasien.

Dalam hal ini, dokter kulit akan meresepkan obat-obatan pemutih kulit untuk menangani gejala-gejala penyakit kulit yang dialami, misalnya kemunculan noda cokelat pada wajah akibat melasma dan bercak-bercak gelap pada tubuh akibat hiperpigmentasi.

Obat-obatan ini kemudian diproduksi secara massal dengan sebagiannya bisa diperoleh secara bebas di apotek dan sebagian lain membutuhkan resep dokter sebagaimana kandungannya yang berisiko menimbulkan komplikasi tertentu jika digunakan melebihi dosis aman.

Pada perkembangannya, obat-obatan topikal (oles) turut bermanfaat meredakan tampilan bekas luka, keriput, tanda lahir, bercak-bercak penuaan, dan tahi lalat yang tidak diinginkan secara aman dengan dosis yang disesuaikan kondisi masing-masing pasien.

Sasaran utama dari obat pemutih kulit adalah mengurangi produksi pigmen melanin

Makin gelap kulit kulit seseorang, berarti makin tinggi kandungan pigmen melanin pada area kulit tersebut. Efek yang diharapkan dari penggunaan obat-obatan pemutih kulit adalah menghambat produksi melanin sehingga menjadikan kulit terlihat lebih cerah secara merata.

Sebagian produk krim pemutih kulit juga bisa memberikan efek pengelupasan kulit menyerupai keunggulan dari prosedur perawatan kulit chemical peeling. Pengelupasan kulit bisa membantu menyingkirkan sel-sel kulit yang mati dan menampilkan lapisan kulit baru yang lebih cerah dan segar.

Obat-obatan pemutih kulit tetap menyimpan risiko efek samping yang berbahaya

Pada umumnya, obat atau krim pemutih kulit mengandung tiga bahan pendukung utama, yaitu hidrokinon, asam kojic, dan merkuri. Sebagian negara yang khawatir dengan efek samping bahan-bahan tersebut telah melarangnya dan sebagian lain memperbolehkan selama diperoleh melalui resep dokter.

Saran terbaik, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kulit mengenai kuantitas kandungan bahan-bahan pendukung pada tingkatan yang aman agar terhindar dari dampak karsinogen yang dapat memicu terjadinya kanker kulit.

Pahami konsekuensi dari menggunakan produk pemutih kulit

Ketahuilah bahwa penggunaan krim pemutih kulit melebihi 2-3 bulan justru dapat berakibat buruk. Efek ini diperparah dengan ketidakpedulian konsumen terhadap kandungan bahan-bahan pendukung pada produk yang digunakan. Yang terpenting bagi mereka adalah kulit yang memutih tanpa peduli dengan risiko efek sampingnya.

Penggunaan berlebihan seperti demikian dapat menimbulkan efek-efek tertentu, seperti penggelapan disertai tidak meratanya warna kulit pada sela-sela jari dan telinga, menggelapnya warna kulit permanen akibat okronosis eksogen, dan penipisan kulit pada area mata yang disertai dengan warnanya yang menghitam.

Informasi mendasar di atas diibaratkan sebagai pertahananmu agar terhindar dari dampak-dampak buruk akibat kecerobohan menggunakan produk memutihkan kulit dengan tidak aman. Selanjutnya kita akan beralih kepada pembahasan kuantitas dan kualitas bahan-bahan pendukung produk memutihkan kulit yang direkomendasikan.

Memutihkan Kulit dengan Hidrokinon, Asam Kojic, dan Merkuri

Terdapat tiga bahan pendukung utama yang umumnya terkandung di dalam obat pemutih kulit, yaitu hidrokinon, asam kojic, dan merkuri. Ketiga bahan tersebut bisa berfungsi secara mandiri maupun terkadang dikombinasikan di dalam suatu produk.

Terlepas dari itu, ketiganya berfungsi memutihkan kulit dengan hasil yang terbukti dapat bersifat permanen selama seseorang tetap mencegah dirinya terpapar radiasi sinar matahari secara berlebihan dalam jangka waktu lama tanpa dilindungi losion tabir surya.

Hidrokinon

Secara medis, penggunaan obat pemutih kulit yang mengandung hidrokinon membutuhkan resep dari dokter, terutama dengan kandungan di atas 2 persen. Di bawah kadar itu, obat pemutih dengan hidrokinon dapat dibeli secara bebas.

Krim pemutih kulit dengan hidrokinon bertujuan menghentikan produksi melanin dan mencegah terbentuknya pigmen. Cocok diaplikasikan pada seseorang yang secara alami berkulit cukup cerah untuk meratakan warna kulit akibat bercak-bercak penuaan dan bekas jerawat.

Sayangnya, hidrokinon tidak disarankan bagi kamu yang berkulit gelap. Selain itu, penggunaannya perlu diperhatikan sebagaimana pemakaian berlebihan dalam jangka waktu melebihi 2-3 bulan bisa berakibat alergi atau hiperpigmentasi. Saran terbaik, istirahatkan kulit sebulan dari hidrokinon sebelum menggunakannya kembali secara rutin.

Untuk mengantisipasi efek yang mengganggu, aplikasikan krim pemutih kulit dengan hidrokinon hanya di malam hari. Tidak masalah mendiamkannya sepanjang tidur, asalkan jangan lupa membilasnya hingga bersih saat mandi pagi.

Asam kojic

Sebagian orang menilai  bahwa obat-obatan topikal pemutih kulit dengan asam kojic lebih aman dibandingkan dengan hidrokinon. Selain itu, tidak masalah untuk digunakan oleh seseorang yang berkulit gelap.

Tidak perlu khawatir jika ingin memakainya di siang hari sebagaimana efeknya tetap kuat saat terpapar udara dan sinar matahari secara langsung di luar ruangan.

Meski tingkatan efektivitasnya masih di bawah hidrokinon, asam kojic adalah bahan pendukung yang bersifat alami sehingga tidak perlu cemas jika ingin menggunakannya secara rutin selama lebih dari dua bulan berturut-turut.

Merkuri

Hasil memutihkan kulit dengan merkuri memang menjanjikan, tapi nyatanya faktor risiko kesehatan kulit akibat penggunaannya lebih tinggi sehingga dikatakan bahwa berapa pun kadar merkuri yang terkandung di dalam obat-obatan pemutih kulit adalah berbahaya.

Penggunaan bahan pendukung ini telah dilarang sejak tahun 2011 di Eropa dan sebagian besar negara-negara di benua Afrika. Di sebagian negara Asia, termasuk Filipina dan Indonesia, penambahan merkuri di dalam produk perawatan kulit telah dibatasi.

Perhatikan daftar kandungan di label produk terhadap adanya merkuri atau nama-nama lainnya, seperti mercuric, mercurous, mercurio, dan calomel.

Lebih Waspada Menggunakan Obat-obatan untuk Memutihkan Kulit

Memutihkan kulit dengan obat-obatan sebaiknya dilakukan dengan penuh kewaspadaan sebagaimana terdapat risiko-risiko tertentu yang dapat berakibat buruk kepada kulit dan bahkan kesehatan secara umum. Bagaimana tindakan yang sebaiknya kita lakukan?

  • Hindari produk yang mengandung merkuri, berapa pun kadarnya.
  • Pastikan kandungan hidrokinon tidak melebihi 2 persen jika kamu memilih produk yang dijual secara bebas. Jika kadar hidrokinon tidak tertera pada label produk, maka lebih baik untuk memilih produk lain yang lebih terpercaya.
  • Selalu pertimbangkan untuk berkonsultasi kepada dokter kulit atau ahli farmasi untuk mendapatkan saran dan cara memakai obat-obatan pemutih kulit dengan benar.

Sebagai alternatif yang dianjurkan secara medis, kamu bisa mencoba menjalani prosedur perawatan kecantikan di klinik kesehatan kulit untuk memutihkan kulit maupun meratakan warna kulit. Kamu bisa mendapatkan pelayanan perawatan:

Pastikan kamu mendapatkan pelayanan perawatan kulit hanya di klinik resmi yang didukung oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi untuk menghindari diri mengalami malapraktik dan meminimalkan risiko terjadinya komplikasi yang berbahaya.

Mendukung Upaya Memutihkan Kulit dengan 11 Makanan Bergizi

Memiliki kulit yang putih dan sehat tidak hanya dilakukan dari luar dirimu, tapi nyatanya perlu didukung dari dalam diri melalui kebiasaan mengonsumsi jenis-jenis makanan yang bergizi juga. Diet yang sehat diharapkan dapat memberi asupan berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, omega 9, antioksidan, dan sebagainya.

Setidaknya terdapat 11 jenis makanan yang kamu bisa jadikan sebagai tambahan porsi makanan utama atau camilan untuk mendukung kulit yang putih dengan menjadikannya terlihat lebih cerah, kenyal, serta terlihat bersih dan sehat.

  • Mangga, untuk menjaga elastisitas kulit dan membantu proses peremajaan kulit.
  • Alpukat, untuk meregenerasi kulit sekaligus meredakan ruam dan iritasi.
  • Jus lemon, untuk membersihkan tubuh dari racun dan menghidrasi kulit.
  • Bluberi, untuk membersihkan tubuh dari racun dan melindungi kulit dari efek penuaan dini.
  • Kuning telur, untuk menyeimbangkan hormon.
  • Kacang almond, untuk mendukung proses regenerasi sel-sel kulit sehingga melindunginya dari kerusakan sel.
  • Bayam, untuk mencerahkan kulit, meredakan tampilan keriput, serta memperbaiki susunan DNA.
  • Mentimun, untuk membantu rehidrasi kulit dan menjadikannya terlihat segar.
  • Biji chia, untuk mendukung proses regenerasi kulit dan menghambat proses penuaan.
  • Minyak ikan salmon, untuk mencegah iritasi penyebab jerawat dan meredakan inflamasi.
  • Minyak kelapa, untuk meratakan warna kulit, menjadikan kulit lebih kenyal, dan mendukung proses regenerasi kulit.

Sebagai upaya pendukung memutihkan kulit dengan menjadikannya lebih sehat dari dalam, upayakan untuk mengonsumsi sekitar 1,5 liter air putih sehari. Cara ini dapat mengatasi tampilanmu yang terlihat lelah berlebihan akibat kulit kusam.

Selain itu, cobalah untuk mulai mengurangi konsumsi makanan fast food, gula rafinasi, dan minuman beralkohol dari sekarang. Semoga berhasil, yaa!

Laser Rejuvenation Nonablatif

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Laser rejuvenation nonablatif adalah prosedur perawatan kulit terbaru yang menggunakan teknologi laser tanpa melalui proses pengikisan lapisan kulit epidermis. Dengan kata lain, prosedur ini tidak melukai lapisan kulit terluar.

Hawa panas dari laser yang diaplikasikan secara langsung pada kulit dinilai dapat menstimulasi proses pembentukan kolagen secara alami lebih banyak. Dengan melimpahnya kolagen pada area yang ditangani, diharapkan dapat membuat kulit terlihat lebih kencang, lebih muda, dan terutama lebih sehat.

Yang menjadikan prosedur ini lebih unggul dibandingkan jenis perawatan dengan teknologi laser lainnya adalah masa pemulihan yang jauh lebih cepat disertai risiko terjadinya komplikasi yang lebih rendah.

Pancaran hawa panas pada perawatan laser rejuvenation nonablatif pada umumnya akan dipecah-pecah sehingga menjadikan efek penanganan pada kulit lebih terfokus ke dalam ribuan kolom kecil yang disebut dengan zona perawatan mikrotermal pada kulit.

Dibandingkan teknik penanganan area kulit menyeluruh secara sekaligus, metode memecah-mecah hawa panas inilah yang membuat kulit dapat pulih lebih cepat secara alami.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Laser rejuvenation nonablatif adalah prosedur kecantikan yang sebaiknya hanya dilakukan di klinik perawatan kulit resmi yang didukung oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi. Hindari menjalani penanganan dari pihak-pihak nonkonvensional untuk menghindari terjadinya malapraktik atau risiko komplikasi terkait.

Sebelum menjalani perawatan, pasien diharapkan untuk mengonsultasikan kondisi dirinya kepada dokter kulit atau ahli estetika terlebih dahulu. Pasien yang pernah mengalami luka infeksi atau gangguan kulit yang sejenisnya membutuhkan perhatian khusus berkenaan dengan penanganan laser rejuvenation nonablatif.

Setelah itu, dokter akan melanjutkan proses peninjauan kondisi kesehatan pasien dengan pemeriksaan fisik. Tahap ini juga dapat dimanfaatkan untuk membahas ekspektasi pasien berdasarkan keuntungan dari menjalani prosedur ini. Di lain sisi, dokter juga akan menjelaskan risiko-risiko yang ada.

Selain dari itu, pasien akan disarankan untuk menghindari beberapa hal sebelum menjalani prosedur laser rejuvenation nonablatif, seperti:

  • Mengonsumsi aspirin atau obat-obatan pengencer darah.
  • Mengenakan deodoran, losion tertentu, atau parfum pada area yang akan ditangani.
  • Berjemur atau terpapar sinar matahari berlebihan.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Kondisi-kondisi gangguan kulit yang cocok untuk ditangani melalui prosedur laser rejuvenation nonablatif adalah:

Untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin, disarankan untuk menjalani perawatan sebanyak 4-6 kali dengan jarak antar perawatan dibedakan 4-6 minggu.

Berdasarkan penelitian medis, prosedur ini juga dinyatakan efektif menangani bekas jerawat. Meski hasil yang didapatkan belum seefektif prosedur yang bersifat ablatif, perkembangan teknologi perawatan nonablatif terus berkembang dan berpeluang memberikan hasil yang lebih baik.

Dengan rekomendasi dari dokter kulit atau ahli estetika, perawatan dengan laser rejuvenation nonablatif dapat dipadukan dengan prosedur perawatan kulit lain demi mendapatkan hasil yang lebih maksimal, seperti:

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Seseorang dengan gangguan kesehatan kronis tertentu tidak direkomendasikan menjalani prosedur ini. Alasan di balik larangan pengidap gangguan kesehatan kronis untuk menjalani prosedur laser rejuvenation nonablatif adalah dikhawatirkan efek dari perawatan dapat memperparah kondisi penyakit yang sedang diidap.

Perbandingan kecocokan ekspektasi pasien dengan peluang dari hasil prosedur juga menjadi pertimbangan dokter untuk menentukan rekomendasi akhir. Jika ekspektasi pasien dinilai berlebihan, dokter dapat menyarankan metode perawatan yang lain.

Apakah Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif Terasa Menyakitkan?

Tingkatan rasa sakit yang ditimbulkan akan bervariasi pada tiap pasien. Untuk meminimalkannya, dokter bisa memberikan krim anestesi pada area kulit yang akan ditangani setidaknya satu jam sebelum prosedur perawatan dilakukan.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Meski terbilang lebih aman, menjalani prosedur ini tetap dihadapkan kepada beberapa risiko efek samping. Tiap pasien mungkin akan mengalami jenis efek samping yang berbeda-beda, tergantung kepada kondisi masing-masing. Risiko efek samping prosedur laser rejuvenation nonablaif adalah:

  • Muncul bekas luka baru.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Mengalami pembengkakan.
  • Warna kulit yang menjadi makin cerah atau gelap untuk sementara waktu akibat hiperpigmentasi.
  • Terjadi infeksi.
  • Kulit melepuh.

Terlepas dari itu, pasien bisa langsung menjalani aktivitas di keseharian seperti biasa usai menjalani prosedur ini. Jika diinginkan, kemerahan pada kulit bisa disamarkan dengan penggunaan makeup.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Laser Rejuvenation Nonablatif?

Ekspektasi pasien biasanya bisa tercapai, meski nyatanya akan membutuhkan waktu sebelum hasil maksimal bisa terlihat pada diri pasien. Hal ini bisa terjadi dalam beberapa bulan. Untuk menjaga hasil yang terbaik, pasien disarankan menjalani beberapa kali perawatan lanjutan.

Seusai menjalani prosedur laser rejuvenation nonablatif, sebaiknya pasien melakukan beberapa hal berikut.

  • Gunakan tabir surya dengan tingkat SPF di atas 30 untuk mencegah kulit terpapar sinar matahari berlebihan yang berisiko mengandung radiasi.
  • Untuk mengurangi rasa sakit atau perih, gunakan kompres dingin.
  • Hindari berbaring di atas area kulit yang baru saja ditangani. Hal ini bertujuan mencegah terjadinya pembengkakan yang berkelanjutan.
  • Menjaga area yang ditangani tetap lembap.

Powered by WordPress.com.

Up ↑