Rahasia Kulit Sehat berkat Yoga di Rumah

Kamu ingin memiliki kulit yang cantik, kenyal, dan bercahaya tiap hari? Yuk, coba lakukan yoga di rumah. Selain berfungsi membakar kalori dan membentuk otot, yoga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan kulitmu juga, lho.

Kulit adalah organ terbesar di tubuh yang berperan melindungimu dari berbagai serangan organisme dan radiasi berbahaya. Waspadai terjadinya penyumbatan dan iritasi di kulit karena ternyata dampaknya dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit, seperti jerawat, gatal-gatal, kerutan, psoriasis, melanoma, serta eksim.

Jadikan Yoga sebagai Pilihan Utama Mengatasi Gangguan Kulit

Umumnya, beragam masalah kulit dapat disebabkan oleh keracunan, ketidakseimbangan hormon, radikal bebas, dan paparan radiasi sinar matahari. Untuk mengantisipasi gangguan kulit, maka sirkulasi darahmu harus lancar dan baik.

Nah, jika kamu memiliki permasalahan pada kulit dan ingin segera mengatasinya, maka kamu mungkin bisa memulainya dengan mencoba yoga. Melalui yoga, kamu diharapkan mampu menyatukan pikiran dan tubuh.

Pada dasarnya, olahraga ini menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, dan berbagai macam pose atau gaya yang dirancang untuk tujuan relaksasi dan mengurangi stres.

Ketika kamu melakukan yoga, sirkulasi darah di tubuh akan meningkat. Hal ini akan meningkatkan kandungan oksigen di dalam darah dan mengurangi radikal bebas. Salah satu kebaikan yang kamu dapatkan dari hal ini adalah aliran darah segar yang lebih lancar pada area pipimu sehingga menjadikannya merona dan membuatmu makin cantik.

Kebaikan lainnya dari yoga adalah menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh, menangkal radikal bebas, serta meningkatkan kekebalan tubuhmu. Ketiga hal ini dapat membuat tubuhmu tidak mudah sakit.

Ternyata Melakukan Yoga di Rumah Tidaklah Sulit

Memang, yoga biasanya dilakukan di luar rumah yang dipandu dengan instruktur. Menjadikannya satu cara yang menyehatkan dan efektif untuk mendapatkan lebih banyak teman. Namun jika kamu tidak punya waktu banyak untuk melakukan olahraga ini, kamu tetap bisa melakukannya di rumah.

Manfaatnya pun bisa sama baiknya dengan yoga konvensional di gym bersama instruktur, terutama dalam menjaga kesehatan mental dan fisikmu. Berikut tips melakukan yoga di rumah yang kamu dapat terapkan.

  • Melakukan persiapan dengan baik

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah banyak membaca dan mencari informasi terkait olahraga yang satu ini. Jangan lupa untuk memperhatikan dengan saksama mengenai panduannya dan segala gaya/posenya.

Kamu bisa mencari tahu berbagai informasi yoga dengan membaca buku dan juga melihat tutorial yoga di rumah. Tidak hanya itu, jangan lupa untuk menyiapkan matras yang tidak licin dan nyaman untuk kulitmu.

  • Lakukan di tempat yang menurutmu paling nyaman

Penting untuk memilih tempat yang nyaman dan tidak mengganggu. Carilah ruangan terbuka atau yang area dengan pencahayaan yang terang serta ventilasi yang baik.

Utamakan juga tempat yang tenang dan tidak bising sebagaimana tujuan dari olahraga ini adalah pencarian ketenangan jiwa dan pikiran. Pastikan bahwa tidak ada benda tajam atau peralatan yang berbahaya di sekitarmu.

  • Gunakan pakaian yang nyaman

Sangat penting untuk memakai pakaian yang nyaman ketika melakukan olahraga yoga di rumah. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat karena akan menyulitkanmu untuk bernapas. Kenakanlah pakaian dengan bahan yang dapat menyerap keringat.

  • Buatlah perencanaan dan tujuan

Pada proses perencanaan, hindari sesuatu yang terlalu kompleks. Selalu jadikan kegiatanmu ini tetap sederhana, menyenangkan, dan terutama bisa tercapai.

  • Lakukan secara rutin

Demi tujuanmu tercapai, upayakan untuk konsisten ketika melakukan olahraga ini. Waktu yang disarankan untuk melakukan yoga di rumah adalah di pagi hari sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam.

Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk melakukan yoga kapan saja kamu sempat. Yang terpenting, lakukan secara rutin tiap hari selama sekitar 20 menit. Cobalah gaya atau pose untuk pemula. Seiring makin mahir, kamu bisa mencoba pose-pose lainnya.

  • Hindarkan diri dari berbagai gangguan

Selama melakukan yoga, hindarkan diri dari beragam gangguan, seperti anak-anak, hewan peliharaan, hingga telepon genggam. Sebelum melakukannya, pastikan tempat yang kamu pilih terhindar dari beragam gangguan yang dapat mengganggu konsentrasi.

  • Lakukan setelah makan

Sebaiknya yoga di rumah dilakukan beberapa waktu setelah makan. Misalnya, dua jam setelah sarapan/makan siang atau empat jam setelah makan malam. Intinya, lebih baik jangan lakukan yoga sebelum makan.

  • Awali dengan pemanasan

Sama seperti jenis-jenis olahraga lainnya, kamu membutuhkan pemanasan. Tujuannya adalah mempersiapkan tubuh untuk menghindari cedera.

  • Tidak terburu-buru

Yoga bertujuan untuk menyehatkan tubuh dan jiwamu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan gerakan-gerakannya dengan perlahan-lahan dan tidak usah terburu-buru. Sangat penting untuk bernapas dengan benar juga ketika melakukan pose-posenya.

  • Bersabarlah

Tidak ada olahraga yang berefek instan. Oleh karena itu, kamu harus bersabar jika ingin tujuanmu tercapai dengan baik. Selalu jaga hati dan pikiran tiap kali melakukan olahraga ini.

Melakukan yoga di rumah memang terbilang susah jika tidak didukung oleh komitmen yang baik. Jika kamu tidak bisa melakukannya sendiri, kamu bisa mengajak teman-temanmu yang gemar melakukan olahraga ini juga. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Sediakan 7 Vitamin Kulit yang Bagus Ini Setiap Saat

Apakah kamu termasuk wanita yang kerap menggonta-ganti beragam produk kecantikan demi menjaga penampilan kulit? Tentu saja biayanya pasti tidak murah, bukan? Tapi jangan cemas karena dengan mengonsumsi vitamin kulit yang bagus, kamu bisa terhindar dari aktivitas yang banyak menghabiskan uangmu ini.

Wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang paling banyak menyita perhatian. Tidak heran, jika kamu betah berlama-lama di depan cermin untuk menggunakan semua produk skin care yang kamu miliki.

Sayangnya seiring bertambahnya usia, jaringan kolagen dan elastin pada kulit akan melemah sehingga kulit menjadi kendur karena kehilangan struktur pendukungnya. Proses alamiah ini memang tidak terhindarkan, tapi kamu bisa menghambatnya semaksimal mungkin asalkan senantiasa dirawat dengan baik.

Apa saja vitamin kulit yang bagus untuk mempercantik kulitmu? Mari kita bahas satu-persatu di sini.

Vitamin A

Vitamin A sangat diperlukan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan kulit. Tanpa vitamin ini, kulit menjadi bersisik dan kering. Vitamin ini juga dapat berfungsi sebagai antioksidan.

Vitamin ini dapat ditemukan diberbagai buah-buahan, seperti mangga, melon, pepaya, aprikot, dan jambu biji. Sayur-sayuran seperti kentang, kale, wortel, dan bayam turut mengandung vitamin A tinggi. Selain itu masih ada telur, margarin, susu, dan ikan.

Vitamin B3

Disebut juga dengan niacin, vitamin ini larut dalam air dan dapat ditemukan diberbagai makanan, seperti daging, ikan tuna, biji-bijian, dan jamur. Keunggulan dari vitamin ini dapat meningkatkan kadar air di kulit sehingga mencegah terjadinya kulit kering.

Vitamin B3 juga dapat mengatasi warna kemerahan pada kulit wajah dan bahkan seluruh tubuh, mencegah timbulnya kanker kulit, mengurangi garis-garis halus keriput di wajah, serta meminimalkan terjadinya pengurangan elastisitas kulit akibat pertambahan usia.

Vitamin B5

Selain vitamin B3, vitamin B5 juga memiliki peranan yang penting untuk kesehatan kulitmu. Vitamin ini disebut juga dengan asam pantotenat yang berperan membentuk sel darah, membantu mengubah makanan menjadi energi, melembapkan kulit, serta mengatasi masalah kulit akibat eksim dan ruam popok.

Beberapa sumber makanan yang mengandung vitamin B5 meliputi gandum utuh, alpukat, daging ayam, jamur, brokoli, kentang, telur, dan berbagai produk olahan susu.

Vitamin C

Vitamin C ditemukan pada lapisan kulit teratas (epidermis) dan lapisan kulit bagian dalam (dermis). Sama seperti vitamin A, vitamin ini berperan sebagai antioksidan yang efektif melawan kanker, memproduksi kolagen untuk menjaga kulit tetap sehat, dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Beberapa manfaat lainnya adalah membantu menyembuhkan kulit yang rusak, mencegah kulit kering, meredakan tampilan bercak-bercak penuaan, mengurangi timbulnya keriput, melindungi dari perubahan warna kulit, mengobati penyakit eksim, dan mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

Vitamin ini bisa kamu temukan di buah jeruk, stroberi, tomat, paprika, brokoli, pepaya, kale, lemon, mangga, dan kiwi.

Vitamin D

Paparan sinar matahari yang terserap kulitmu akan mengubah kolestrol dalam tubuh menjadi vitamin D. Vitamin ini selanjutnya akan diproses di hati dan ginjal, lalu disebarkan ke seluruh tubuh untuk membantu menciptakan sel-sel sehat.

Vitamin D memiliki peranan penting dalam hal pewarnaan kulit dan membantu mengobati penyakit psoriasis. Selain sinar matahari, sumber vitamin D lainnya ada pada susu, jamur, ikan, dan telur. Defisiensi vitamin D membuatmu berisiko mengalami jerawat akibat melemahnya kemampuan tubuh melawan infeksi.

Vitamin E

Vitamin E berperan sebagai zat antioksidan. Fungsi utamanya adalah melindungi diri dari kerusakan kulit akibat sinar matahari. Vitamin E akan menyerap radiasi sinar ultraviolet di dalam kulit, mencegah timbulnya bintik-bintik hitam di kulit, melembapkan kulit, mengatasi stretch mark, serta mengurangi kerutan di wajah.

Normalnya, tubuh memproduksi vitamin ini melalui sebum, yaitu zat berminyak yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Kamu bisa memperoleh vitamin ini dari beberapa sumber makanan, seperti kacang almond dan hazelnut, alpukat, bayam, dan kale.

Vitamin K

Vitamin K sangat penting untuk menyembuhkan luka dan memar. Tanpa kecukupan vitamin K, darahmu akan sulit untuk mengental. Defisiensi vitamin ini juga dirasakan oleh sebagian wanita dengan mengalami kulit yang gelap, memiliki lingkaran mata, serta stretch mark.

Sumber-sumber makanan yang mengandung vitamin K bisa kamu dapatkan dari konsumsi kubis, kale, susu, hati, bayam, selada, dan kacang hijau.

Kesehatan kulit akan mencerminkan kesehatanmu secara menyeluruh. Memenuhi asupan makanan yang mengandung berbagai vitamin kulit yang bagus dapat meningkatkan peluangmu untuk terhindar dari permasalahan pada kulit.

Jika kamu mengalami gangguan kulit yang telah berlangsung sejak lama dan tidak kunjung membaik, lebih baik untuk mengonsultasikannya kepada seorang ahli gizi untuk mendapatkan saran asupan nutrisi yang direkomendasikan untukmu atau periksakan diri kepada dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Ingin Kulit Bersinar? Yuk, Coba Diet Air Putih

Karena peranannya yang penting untuk melindungi seluruh bagian tubuh dari kuman dan juga berbagai infeksi, tidak mengherankan jika para wanita rela merogoh kocek cukup mahal demi mendapatkan kulit yang cantik, sehat, dan bersinar.

Kurangnya asupan cairan, kebiasaan buruk merokok, paparan sinar matahari berlebihan, kurang berolahraga, serta kesukaan mengonsumsi makanan cepat saji adalah faktor-faktor yang dapat mengganggu kesehatan sekaligus penampilan kulitmu.

Pada kenyataannya, perawatan kulit memang merupakan hal utama yang sangat diperhatikan oleh kaum wanita. Hampir semua wanita menginginkan kulit yang sehat dan bersinar dan mungkin termasuk dirimu juga. Jadi tidak aneh jika kamu sering menggonta-ganti produk kecantikan di pasaran demi mendapatkan penampilan terbaik.

Dalam hal ini, sudahkah kamu mencoba diet air putih? Selain murah dan mudah dilakukan, diet ini dipercaya dapat membuat kulitmu bersinar. Bukan tanpa alasan, kebaikannya akan membuat kulitmu terhidrasi dengan baik serta mencegah timbulnya kerutan.

Manfaat Diet Air Putih untuk Kesehatan Kulit

Diet air putih adalah pola makan yang hanya melibatkan minum air putih saja tanpa makan apa pun. Air putih adalah kombinasi dari hidrogen dan oksigen yang merupakan kandungan mendasar dari cairan tubuhmu. Hampir dua pertiga dari tubuhmu adalah cairan.

Tiap harinya, jumlah air di dalam tubuh akan terbuang melalui proses sekresi alami. Tanpa asupan air yang cukup, kulitmu bisa saja menjadi kering dan organ-organ di tubuhmu tidak berfungsi dengan baik.

Oleh karena itu, penting bagimu untuk mencukupi jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh pada tiap hari. Selain untuk menunjang kesehatan tubuh, air putih ternyata menyimpan beragam manfaat yang luar biasa untuk kulitmu, di antaranya:

  • Membuat kulit lebih cerah

Salah satu manfaatnya adalah mencerahkan kulit. Selain itu, diet ini dapat menjadikan kulitmu tampak segar dan bersinar.

  • Menjaga tubuh dan kulit terhidrasi dengan baik

Dengan rutin melakukan metode ini, maka kamu bisa terhindar dari berbagai macam penyakit karena kulit dan organ di tubuhmu mendapatkan cairan yang cukup sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik.

  • Menghilangkan racun dari tubuh

Asap rokok, polusi, dan lainnya, bisa berbahaya untuk kesehatan kulit dan tubuhmu karena mengandung racun. Guna menjaga tubuh selalu bugar, kamu disarankan untuk banyak minum air putih tiap hari.

Air putih dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh dan membuangnya melalui tinja dan urine. Jika kotoran tersebut rutin dibuang dari tubuhmu, maka darah segar akan terbentuk secara efektif yang sangat berguna bagi kesehatan kulitmu. Karena pada umumnya, masalah kulit disebabkan oleh darah kotor.

  • Memproduksi sel-sel baru

Air juga merupakan kunci bagi tubuh untuk menghasilkan sel-sel baru. Produksi sel-sel baru akan membuat kulitmu menjadi cantik.

  • Mencegah penuaan kulit

Penelitian membuktikan bahwa diet air putih berdampak positif bagi kulit dan bisa mencegah penuaan dini pada kulit.

  • Menghilangkan jerawat lebih cepat

Diet air putih dapat meningkatkan sirkulasi darah. Menurut para ahli, diet jenis ini juga mampu meningkatkan warna kulit sehingga menjadikan kulit tampak lebih bercahaya. Selain itu, mampu membuat kulit terhidrasi dengan baik sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan bekas jerawat.

Apa yang Perlu Diperhatikan saat Menjalani Diet Air Putih?

Meski terdengar mudah, namun nyatanya cukup sulit melakukan diet air putih. Salah satu penyebabnya adalah kamu harus menghindari beragam minuman manis yang mungkin saja kamu sukai. Selain itu, ada beberapa hal yang kamu harus perhatikan, antara lain:

  • Kamu disarankan untuk meminum lebih banyak air putih. Takaran yang disarankan adalah sebanyak setengah jumlah berat badanmu. Jadi, jika berat badanmu 50 kg, maka kamu harus minum 25 kg air sehari.
  • Minumlah air putih setelah bangun tidur, sebelum dan setelah makan, serta setelah berolahraga.
  • Perhatikan air yang kamu minum. Sebaiknya, pilihlah air mineral atau air suling.
  • Jika kamu berada di luar rumah, jangan lupa untuk membawa sebotol air putih agar diet ini tetap bisa dilanjutkan.

Jangan Lupa untuk Tetap Melakukan Perawatan Kulit

Selain melakukan diet air putih, untuk mendapatkan kulit tetap sehat dan cantik, ada beberapa hal yang kamu bisa lakukan, seperti:

  • Minimalkan penggunaan make up.
  • Rutinlah membersihkan wajah tiap hari.
  • Jangan lupa untuk selalu menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas sebagaimana cahaya matahari dapat berdampak buruk pada kesehatan kulitmu, seperti menimbulkan jerawat, kerutan, bintik-bintik hitam, hingga kanker kulit.
  • Cobalah lakukan exfoliating kulit wajah secara rutin demi menghilangkan sel-sel mati pada wajah yang berpotensi menyumbat pori-pori kulit dan berisiko menyebabkan jerawat. Manfaat lainnya dapat membuat kulitmu tampak lebih bercahaya juga. Namun, jangan lakukan tiap hari karena bisa menyebabkan kulit kering.
  • Jangan lupa untuk rajin menggunakan pelembap agar kulitmu terhidrasi dengan baik. Kamu disarankan untuk mengoleskan pelembap dua menit setelah mandi atau mencuci muka agar pelembap dapat terserap kulit dengan baik.
  • Selain itu, kamu juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang sehat dan bermanfaat untuk kulit, seperti makanan yang mengandung vitamin C dan A, serat, zinc, dan zat besi.

Kendati memiliki segudang manfaat, diet air putih tetap tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak minum air putih bisa menyebabkan keracunan air dan dianggap sebagai kondisi medis darurat. Kamu bisa konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan saran mengenai cara menjalani diet dengan tepat dan aman.

Tips Memilih Sunblock yang Bagus

Ingin pergi ke pantai atau berada di bawah sinar matahari cukup lama? Jangan lupa gunakan sunblock, ya! Meski bermanfaat untuk kulitmu, terlalu lama terpapar sinar matahari dapat menyebabkan munculnya kerutan, bintik-bintik, serta kanker kulit. Tentunya, hal ini tidak baik bagi kesehatan kulitmu.

Kenapa harus menggunakan sunblock? Memilih sunblock yang bagus memungkinkanmu mendapatkan perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari yang berbahaya. Sunblock mengandung bahan organik dan nonorganik yang bertujuan mencegah sinar UV menembus lapisan kulit.

Mungkin kamu mengira sunblock dan sunscreen (tabir surya) adalah sama. Padahal, fungsi keduanya berbeda, lho. Fungsi utama sunblock untuk menghalangi sinar UVB yang efeknya dapat membakar kulitmu. Sunblock akan melindungi lapisan kulit terluar dan memantulkan semua sinar yang berbahaya. Sedangkan tabir surya hanya melindungi kulitmu dari bahaya sinar UVA sebagai penyebab penuaan dini pada kulit.

Selain itu, sunblock cenderung memiliki tekstur lebih kental dan pekat dibandingkan tabir surya sehingga tidak disarankan untuk mengolesnya berulang kali. Berbeda dengan penggunaan tabir surya yang justru disarankan dioleskan tiap 2-3 jam sekali saat aktif beraktivitas di luar ruangan.

Periksa Hal-hal Berikut Ini Sebelum Memilih Sunblock

Banyak sekali produk-produk sunblock yang dijual di pasaran, yang mana tentunya membuatmu bingung, bukan? Berikut adalah beberapa tips untuk memilih sunblock yang bagus.

  • Periksa kadar SPF-nya

SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor. Angka SPF di dalam produk sunblock ini merupakan penentu seberapa lama kamu dapat berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar. Misalnya, kulitmu bisa saja terbakar jika kamu berada di bawah sinar matahari selama 20 menit tanpa perlindungan apa pun.

Jika kamu menggunakan sunblock SPF 30, maka krim ini dapat melindungimu dari kerusakan kulit akibat radiasi sinar matahari selama 600 menit (20 menit x SPF 30). Makin tinggi angka SPF pada sunblock, makin baik pula perlindungannya.

  • Perhatikan kandungannya

Saat memilih produk perlindungan kulit, kamu harus mencermati kandungannya. Hindari kandungan paraben yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan melanoma; kandungan oxybenzone yang bisa menimbulkan rasa gatal di kulit; dan kandungan retinyl palmitate yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit jika terpapar sinar matahari.

Pilihlah sunblock yang mengandung bahan-bahan berbasis mineral, seperti zinc oxide atau titanium dioxide karena kedua bahan ini sudah terbukti aman dan dapat memantulkan sinar UV.

  • Cek spektrumnya

Carilah sunblock yang memiliki spektrum luas. Spektrum luas memiliki arti bahwa produk yang kamu akan gunakan dapat melindungimu dari dua sinar berbahaya, yakni UVA dan UVB.

  • Jenis kulit

Tidak semua produk sunblock cocok untuk kulitmu. Sebelum membeli, ada baiknya untuk mengetahui jenis kulitmu terlebih dahulu. Jika kulitmu sensitif dan rentan alergi, maka pilih sunblock yang didesain khusus untuk kulit sensitif.

Untuk jenis kulit kering, pilih sunblock yang mengandung pelembap. Jika kulitmu berminyak, maka pilih sunblock yang mengandung formulasi lebih ringan, agar tidak memicu jerawat.

  • Tanggal kedaluwarsa

Jangan lupa untuk memeriksa tanggal pembuatan dan kedaluwarsa produk sunblock. Makin baru tanggal produksi sunblock, maka makin baik pula khasiat yang dapat diberikan. Jangan menggunakan produk yang sudah kedaluwarsa karena bisa membahayan kesehatan kulitmu.

  • Bandingkan beberapa produk

Semua iklan produk sunblock menawarkan segala kebaikan untuk kulitmu. Namun, ada baiknya untuk membandingkan beberapa produk sebelum menjatuhkan pilihan. Baca label dan kandungannya dengan saksama. Selain itu, kamu bisa mencari tahu beberapa review dari produk sunblock yang mungkin kamu akan beli. Carilah informasi sebanyak-banyaknya.

  • Tahan air

Jika kamu ingin berolahraga, berenang, atau berniat ke pantai, sunblock yang bagus adalah yang tahan air.

  • Sunblock krim

Pilihlah sunblock yang berbentuk krim daripada yang berbentuk cair atau semprot. Sunblock berbentuk semprot umumnya tidak dapat melindungi seluruh bagian kulitmu. Sedangkan sunblock yang berbentuk krim dapat menutupi semua bagian kulit sehingga perlindungannya pun lebih maksimal.

Perhatikan Langkah-langkah Ini Juga untuk Menghindari Radiasi Sinar Matahari

Selain memilih sunblock yang bagus, beberapa hal ini bisa kamu lakukan untuk melindungi kulit, seperti:

  • Menggunakan pakaian yang panjang untuk menutupi permukaan kulit.
  • Menggunakan kacamata hitam atau topi saat berada di luar ruangan.
  • Menghindari paparan sinar matahari pada kisaran pukul 10.00-14.00.

Sinar matahari memang memiliki beragam manfaat untukmu, seperti sumber vitamin D yang dapat menguatkan tulang, meningkatkan kadar hormon serotonin, menurunkan kadar hormon kortisol, membantu mengurangi depresi, serta membantu mengatasi penyakit kulit psoriasis.

Akan tetapi, ada baiknya juga untuk melindungi kesehatan kulitmu dengan menggunakan produk sunblock yang bagus. Jangan lupa, mencegah lebih baik daripada mengobati. Belilah produk perlindungan kulit yang bagus untuk membuat kulitmu tetap sehat, muda, cantik, dan terawat.

Cara Merawat Kuku Ternyata Mudah, Begini Caranya

Kuku adalah cerminan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagimu untuk senantiasa merawatnya, apalagi caranya pun tidak sulit. Lalu, bagaimana cara merawat kuku yang baik dan benar?

Kuku tersusun dari banyak lapisan protein yang keras, disebut dengan keratin. Kuku yang sehat memiliki ciri-ciri terasa lembut jika diraba dan bertekstur keras, tidak berlubang dan tidak beralur, tidak ada bintik-bintik, dan tidak mengalami perubahan warna.

Bagaimana Cara Merawat Kuku yang Benar?

Kamu bisa melakukan perawatan kuku di rumah dengan mudah. Namun, sebagian wanita lebih memilih melakukan perawatan kuku di salon sebagaimana terdapat berbagai bentuk perawatan khusus yang disediakan di sana.

Meski begitu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai bagian dari proses perawatan kuku, antara lain:

  • Pastikan kuku tetap bersih dan kering

Usahakan untuk selalu menjaga kuku tetap bersih dan kering. Hal ini bertujuan mencegah bakteri tumbuh di balik kuku jarimu.

  • Potong kuku secara rutin

Selalu gunakan gunting kuku yang tajam untuk memotong kuku. Potong kuku secara lurus dan buatlah ujung kuku melengkung dengan lekukan yang lembut agar hasil potongannya baik dan tidak menggores kulitmu sendiri.

Lakukan hal ini secara rutin ketika kuku terlihat telah memanjang. Jika kuku kakimu tebal, keras, dan sulit untuk dipotong, ada baiknya untuk merendam kaki dengan air hangat yang dicampur dengan garam terlebih dahulu selama setidaknya 5-10 menit.

  • Biasakan kembali membersihkan kuku dengan sikat

Salah satu cara merawat kuku yang mungkin terlupakan adalah membersihkannya dengan sikat. Banyak wanita yang berisiko terserang infeksi akibat menggunakan alat pembersih kuku yang berbentuk panjang dan runcing, baik yang ada di rumah atau pun di salon kecantikan.

  • Gunakan pelembap

Jika kamu sedang mengoleskan losion pada tangan dan tubuh, jangan lupa untuk mengoleskannya pada kuku dan bagian kutikulanya. Losion bisa menjadi pelembap kuku juga.

  • Perkuat kuku dengan lapisan pengeras

Kamu bisa menggunakan lapisan pelindung atau pengeras kuku yang dapat membantu memperkokoh permukaan kuku.

  • Gunakan sarung tangan ketika mencuci

Tangan yang sering dicelupkan ke dalam air panas dan air sabun bisa membuat kuku menjadi lemah. Untuk mengatasinya, cobalah menggunakan sarung tangan atau pelindung tangan ketika mencuci piring, baju, atau melakukan hal-hal lainnya yang dirasa berisiko merusak kuku.

Jika kamu ingin kukumu tumbuh lebih cepat, rendamlah kuku di dalam larutan gula, garam, dan minyak sayur tiap hari.

  • Kurangi perawatan manikur

Usahakan untuk mengurangi frekuensi perawatan manikur. Kadang kala biarkan kuku tumbuh secara alami dan potong seperlunya ketika sudah terlalu panjang. Tunda dulu perawatan yang tidak bersifat darurat. Selain itu, hindari penggunaan kuku palsu akrilik sebagaimana dapat memicu infeksi kuku.

  • Gunakan tabir surya di tangan

Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya pada seluruh permukaan tangan, termasuk pada kuku, jika kamu ingin beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah terpapar radiasi dari sinar matahari.

  • Jauhkan tangan dari mulut

Mulutmu adalah area yang kotor dan air liurmu bisa saja mengandung enzim yang dapat merusak kulit. Maka dari itu, hindari menggigiti kuku atau menggigiti kutikula.

  • Menjaga kulit dari dalam

Makan dengan baik dapat memperbaiki kesehatanmu secara umum, termasuk menjaga kesehatan kuku. Mulai biasakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, protein, zat besi, vitamin D, zinc, dan magnesium.

Kamu juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung biotin. Biotin adalah salah satu jenis vitamin B yang penting untuk membantu mengubah makanan menjadi energi. Biotin juga berperan membantu meningkatkan kekuatan rambut dan kuku. Setidaknya, dibutuhkan sekitar 2,5 miligram biotin tiap hari untuk meningkatkan kekuatan kuku.

Kamu bisa mendapatkan asupan biotin dari telur, ikan sarden, gandum utuh, pisang, jamur, kacang-kacangan, dan kol bunga.

  • Rutin membersihkan kuku yang menggunakan cat kuku

Jika kamu menggunakan cat kuku atau kuteks, jangan lupa untuk dibersihkan secara rutin. Untuk menghilangkannya, cukup gunakan kapas yang direndam dengan penghapus cat kuku dan hapus semua cat kuku hingga bersih seluruhnya.

Setelah cat kuku sudah dihilangkan sepenuhnya, rendam jari-jemarimu ke dalam semangkuk air sabun khusus untuk membersihkan tangan selama setidaknya lima menit, lalu keringkan.

Kini Kamu harus Lebih Perhatian dengan Kesehatan Kukumu

Kuku adalah cerminan dari kesehatanmu. Mulailah membiasakan diri untuk menerapkan pola makan yang sehat jika kamu menginginkan kuku yang sehat, kuat, dan cepat tumbuh.

Pola makan sehat didukung oleh konsumsi makanan dengan nilai nutrisi yang seimbang, yaitu makanan dari buah-buahan, sayur-sayuran segar, berbagai sumber protein tanpa lemak, mencukupi asupan karbohidrat, serta memperbanyak konsumsi sumber lemak sehat.

Pastikan untuk menerapkan cara merawat kuku yang telah dipaparkan di atas dengan benar. Jika kamu kerap menjalani perawatan manikur dan pedikur, pastikan bahwa salon pilihanmu telah memiliki lisensi. Salon yang resmi akan mengedepankan keamanan pelanggan sehingga alat-alat yang digunakan selalu dalam keadaan steril.

Konsultasikan kepada dokter jika kukumu mengalami perubahan warna, perubahan bentuk atau tekstur, mengalami penipisan atau penebalan, kuku terpisah dari kulit di sekitarnya, mengalami pendarahan di sekitar kuku, pertumbuhan kuku yang terhambat, serta jika terjadi pembengkakan atau merasakan perih di sekitar kuku.

Memahami Fakta Memutihkan Kulit Selayaknya Pakar Medis

Memutihkan kulit selama ini seakan-akan dipenuhi oleh teka-teki yang membingungkan. Apakah penggunaan obat-obatan bisa memberikan dampak yang signifikan untuk mendapatkan warna kulit yang lebih cerah? Apa yang aman untuk dilakukan dan apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan?

Kamu perlu tahu, hanya karena suatu produk kecantikan kulit dibuat oleh perusahaan kosmetik terkemuka atau label produk mereka menyatakan aman, bukan berarti dijamin tidak berbahaya karena pada nyatanya kondisi kulit tiap orang berbeda-beda.

Tindakan yang tepat dalam menyikapi hal ini adalah dengan pertama-tama memahami informasi mendasar tentang obat-obatan untuk memutihkan kulit, mengetahui kandungan bahan-bahan yang disarankan, dan bagaimana langkah-langkah pendukung yang bisa bermanfaat untukmu.

Informasi Mendasar tentang Memutihkan Kulit dengan Obat-obatan

Berikut adalah fakta-fakta yang bisa bermanfaat untukmu perihal pemakaian produk kecantikan untuk memutihkan kulit.

Pada mulanya, obat-obatan pemutih kulit diresepkan untuk mengatasi gejala gangguan kulit

Terdapat berbagai penyakit kulit yang mengakibatkan warna kulit menggelap pada area yang terdampak atau tidak meratanya warna kulit. Kondisi-kondisi semacam ini pada akhirnya akan mengganggu kepercayaan diri pasien.

Dalam hal ini, dokter kulit akan meresepkan obat-obatan pemutih kulit untuk menangani gejala-gejala penyakit kulit yang dialami, misalnya kemunculan noda cokelat pada wajah akibat melasma dan bercak-bercak gelap pada tubuh akibat hiperpigmentasi.

Obat-obatan ini kemudian diproduksi secara massal dengan sebagiannya bisa diperoleh secara bebas di apotek dan sebagian lain membutuhkan resep dokter sebagaimana kandungannya yang berisiko menimbulkan komplikasi tertentu jika digunakan melebihi dosis aman.

Pada perkembangannya, obat-obatan topikal (oles) turut bermanfaat meredakan tampilan bekas luka, keriput, tanda lahir, bercak-bercak penuaan, dan tahi lalat yang tidak diinginkan secara aman dengan dosis yang disesuaikan kondisi masing-masing pasien.

Sasaran utama dari obat pemutih kulit adalah mengurangi produksi pigmen melanin

Makin gelap kulit kulit seseorang, berarti makin tinggi kandungan pigmen melanin pada area kulit tersebut. Efek yang diharapkan dari penggunaan obat-obatan pemutih kulit adalah menghambat produksi melanin sehingga menjadikan kulit terlihat lebih cerah secara merata.

Sebagian produk krim pemutih kulit juga bisa memberikan efek pengelupasan kulit menyerupai keunggulan dari prosedur perawatan kulit chemical peeling. Pengelupasan kulit bisa membantu menyingkirkan sel-sel kulit yang mati dan menampilkan lapisan kulit baru yang lebih cerah dan segar.

Obat-obatan pemutih kulit tetap menyimpan risiko efek samping yang berbahaya

Pada umumnya, obat atau krim pemutih kulit mengandung tiga bahan pendukung utama, yaitu hidrokinon, asam kojic, dan merkuri. Sebagian negara yang khawatir dengan efek samping bahan-bahan tersebut telah melarangnya dan sebagian lain memperbolehkan selama diperoleh melalui resep dokter.

Saran terbaik, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kulit mengenai kuantitas kandungan bahan-bahan pendukung pada tingkatan yang aman agar terhindar dari dampak karsinogen yang dapat memicu terjadinya kanker kulit.

Pahami konsekuensi dari menggunakan produk pemutih kulit

Ketahuilah bahwa penggunaan krim pemutih kulit melebihi 2-3 bulan justru dapat berakibat buruk. Efek ini diperparah dengan ketidakpedulian konsumen terhadap kandungan bahan-bahan pendukung pada produk yang digunakan. Yang terpenting bagi mereka adalah kulit yang memutih tanpa peduli dengan risiko efek sampingnya.

Penggunaan berlebihan seperti demikian dapat menimbulkan efek-efek tertentu, seperti penggelapan disertai tidak meratanya warna kulit pada sela-sela jari dan telinga, menggelapnya warna kulit permanen akibat okronosis eksogen, dan penipisan kulit pada area mata yang disertai dengan warnanya yang menghitam.

Informasi mendasar di atas diibaratkan sebagai pertahananmu agar terhindar dari dampak-dampak buruk akibat kecerobohan menggunakan produk memutihkan kulit dengan tidak aman. Selanjutnya kita akan beralih kepada pembahasan kuantitas dan kualitas bahan-bahan pendukung produk memutihkan kulit yang direkomendasikan.

Memutihkan Kulit dengan Hidrokinon, Asam Kojic, dan Merkuri

Terdapat tiga bahan pendukung utama yang umumnya terkandung di dalam obat pemutih kulit, yaitu hidrokinon, asam kojic, dan merkuri. Ketiga bahan tersebut bisa berfungsi secara mandiri maupun terkadang dikombinasikan di dalam suatu produk.

Terlepas dari itu, ketiganya berfungsi memutihkan kulit dengan hasil yang terbukti dapat bersifat permanen selama seseorang tetap mencegah dirinya terpapar radiasi sinar matahari secara berlebihan dalam jangka waktu lama tanpa dilindungi losion tabir surya.

Hidrokinon

Secara medis, penggunaan obat pemutih kulit yang mengandung hidrokinon membutuhkan resep dari dokter, terutama dengan kandungan di atas 2 persen. Di bawah kadar itu, obat pemutih dengan hidrokinon dapat dibeli secara bebas.

Krim pemutih kulit dengan hidrokinon bertujuan menghentikan produksi melanin dan mencegah terbentuknya pigmen. Cocok diaplikasikan pada seseorang yang secara alami berkulit cukup cerah untuk meratakan warna kulit akibat bercak-bercak penuaan dan bekas jerawat.

Sayangnya, hidrokinon tidak disarankan bagi kamu yang berkulit gelap. Selain itu, penggunaannya perlu diperhatikan sebagaimana pemakaian berlebihan dalam jangka waktu melebihi 2-3 bulan bisa berakibat alergi atau hiperpigmentasi. Saran terbaik, istirahatkan kulit sebulan dari hidrokinon sebelum menggunakannya kembali secara rutin.

Untuk mengantisipasi efek yang mengganggu, aplikasikan krim pemutih kulit dengan hidrokinon hanya di malam hari. Tidak masalah mendiamkannya sepanjang tidur, asalkan jangan lupa membilasnya hingga bersih saat mandi pagi.

Asam kojic

Sebagian orang menilai  bahwa obat-obatan topikal pemutih kulit dengan asam kojic lebih aman dibandingkan dengan hidrokinon. Selain itu, tidak masalah untuk digunakan oleh seseorang yang berkulit gelap.

Tidak perlu khawatir jika ingin memakainya di siang hari sebagaimana efeknya tetap kuat saat terpapar udara dan sinar matahari secara langsung di luar ruangan.

Meski tingkatan efektivitasnya masih di bawah hidrokinon, asam kojic adalah bahan pendukung yang bersifat alami sehingga tidak perlu cemas jika ingin menggunakannya secara rutin selama lebih dari dua bulan berturut-turut.

Merkuri

Hasil memutihkan kulit dengan merkuri memang menjanjikan, tapi nyatanya faktor risiko kesehatan kulit akibat penggunaannya lebih tinggi sehingga dikatakan bahwa berapa pun kadar merkuri yang terkandung di dalam obat-obatan pemutih kulit adalah berbahaya.

Penggunaan bahan pendukung ini telah dilarang sejak tahun 2011 di Eropa dan sebagian besar negara-negara di benua Afrika. Di sebagian negara Asia, termasuk Filipina dan Indonesia, penambahan merkuri di dalam produk perawatan kulit telah dibatasi.

Perhatikan daftar kandungan di label produk terhadap adanya merkuri atau nama-nama lainnya, seperti mercuric, mercurous, mercurio, dan calomel.

Lebih Waspada Menggunakan Obat-obatan untuk Memutihkan Kulit

Memutihkan kulit dengan obat-obatan sebaiknya dilakukan dengan penuh kewaspadaan sebagaimana terdapat risiko-risiko tertentu yang dapat berakibat buruk kepada kulit dan bahkan kesehatan secara umum. Bagaimana tindakan yang sebaiknya kita lakukan?

  • Hindari produk yang mengandung merkuri, berapa pun kadarnya.
  • Pastikan kandungan hidrokinon tidak melebihi 2 persen jika kamu memilih produk yang dijual secara bebas. Jika kadar hidrokinon tidak tertera pada label produk, maka lebih baik untuk memilih produk lain yang lebih terpercaya.
  • Selalu pertimbangkan untuk berkonsultasi kepada dokter kulit atau ahli farmasi untuk mendapatkan saran dan cara memakai obat-obatan pemutih kulit dengan benar.

Sebagai alternatif yang dianjurkan secara medis, kamu bisa mencoba menjalani prosedur perawatan kecantikan di klinik kesehatan kulit untuk memutihkan kulit maupun meratakan warna kulit. Kamu bisa mendapatkan pelayanan perawatan:

Pastikan kamu mendapatkan pelayanan perawatan kulit hanya di klinik resmi yang didukung oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi untuk menghindari diri mengalami malapraktik dan meminimalkan risiko terjadinya komplikasi yang berbahaya.

Mendukung Upaya Memutihkan Kulit dengan 11 Makanan Bergizi

Memiliki kulit yang putih dan sehat tidak hanya dilakukan dari luar dirimu, tapi nyatanya perlu didukung dari dalam diri melalui kebiasaan mengonsumsi jenis-jenis makanan yang bergizi juga. Diet yang sehat diharapkan dapat memberi asupan berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, omega 9, antioksidan, dan sebagainya.

Setidaknya terdapat 11 jenis makanan yang kamu bisa jadikan sebagai tambahan porsi makanan utama atau camilan untuk mendukung kulit yang putih dengan menjadikannya terlihat lebih cerah, kenyal, serta terlihat bersih dan sehat.

  • Mangga, untuk menjaga elastisitas kulit dan membantu proses peremajaan kulit.
  • Alpukat, untuk meregenerasi kulit sekaligus meredakan ruam dan iritasi.
  • Jus lemon, untuk membersihkan tubuh dari racun dan menghidrasi kulit.
  • Bluberi, untuk membersihkan tubuh dari racun dan melindungi kulit dari efek penuaan dini.
  • Kuning telur, untuk menyeimbangkan hormon.
  • Kacang almond, untuk mendukung proses regenerasi sel-sel kulit sehingga melindunginya dari kerusakan sel.
  • Bayam, untuk mencerahkan kulit, meredakan tampilan keriput, serta memperbaiki susunan DNA.
  • Mentimun, untuk membantu rehidrasi kulit dan menjadikannya terlihat segar.
  • Biji chia, untuk mendukung proses regenerasi kulit dan menghambat proses penuaan.
  • Minyak ikan salmon, untuk mencegah iritasi penyebab jerawat dan meredakan inflamasi.
  • Minyak kelapa, untuk meratakan warna kulit, menjadikan kulit lebih kenyal, dan mendukung proses regenerasi kulit.

Sebagai upaya pendukung memutihkan kulit dengan menjadikannya lebih sehat dari dalam, upayakan untuk mengonsumsi sekitar 1,5 liter air putih sehari. Cara ini dapat mengatasi tampilanmu yang terlihat lelah berlebihan akibat kulit kusam.

Selain itu, cobalah untuk mulai mengurangi konsumsi makanan fast food, gula rafinasi, dan minuman beralkohol dari sekarang. Semoga berhasil, yaa!

Kamu Punya Jerawat di Punggung, Tangani dengan Cara Ini

Jadi kamu punya jerawat di punggung? Berarti kamu senasib dengan keluargamu di rumah, senasib pula dengan teman-temanmu di sekolah atau di kantor, dan bahkan dengan orang-orang pada umumnya.

Benar, kondisi yang kamu sedang alami ini bukanlah sesuatu yang unik karena sebagian besar orang pernah mengalaminya juga. Namun kabar baiknya, jerawat di punggung bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan sebagaimana gangguan kulit ini tidak berbahaya. Meski begitu, tetap tidak bisa dipungkiri bahwa kamu ingin menyingkirkannya, bukan?

Nah, sebelum stresmu memuncak, lebih baik tenangkan dirimu terlebih dahulu sambil membaca penjelasan tentang penanganan jerawat di punggung berikut ini.

Beginilah Awal Mula Terbentuknya Jerawat di Punggung

Di mana pun lokasi tumbuhnya, apakah muncul di wajah, lengan, dada, kulit kepala, atau punggung, semua disebabkan oleh jerawat yang sama.

Pada dasarnya, jerawat tumbuh di permukaan kulit yang ditumbuhi oleh rambut atau bulu. Dengan kata lain, jerawat pada wajah berjenis sama dengan yang ada di kulit kepala, di pergelangan kaki, di punggung dan area-area sejenis lainnya.

Jerawat disebabkan oleh menumpuknya kotoran dari udara dengan sel-sel kulit mati, minyak berlebih, serta bakteri yang menyumbat pori-pori kulit dan menciptakan luka yang mengalami infeksi. Sama dengan di lokasi yang lain, jerawat yang muncul di punggung bisa berbentuk komedo hitam, komedo putih, dan kista.

Faktor-faktor pemicunya pun sama, yaitu hormon, alergen di sekitar tempat tinggal, genetik, dan tingkat stres sehari-hari. Namun jerawat di punggung memiliki dua perbedaan utama dengan jerawat di wajah, yaitu:

  • Punggung memiliki lapisan kulit yang lebih tebal dan berpori-pori lebih besar sehingga lebih berisiko mengalami penyumbatan.
  • Jerawat di punggung lebih berisiko mengalami pembengkakan dan berkembang menjadi kista karena kelenjar minyak di kulit punggung lebih aktif dibandingkan di kulit wajah.

Lalu Bagaimana Teknik Menangani Jerawat di Punggung yang Ampuh?

Tidak salah jika dikatakan bahwa jerawat bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan dan pada akhirnya akan menghilang dengan sendirinya, namun bagi kamu yang merasa terganggu dengan kemunculan dan penampilannya di punggungmu, cobalah pertimbangkan untuk memilih beberapa upaya penanganan berikut agar jerawat bisa lebih cepat memudar.

Jangan lagi menunda-nunda mandi

Keringat yang keluar seusai beraktivitas di sepanjang hari harus dibersihkan dengan mandi secepatnya. Sama halnya bagi kamu yang baru saja selesai berolahraga. Jika menunda-nunda mandi, keringat dan kotoran akan bercampur dengan minyak tubuh sehingga memancing pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di punggung.

Gunakan sabun mandi yang cocok dengan tingkat pH tubuh

Tingkat keasaman atau pH (potential of hydrogen) kulit tiap orang berbeda-beda sehingga untuk menentukan sabun mandi yang cocok tidak boleh sembarangan. Dalam hal ini, kamu bisa mengonsultasikannya kepada dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.

Mulai membiasakan menggunakan body scrub saat mandi

Membersihkan tubuh dengan body scrub 2-3 kali seminggu sangatlah penting untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati sekaligus menyegarkan kembali sel-sel kulit yang masih aktif. Teknik peremajaan kulit ini cocok menangani jerawat di punggung untuk segala jenis kulit.

Pastikan tidak ada kondisioner dan sisa-sisa sampo dari rambutmu

Krim kondisioner dan sabun dari sampomu mungkin saja mengalir dan menempel di tubuh, termasuk di punggungmu. Hal inilah salah satu pemicu munculnya jerawat di punggung. Maka dari itu, selalu bilas rambutmu terlebih dahulu saat mandi, kemudian bilas tubuhmu dengan sabun untuk membersihkan sisa-sisa produk pembersih di tubuhmu.

Jadwalkan penggantian sprei kasur tiap akhir pekan

Sepanjang kamu terlelap di dalam tidur tiap malam, sel-sel kulit mati dan minyak tubuh tanpa sengaja tertinggal di seprai kasur. Seiring waktu, bakteri-bakteri penginfeksi kulit makin berjamur hidup di sepraimu. Untuk itu, sangat disarankan untuk menggantinya tiap akhir pekan. Lebih baik lagi, lakukan hal yang sama dengan handuk mandimu.

Hindari pakaian ketat berbahan spandeks

Baik kamu sedang berolahraga maupun sedang bersantai saja di rumah, lebih baik hindari mengenakan pakaian ketat berbahan spandeks karena bahan ini akan menyulitkan kulit untuk bernapas. Alhasil, kelembapan dan minyak kulit akan terperangkap sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pori-pori. Sebagai solusi, cobalah kenakan pakaian berbahan katun yang longgar.

Mengganti produk pewangi pakaianmu

Bagi sebagian orang, menggunakan produk-produk yang berpewangi bisa mengiritasi kulit, maka dari itu menyebabkan terjadinya jerawat di punggung. Jika kamu sudah mencoba berbagai cara dan jerawat masih muncul, cobalah untuk mengganti produk pewangi pakaianmu dengan jenis yang lain jika memungkinkan.

Lindungi kulitmu dari paparan sinar matahari secara langsung

Terlepas dari kebaikan di balik sinar matahari bagi tulang, pancaran ultraviolet di dalamnya ternyata dapat bersifat merusak juga jika mengenai kulit seseorang dalam jangka panjang. Salah satunya adalah efek buruk terhadap jerawat di punggung. Sinar matahari dapat menjadikan jerawat menghitam dan membuatnya lebih sulit menghilang secara alami.

Apakah Jerawat di Punggung Bisa Dicegah?

Kamu tidak perlu cemas karena jerawat di punggung masih bisa dicegah. Tapi sebelumnya kamu perlu ketahui juga bahwa tiap orang tetap memiliki faktor-faktor pemicu jerawat yang berbeda-beda dengan tingkat keparahan yang bervariasi pula, seperti genetik dari keluarga dan perubahan hormon akibat pubertas.

Yang kamu bisa lakukan di sini adalah meminimalkan risiko munculnya jerawat sebaik mungkin. Jika kamu memang sudah memilikinya di punggung, maka langkah-langkah ini bisa bermanfaat untuk mencegahnya berkembang lebih parah. Apa saja yang kamu bisa lakukan?

  • Jika kamu biasa menggunakan produk-produk perawatan kulit yang berbasis minyak, maka kini saat yang tepat untuk mulai membatasinya. Berbagai produk ini termasuk mengenakan tabir surya, losion pelembap, kosmetik, dan yang sejenisnya karena hal ini dapat memicu terjadinya jerawat di punggung dan bahkan membuatnya jerawat yang ada bertambah parah.
  • Untuk sementara waktu, hindari mengenakan tas ransel dengan beban yang berat. Umumnya hal ini menimpa para pelajar yang terlalu lama menempuh perjalanan sambil membawa terlalu banyak buku di tas ranselnya. Tekanan berlebih dan gesekan tas dan kain baju pada kulit dapat memicu luka dan jerawat.
  • Efek samping obat-obatan tertentu dapat merangsang kemunculan jerawat, seperti obat-obatan androgen dan lithium. Konsultasikan kepada dokter, apakah ada alternatif obat lainnya.

Kini kamu sudah memahami jerawat di punggung lebih jauh terkait penyebab dan cara menanganinya. Mungkin saran-saran di atas bisa bermanfaat untukmu. Walau mungkin kamu perlu bersabar karena ekspektasimu baru mulai terlihat dalam waktu 6-8 minggu dan jerawat hilang sepenuhnya dalam waktu 3-4 bulan.

Jika ternyata jerawatmu tidak membaik atau muncul bekas-bekas jerawat yang tidak kunjung hilang, berarti kamu perlu berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

 

Penyebab dan Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Tangan di Sini

Penuaan dini pada tangan ternyata juga bisa terjadi, kendati tidak terlalu diperhatikan. Ada sedikit bagian lemak pada punggung tangan yang terkena dampaknya ketika sejumlah kecil serat kolagen atau elastin mulai mengalami kerusakan.

Kondisi ini sebenarnya dinilai sebagai kondisi yang normal, namun bagi kamu yang mengutamakan penampilan kulit yang lebih sehat, mencari tahu penyebab dan dampak penuaan dini pada tangan masih bisa dilakukan.

Seiring bertambahnya usia, jaringan kolagen dan elastin pada kulit menjadi lemah, kulit menjadi kendur karena kehilangan struktur pendukungnya. Selain itu, beberapa faktor risiko lainnya dapat menjadikan kulit mengalami penuaan yang seharusnya baru akan terjadi bertahun-tahun kemudian, seperti:

Penyebab Penuaan Dini pada Tangan dan Kulit

Penuaan pada kulit tangan biasanya dimulai pada kisaran usia 40an hingga 50an. Kondisi ini ditandai dengan adanya perubahan warna dan bintik-bintik penuaan. Risiko penuaan dini pada tangan akan meningkat jika kulit terpapar sinar matahari langsung secara berulang kali tanpa perlindungan.

Penuaan dini pada tangan dapat dialami oleh semua orang dari semua jenis kulit, meski lebih sering menimpa kulit yang berwarna terang. Hal ini dapat ditandai dengan adanya bintik-bintik pada kulit tangan yang disebabkan oleh sel pigmen yang terlalu aktif.

Sinar ultraviolet dapat mempercepat percepatan produksi melamin yang kemudian memicu terjadinya penuaan dini pada tangan dan penuaan kulit terkait lainnya.

Beragam aktivitas yang biasa dilakukan oleh kaum wanita, seperti mencuci piring, mencuci baju, menyapu, dan memasak dapat menyebabkan hilangnya minyak sebagai pelindung kulit alami. Berdasarkan alasan-alasan itu, tangan membutuhkan kelembapan lebih banyak dibandingkan bagian tubuh yang lainnya.

Bagaimana Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Tangan?

Secara umum, penuaan dini pada kulit masih dapat dicegah. Seseorang yang memiliki tanda-tanda penuaan dini pada kulit bisa mendapatkan keuntungan berkat perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Beberapa cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi penuaan dini pada tangan adalah :

Selalu menggunakan tabir surya

Ingatlah untuk menggunakan tabir surya dengan tingkat SPF di atas 30 pada tangan dan oleskan berulang kali sepanjang hari setelah mencuci tangan. Gunakan tabir surya 15-30 menit sebelum pergi ke luar ruangan.

Menggunakan pelembap

Selain tabir surya, jangan lupa untuk menggunakan pelembap. Segala jenis pelembap dapat berfungsi lebih efektif bila diaplikasikan pada kulit yang sedikit lembap.

Maka dari itu, lebih baik mengoleskan pelembap kulit setelah mandi atau setelah mencuci tangan. Produk pelembap yang baik untuk kulitmu setidaknya harus mengandung shea butter, minyak kacang macadamia, minyak zaitun, vitamin E, dan gliserin.

Meski losion pelembap tidak akan mengembalikan kerusakan kulit akibat sinar matahari atau membuat kolagen baru, namun pelembap dapat menjadikan kulit lebih kenyal dan terlihat lebih muda atau segar.

Menggunakan krim tangan yang memiliki kandungan dari tumbuhan

Krim tangan yang berbahan dasar tumbuhan pada umumnya mengandung faktor pertumbuhan yang mana dapat meningkatkan pembentukan kolagen baru juga. Losion yang mengandung faktor pertumbuhan dipercaya dapat memperbaiki keriput pada tangan setelah penggunaan sekitar dua bulan.

Mengenakan sarung tangan

Kenakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan di luar ruangan, seperti saat berkebun, berolahraga, atau berkendara.

Hindari sinar matahari ketika sedang terik, yaitu antara pukul 10.00-14.00

Pada waktu ini, sinar matahari menjadi lebih intens. Cobalah untuk menjadwalkan ulang aktivitas di luar ruangan ketika sinar matahari tidak sedang terik.

Filler tangan

Jika kamu mengalami penuaan dini pada tangan, mungkin kamu bisa mencoba suntik filler pada tangan. Cara ini hanya memakan waktu selama 20 menit, namun harus dilakukan oleh dokter atau ahli estetika. Hasilnya pun dapat bertahan selama 1-2 tahun, lebih lama dibandingkan filler wajah. Suntikan filler tangan juga dipercaya dapat merangsang produksi kolagen dan elastin tubuh sendiri.

Konsumsi makanan yang baik untuk kulit

Untuk mendapatkan kulit yang sehat nan rupawan, kamu tidak boleh mengabaikan menu makanan yang sehat. Konsumsilah makanan yang baik untuk kulit, yaitu buah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti stroberi, jeruk, pepaya, dan kiwi.

Selain itu, cobalah minum teh hijau yang kaya akan antioksidan yang baik untuk kulit, buah delima, konsumsi makanan yang mengandung mineral (udang, domba, salmon, sarden, tiram), serta konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin A.

Sebagai tambahan nutrisi untuk kulit, jangan lupa untuk mengonsumsi telur dan makanan olahan susu rendah lemak.

Mencukupi kebutuhan cairan

Minum air adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga kulit tetap segar dan sehat. Asupan cairan yang ideal juga menjadikan kulitmu lembap dan menyamarkan garis-garis halus dan keriput. Selain itu, minum air juga dapat membantu sel-sel tubuh menyerap nutrisi dan membuang racun.

Disarankan untuk meminum  sembilan gelas air putih sehari. Namun, kamu juga dapat mencukupi kebutuhan air atau cairan dari air di dalam buah-buahan, sayur-sayuran, jus buah, dan susu sesuai dengan jumlah total kebutuhanmu.

Lakukan olahraga secara teratur

Olahraga secara teratur adalah salah satu kunci memiliki kulit yang sehat. Olahraga dapat membantu dan mendorong sirkulasi darah demi menunjang upaya menjaga kesehatan tubuh dan juga kulit. Dengan meningkatnya aliran darah, olahraga dapat membantu memberi nutrisi pada sel kulit dan membuatnya tetap vital.

Hindari sabun yang memiliki kandungan kimia terlalu kuat

Lebih baik untuk menghindari penggunaan sabun yang kuat. Sabun dan deterjen yang terlalu banyak mengandung bahan kimia dapat menghilangkan minyak pada kulitmu. Sebagai gantinya, pilihlah pembersih atau sabun yang lebih lembut.

Siapa saja dapat mengalami penuaan dini pada tangan. Jika beberapa cara di atas belum dapat mengatasi penuaan dini pada tangan, kamu disarankan untuk mengonsultasikannya kepada dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kerontokan Rambut Mulai Berdampak pada Helai demi Helai?

Kerontokan rambut sepertinya sudah menjadi kondisi umum yang kerap dialami oleh kaum pria dan wanita sebagaimana biasanya terjadi seiring pertambahan usia. Meski begitu, terdapat beberapa alasan lain bagi seseorang bisa mengalami masalah ini.

Dari sisi medis, rambut terdiri atas protein keratin yang diproduksi pada lapisan kulit luar. Sebagian folikel menghasilkan sel rambut baru yang akan mendorong keluar sel-sel yang sudah tua melalui permukaan kulit dengan kecepatan sekitar 15 cm per tahun. Kondisi inilah yang memicu kerontokan.

Kerontokan Rambut Nyatanya Dapat Dialami Siapa Saja

Umumnya, rambut rontok dialami oleh orang-orang dewasa yang lebih tua, namun permasalahan ini juga bisa dialami seseorang yang berusia lebih muda, bahkan anak-anak. Pria cenderung lebih mungkin mengalaminya dibandingkan dengan wanita.

Di dalam dunia medis dikenal dengan istilah alopecia. Rata-rata, kepala orang dewasa memiliki sekitar 100-150 ribu rambut dan akan rontok sekitar 100 helai per hari.

Kejadian ini bisa terjadi dengan berbagai kondisi, tergantung dari penyebabnya. Hal itu dapat terjadi secara tiba-tiba atau bertahap dan bisa menimpa rambut di bagian tubuh mana saja. Begitu pula, sebagian jenis kerontokan rambut dapat bersifat sementara dan permanen.

Tiap folikel rambut memiliki siklus hidupnya sendiri yang dapat dipengaruhi oleh usia, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. Siklus ini terbagi ke dalam tiga fase, yaitu:

  • Rambut aktif yang berlangsung antara 2-6 tahun (anagen)
  • Pertumbuhan rambut peralihan yang berlangsung 2-3 minggu (catagen)
  • Fase istirahat yang berlangsung sekitar 2-3 bulan (telogen)

Pada prosesnya, rambut lama akan rontok dan digantikan oleh pertumbuhan rambut baru. Selanjutnya, siklus telogen terulang kembali.

Adapun beberapa gejala-gejala yang terlihat, antara lain rambut berangsur-angsur menipis di bagian kepala, rambut menjadi rapuh dan mudah mengendur ketika keramas atau menyisir, dan kemunculan rambut-rambut  yang rusak.

Tidak hanya itu, rambut rontok yang berlebihan juga dapat mengakibatkan kebotakan pada kepalamu. Meski sebagian orang membiarkan kebotakan tersebut tanpa diobati, namun biasanya kondisi pemicu kebotakan ini dapat disiasati.

Sebagian orang cenderung memanfaatkan gaya rambut untuk menutupi kebotakan, makeup, topi, syal, atau pun menggunakan wig (rambut palsu).

Apa yang Menjadi Penyebab Kerontokan Rambut?

Terdapat beberapa penyebab bergugurannya rambutmu secara berlebihan, di antaranya:

Hormon

Hormon rupanya dapat menjadi penyebab, misalnya kadar hormon androgen yang tidak normal. Androgen adalah hormon laki-laki yang biasanya diproduksi oleh pria dan wanita. Selain itu, bisa disebabkan oleh perubahan hormonal yang terkait dengan kehamilan, persalinan, menopause, dan penghentian penggunaan pil KB.

Penyakit autoimun

Penyakit autoimun dapat menyebabkan timbulnya alopecia areata. Pada penyakit alopecia areata, sistem kekebalan tubuh akan memengaruhi folikel rambut tanpa sebab yang jelas. Oleh karena itu, penyakit autoimun juga bisa menjadi penyebab.

Obat-obatan

Obat-obatan juga berperan kepada terjadinya kerontokan rambut. Efek samping penggunaan obat-obatan, termasuk prosedur kemoterapi yang digunakan dalam pengobatan kanker, pengenceran darah, dan pil KB, bisa menjadi penyebab sementara.

Kondisi medis

Penyakit tiroid, lupus, diabetes, kekurangan zat besi, gangguan makan, dan anemia, juga bisa menjadi penyebab. Sering kali ketika kondisi medis tersebut telah diobati, rambut akan kembali tumbuh secara normal, kecuali ada jaringan parut seperti pada gangguan folikular atau lupus.

Mengalami luka bakar dan luka lainnya

Luka bakar, cedera, dan efek samping pindai X-ray dinilai bisa menjadi penyebab. Dalam kasus ini, pertumbuhan rambut normal biasanya kembali setelah cedera atau luka telah disembuhkan. Jika ada bekas luka, kemungkinan rambut tidak akan pernah tumbuh kembali pada area tersebut.

Efek samping prosedur kosmetik

Seperti keramas terlalu sering, melakukan bleaching, atau pewarnaan rambut, dapat membuat rambutmu rontok juga. Mengepang atau menguncir terlalu kencang dan menggunakan rol rambut atau pengeriting rambut yang panas dapat membuat kerusakan pada rambut.

Diet

Diet rendah protein atau diet dengan kalori sangat rendah juga bisa menyebabkan kerontokan rambut.

Terlalu banyak asupan vitamin A

Terlalu banyak mengonsumsi suplemen atau obat yang mengandung vitamin A juga dapat memicu kejadian ini.

Sebagian besar masalah kerontokan rambut tidak terkait dengan penyakit sistemik atau internal, termasuk tidak diakibatkan oleh diet yang buruk juga. Rambut bisa mengalami penipisan akibat faktor genetik dan karena akibat pertambahan usia.

Masalah ini bisa dicegah dengan cara menghindari obat-obatan tertentu, mengurangi stres, mendapatkan asupan protein dan zat besi yang cukup dari makananmu, dan menggunakan gaya rambut atau gaya penataan rambut yang tidak merusak rambut untuk mencegah dan menguranginya.

Kerontokan rambut secara berlebihan tidak dapat dianggap sepele. Kamu harus segera memeriksakan kepada dokter jika dirasa mengalami gejala-gejala rambut rontok secara tiba-tiba dan dinilai tidak wajar jika dibandingkan biasanya. Kasus-kasus yang terjadi secara mendadak bisa menandakan adanya kondisi medis tertentu yang memerlukan perawatan.

Sebagai bahan pertimbangan, prosedur transplantasi rambut bisa menjadi solusi. Transplantasi rambut dilakukan dengan mencangkokkan rambut milik sendiri. Jadi, rambut diambil dari area di kepala yang masih lebat, kemudian menanamkannya pada area rambut kepala yang lebih jarang.

Powered by WordPress.com.

Up ↑