Bercak-bercak Penuaan (Age Spots)

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Bercak-bercak penuaan atau age spots adalah noda berwarna gelap yang muncul di permukaan kulit. Ukuran dan lokasi kemunculannya pada tiap orang akan berbeda-beda, seperti di kulit tangan, bahu, lengan, atau wajah.

Gangguan kulit yang dikenal juga dengan istilah senile lentigo, solar lengtigines, atau sun spots ini biasa muncul pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari secara langsung.

Meski umumnya menimpa orang dewasa di atas 50 tahun, namun tidak menutup kemungkinan pula bahwa kondisi ini dialami anak-anak dan remaja, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di bawah sengatan sinar matahari di antara pukul 10.00-14.00.

Pada dasarnya tidak membahayakan sehingga tidak membutuhkan penanganan khusus kecuali bagi seseorang yang ingin menghilangkannya karena merasa mengganggu penampilan.

Apa Penyebab Kemunculan Bercak-bercak Penuaan (Age Spots)?

Dua penyebab utama adalah produksi melanin secara berlebihan dan dampak perkembangan pigmen kulit yang terlalu aktif. Kemunculannya ditandai dengan adanya bintik-bintik kecokelatan atau kehitaman yang tidak terasa sakit serta terlihat bertekstur sama dengan kulit sehat.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab perkembangannya tersebut. Yang pasti, kemunculan bercak-bercak penuaan atau age spots turut didukung oleh faktor penuaan dan radiasi ultraviolet dari sengatan sinar matahari.

Risiko pun bisa meningkat bagi mereka yang sering melakukan tanning atau menggelapkan kulit dengan sengaja baik dengan berjemur di bawah sinar matahari langsung maupun dengan alat penggelap kulit.

Orang-orang yang memiliki kulit cerah dan rambut berwarna merah lebih rentan untuk mengalaminya. Secara umum, mereka adalah orang-orang asli Eropa).

Coba Konsultasikan jika Dampak Bercak-bercak Penuaan (Age Spots) Terasa Mengganggu

Upaya menghilangkan bercak-bercak penuaan atau age spots sebaiknya dilakukan melalui konsultasi langsung dari dokter kulit atau ahli estetika untuk menghindari risiko komplikasi akibat salah penanganan.

Sebelum memulai penanganan di klinik, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, biopsi kulit akan dilakukan untuk mengambil dan memeriksa sampel kulit pasien di laboratorium.

Prosedur ini dapat membantu dokter dalam mengidentifikasi penyebab-penyebabnya secara tepat.

Rekomendasi Dokter untuk Menangani Bercak-bercak Penuaan (Age Spots)

Setelah melakukan diagnosis dan menemukan penyebab kemunculan bercak-bercak penuaan atau age spots, dokter bisa merekomendasikan beberapa metode untuk mengatasinya, seperti:

  • Obat-obatan retinoid. Berfungsi mengatur pertumbuhan sel-sel epitel yang bertugas melindungi lapisan kulit. Efek sampingnya meliputi kulit menjadi gatal, panas, dan kemerahan.
  • Mikrodermabrasi. Prosedur perawatan kulit ini bertujuan meratakan permukaan kulit sehingga menyamarkan tampilan bercak-bercak penuaan.
  • Chemical peeling. Perawatan ini dilakukan dengan mengoleskan bahan kimia khusus pada kulit wajah sehingga menjadikannya terkelupas. Selanjutnya, pembentukan kulit baru yang lebih segar akan terjadi secara alami.
  • Terapi sinar laser. Pengobatan ini bertujuan mengurangi bercak-bercak penuaan yang muncul di balik kulit. Laser CO2 adalah salah satu jenis laser yang sering digunakan untuk mengurangi kemunculannya di wajah dan beberapa permasalahan kulit wajah lain.
  • Cryotherapy (cryosurgery). Metode ini diterapkan dengan membekukan dan mengeringkan bercak-bercak yang muncul menggunakan cairan nitrogen. Kulit akan mengelupas dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu setelahnya.

Selain beberapa metode pengobatan di atas, seseorang bisa mengatasinya secara mandiri menggunakan obat bebas hydroquinone (HQ) yang bisa dibeli di pasaran. Obat ini berfungsi menghambat produksi melanin di kulit.

Bagaimana Cara Mencegah Bercak-bercak Penuaan (Age Spots) Meluas?

Agar terhindar dari bercak-bercak penuaan atau age spots yang menjadi makin parah, dianjurkan untuk melakukan beberapa langkah di bawah ini.

  • Menghindari sengatan matahari secara berlebihan. Sengatan matahari menjadi salah satu pemicu kemunculannya. Hindari sengatan matahari secara langsung terutama di siang hari ketika sedang terik.
  • Jangan merokok. Tidak hanya mengganggu kesehatan paru-paru dan jantung, kebiasaan merokok bisa membahayakan kulit juga. Kerusakan jaringan kulit akibat racun rokok akan meningkatkan risiko seseorang mengalami bercak-bercak penuaan.
  • Menggunakan tabir surya. Untuk menghindari dampak buruk radiasi dan sengatan matahari saat beraktivitas di luar ruangan, selalu kenakan tabir surya. Lebih disarankan memilih tabir surya dengan tingkat SPF di atas 30.
  • Menggunakan pakaian atau aksesoris yang melindungi kulit. Pakaian yang dimaksud di sini adalah topi, baju berlengan panjang, atau celana panjang. Selain itu, hindari pakaian yang terlalu tebal agar tidak mudah berkeringat.

Waspadai jika kemunculan bercak-bercak penuaan atau age spots disertai rasa sakit atau gatal sehingga akhirnya mengganggu aktivitas di keseharian. Segera periksakan kondisi kulit kepada dokter kulit atau ahli estetika sebagaimana makin cepat ditangani, maka peluang kesembuhan akan makin besar.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: