Kemerahan pada Wajah

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kemerahan pada wajah adalah gangguan medis yang umumnya terjadi karena kerusakan pembuluh darah sebagai dampak sengatan sinar matahari, rosacea, seborrhea, atau jerawat.

Bagi sebagian orang mungkin terlihat sepele, tapi pada banyak kasus, kondisi psikologis seseorang yang mengalaminya bisa terganggu. Mereka pun memilih menjaga jarak dengan masyarakat karena merasa malu dan tidak percaya diri.

Apa Penyebab Kemerahan pada Wajah?

Secara lebih mendetail, kemerahan pada wajah bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Kerusakan pembuluh darah

Pecahnya pembuluh darah di sekitar wajah mengakibatkan darah yang keluar akan mengalir mengisi jaringan dan lapisan kulit sehingga menjadikan warna kulit berubah dan tampak memerah.

  • Rosacea

Gangguan kulit ini bisa menyebabkan kemerahan pada hidung, dagu, pipi, dahi, dan wajah. Kondisi bisa menjadi makin parah jika pembuluh darah di sekitar wajah melebar, baik karena paparan sinar matahari, terkena air panas, dampak stres, efek makanan yang pedas, atau alkohol.

  • Seborrhea

Seborrhea merupakan gangguan kulit kronis yang umumnya menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, atau kemerahan. Kondisi ini bisa terjadi pada garis rambut, dahi, leher, telinga, serta kulit wajah.

  • Jerawat

Jerawat akan muncul jika pori-pori di permukaan kulit tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, atau bakteri. Kondisi ini bisa menyebabkan wajah tampak memerah, terutama di area yang ditumbuhi jerawat.

Selain empat hal tersebut, secara umum kemerahan pada wajah juga bisa diakibatkan oleh beberapa faktor lain, seperti kulit yang terbakar sinar matahari, infeksi kulit, peradangan atau alergi pada kulit, menopause, tersiram air panas, berada di daerah beriklim tropis yang panas, atau karena demam.

Apa Tanda-tanda Kemunculan Kemerahan pada Wajah?

Tanda-tanda kemunculan kemerahan pada wajah akan berbeda-beda pada tiap orang, tergantung kepada penyebab atau kondisi yang mendasarinya. Sebagai contoh, jika kemerahan pada wajah disebabkan oleh rosacea, maka beberapa gejala ini bisa muncul.

  • Dibandingkan biasanya, kulit terasa lebih tebal.
  • Kulit wajah terasa kering, gatal, dan kasar.
  • Pembuluh darah di area wajah tampak jelas.
  • Wajah tampak membengkak.
  • Dalam beberapa waktu, wajah tampak memerah.

Jika kemerahan pada wajah disebabkan oleh jerawat, maka umumnya akan ada beberapa gejala, seperti:

  • Bintik-bintik berwarna di wajah.
  • Wajah terasa berminyak dan lengket.
  • Muncul komedo hitam dan komedo putih.
  • Muncul benjolan di kulit wajah (papula) yang terasa nyeri jika ditekan.

Gejala yang muncul akibat seborrhea tidak berbeda jauh dengan jerawat atau rosacea. Hanya saja, seborrhea tidak hanya terjadi di sekitar wajah, tapi juga di bagian tubuh yang lain, misalnya di sekitar dada, bokong, atau punggung.

Bagaimana Cara Mengatasi Kemerahan pada Wajah?

Sama halnya dengan gejala-gejala yang muncul, pengobatan untuk mengatasi kemerahan pada wajah juga berbeda-beda, tergantung kepada penyebabnya.

Oleh karena itu sebelum mengambil tindakan medis, dokter akan mendiagnosis kondisi pasien terlebih dulu. Hasil diagnosis itulah yang akan menjadi patokan atau acuan bagi dokter untuk mengambil tindakan selanjutnya.

Mengatasi Kemerahan pada Wajah akibat Rosacea

Jika dokter menyimpulkan bahwa kemerahan pada wajah disebabkan oleh rosacea, dokter mungkin akan mengambil beberapa tindakan yang meliputi:

  • Pemberian obat antibiotik. Pada tahap awal, dokter kemungkinan akan memberikan obat antibiotik dalam bentuk obat oral maupun krim atau gel. Antibiotik yang umum diberikan pada tahap awal pengobatan adalah tetracycline atau minocycline.
  • Penanganan dengan sinar laser. Prosedur perawatan kulit dengan terapi sinar laser diterapkan jika obat antibiotik tidak bermanfaat. Sinar laser akan diarahkan langsung ke area wajah yang memerah sehingga lapisan kulit terluar akan mengelupas.
  • Operasi kulit. Ini adalah prosedur terakhir yang mungkin ditempuh jika kedua prosedur di atas tetap tidak meredakan kondisi pasien. Tujuan dari opsi ini adalah menghilangkan pembuluh darah yang muncul di sekitar wajah dan mengurangi kemerahan.

Mengatasi Kemerahan pada Wajah akibat Jerawat

Jika dokter menemukan jerawat sebagai penyebab kemerahan pada wajah, langkah pengobatan yang dilakukan lebih beragam, salah satunya dengan melakukan terapi, seperti:

  • Suntik steroid. Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan steroid ke area yang berjerawat. Durasinya relatif lebih cepat dan rasa sakit berkurang. Namun, terdapat efek samping berupa kulit yang menipis.
  • Chemical peeling. Prosedur chemical peeling dilakukan dengan mengoleskan larutan kimia asam salisilat, asam glikolat, atau asam retinoid. Umumnya dilakukan secara berulang.
  • Terapi sinar laser. Penerapan prosedur ini sama seperti terapi sinar laser untuk mengatasi rosacea. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk mengetahui metode yang ideal.
  • Ekstraksi komedo hitam dan komedo putih. Pada prosedur ini, dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengangkat komedo hitam dan komedo putih yang tidak bisa dihilangkan dengan obat topikal.

Penyebab pada diri tiap orang akan berbeda-beda, maka dari itu penanganannya pun akan dibedakan. Faktor-faktor penyebab dan penanganan jerawat tersendiri pun perlu diperiksa oleh dokter untuk mencegah kemerahan menjadi lebih parah.

Bagaimana Cara Mencegah Kemerahan pada Wajah?

Tidak ada langkah spesifik yang bisa dilakukan untuk mencegah kemerahan pada wajah. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kemunculan kemerahan pada wajah, antara lain:

  • Kurangi konsumsi makanan yang pedas dan panas.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Hindari paparan sinar matahari secara langsung terus-menerus.
  • Kendalikan tingkat stres sebagaimana bisa menyebabkan wajah memerah.
  • Membersihkan wajah secara rutin, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.

Kemerahan pada wajah bukan masalah serius yang perlu diwaspadai. Meski begitu, kondisi ini layak diwaspadai jika terjadi dalam jangka panjang dan terasa mengganggu. Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan saran penanganan yang tepat..

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: