Keriput

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Keriput adalah gangguan kesehatan kulit yang berbentuk garis-garis halus dan lipatan samar pada area mata, mulut, dan leher. Kemunculannya tidak bisa terhindarkan sebagaimana terpicu oleh penuaan secara alami.

Kondisi ini mungkin dinilai sebagai sesuatu yang tidak mengganggu, namun sebagian orang lainnya merasa bahwa keriput dapat mengganggu penampilan.

Melalui konsultasi kepada seorang dermatolog atau dokter spesialis kulit, seseorang yang merasa terganggu bisa mendapatkan informasi yang lengkap dan solusi penanganan yang tepat sesuai kondisi yang dialami.

Apa Saja Kondisi yang Dapat Menyebabkan Keriput?

Setidaknya terdapat empat faktor penyebab utama kepada terjadinya pembentukan keriput pada kulit, yaitu pertambahan usia, efek negatif radiasi sinar matahari, kontraksi otot-otot wajah, dan kebiasaan buruk merokok.

Pertambahan usia

Kemunculannya yang diiringi pertambahan usia didukung oleh beberapa hal yang semuanya terdampak oleh penuaan. Penuaan menjadikan kulit lebih lemah dalam menjaga kelembapan dan memproduksi kelenjar minyak.

Akibat penuaan pula, kulit makin kehilangan kekenyalannya diakibatkan melambatnya proses pembelahan sel dan penipisan lapisan dermis.

Dampak negatif radiasi sinar matahari

Seseorang yang kerap beraktivitas di luar ruangan, terutama yang memaksanya terpapar sinar matahari langsung, berisiko lebih tinggi mengalaminya lebih awal. Radiasi sinar matahari akan memberikan dampak terburuk pada kisaran pukul 10.00-14.00.

Kontraksi otot wajah

Gerakan dan kontraksi otot akibat ekspresi yang diperlihatkan wajah pada akhirnya, seiring waktu, akan membentuk garis-garis kerutan mata dan kerutan wajah. Sering mengernyitkan dahi adalah salah satu kebiasaan buruk yang dapat memicu kemunculan kerutan wajah lebih dini.

Kebiasaan buruk merokok

Kolagen adalah protein alami yang diproduksi tubuh. Protein inilah yang berperan mendukung struktur kekenyalan kulit. Dalam hal ini merokok dapat menghambat efek kerja maupun produksi kolagen.

Tanpa asupan kolagen yang ideal, lambat laun akan muncul keriput pada kulit. Maka dari itu, hentikan kebiasaan buruk merokok sekarang juga.

Keempat faktor tersebut bisa menjadi pemicu tunggal, namun umumnya tiap faktor bisa memperparah satu sama lain. Misalnya, dampak dari kebiasaan buruk merokok akan memperparah kondisi kulit yang terpapar oleh radiasi sinar matahari. Sama halnya usia yang akan memperlemah struktur otot-otot wajah.

Menangani Keriput dengan Obat-obatan

Pada tingkatan yang ringan, gangguan kulit ini bisa diatasi dengan penggunaan obat oles atau krim yang bisa dibeli di toko obat. Salah satunya adalah retinoid yang berasal dari vitamin A. Obat oles retinoid dinilai efektif dalam mengatasi:

  • Pigmentasi
  • Garis-garis keriput halus
  • Kulit kasar

Selain itu, terdapat berbagai krim yang dapat digunakan dengan fungsi dan tingkat efektivitas yang berbeda-beda, seperti:

  • Asam hidroksi
  • Kinetin
  • Peptia tembaga
  • Coenzyme Q10
  • Antioksidan

Menangani Keriput dengan Bedah Kecantikan

Teknologi perawatan kecantikan telah berkembang hingga mampu menciptakan berbagai prosedur yang efektif dalam mengatasi gangguan kesehatan kulit. Berikut adalah beberapa pilihan prosedur medis untuk menanganinya.

Terapi sinar laser

Penyinaran yang dilakukan pada terapi sinar laser ditujukan untuk menghancurkan lapisan kulit terluar, namun di lain sisi menstimulasi pembentukan serat kolagen baru pada lapisan kulit di bawahnya.

Chemical peeling

Prosedur chemical peeling dilakukan dengan mengoleskan cairan kimia pada area kulit yang ingin ditangani secara langsung sehingga lapisan kulit tersebut akan mati dan terkelupas. Selanjutnya akan muncul lapisan kulit baru yang lebih halus dan terlihat lebih segar.

Dermabrasi dan mikrodermabrasi

Prosedur dermabrasi diaplikasikan untuk menghilangkan keriput, menyamarkan bekas luka, menyingkirkan tahi lalat, dan menghapus tato. Prosedur ini bertujuan mengikis lapisan kulit teratas dengan teknik abrasi menggunakan sikat khusus berpermukaan kasar.

Hampir serupa dengan dermabrasi, mikrodermabrasi menggunakan suatu alat untuk menyemprotkan kristal alumunium oksida berukuran mikro ke permukaan kulit. Alhasil, lapisan terluar kulit akan terkikis sekaligus memicu pertumbuhan lapisan kulit baru.

Mikrodermabrasi dapat menjadikan wajah pasien terlihat lebih halus dan segar. Selain itu, prosedur ini dapat mengatasi kerusakan kulit akibat sinar matahari, keriput, pori-pori membesar, dan kulit kasar.

Suntik botox (neuromodulator)

Suntik botox (neuromodulator) atau botulinum toxin type A dilakukan pada area kerutan wajah, kerutan mata, dan garis-garis keriput pada wajah. Penyuntikan ditargetkan pada otot terkait yang diharapkan dapat menahan sinyal kimia penyebab otot berkontraksi.

Suntik filler

Perawatan suntik filler bisa disesuaikan kepada area kulit yang diinginkan pasien. Tujuan dari prosedur ini adalah menjadikan kulit wajah terlihat lebih kenyal sebagaimana volume kulit akan bertambah.

Filler jaringan lunak bisa meliputi penyuntikan asam hialuronat, lemak, dan kolagen. Dokter kulit akan menyuntikkan langsung pada area kulit yang berkeriput.

Facelift

Facelift adalah prosedur pembedahan kecantikan yang pada dasarnya dilakukan dengan cara menyingkirkan kulit wajah berlebih sekaligus jaringan lemak pada area kulit tersebut.

Hasilnya, kulit wajah akan terlihat lebih kencang sehingga menjadikan pasien facelift terlihat lebih muda. Dalam hal ini, tampilan keriput akan menghilang juga.

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Menghambat Keriput?

Ada beberapa tindakan yang bisa dengan mudah dilakukan untuk mencegah terjadinya keriput, yaitu:

  • Hindari terkena sinar matahari langsung terlalu sering. Selalu kenakan tabir surya dengan SPF 30 sebelum keluar ruangan.
  • Kenakan losion pelembap untuk mencegah dehidrasi pada kulit.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan.
  • Berhenti merokok.

Upaya menghambat kemunculan keriput juga bisa didukung dengan menjalani pola hidup sehat yang diisi dengan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara rutin, dan tidur malam setidaknya tujuh jam sehari.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: