Kerutan Wajah

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kerutan wajah adalah lipatan-lipatan halus yang muncul di bagian wajah. Kerutan wajah umumnya muncul di sekitar alis, dahi, hidung, dan di sudut-sudut mata. Kondisi ini berbeda dengan keriput sebagaimana keriput terjadi secara alami.

Sisi buruk dari kemunculan kerutan adalah penampilan seseorang yang akan terlihat lebih tua. Kemunculannya diakibatan gerakan atau aktivitas otot wajah yang terjadi berulang-ulang. 

Kerutan wajah bisa ditangani melalui beberapa metode, antara lain suntik botox (neuromodulator), suntik filler, dan beberapa metode lainnya. Upaya penanganan ditujukan memperbaiki penampilan.

Apa Penyebab Kemunculan Kerutan Wajah?

Kerutan wajah bisa terjadi pada orang-orang di segala usia. Sebagian besar mulai menyadarinya pada usia 20-an, namun sebagian lainnya baru menyadari saat berusia 40-an.

Penyebab utama kemunculan kerutan wajah umumnya adalah kerusakan kulit akibat sinar matahari. Sinar matahari menyebabkan penipisan kolagen dan elastin di balik permukaan kulit. Penipisan tersebut akan terus terjadi seiring kulit makin sering terpapar sinar matahari.

Faktor lain yang bisa menjadi penyebab adalah pertambahan usia. Seiring pertambahan usia, lapisan dermis di bawah kulit akan menipis dan kulit akan kehilangan elastisitas dan kelembapannya.

Bagaimana Cara Mengatasi Kerutan Wajah?

Terdapat beberapa prosedur perawatan kulit yang bisa diterapkan untuk mengatasi kerutan wajah, yaitu:

Suntik botox (neuromodulator)

Suntik botox (neuromodulator) dilakukan secara langsung ke dalam kulit yang ingin ditangani. Setelah disuntikkan,permukaan kulit akan menjadi lebih lembut dalam waktu singkat.

Metode ini bisa menimbulkan efek samping berupa kulit memerah, sakit kepala, atau memar-memar di area yang bermasalah dalam jangka pendek.

Suntik filler (dermal fillers)

Suntik filler (dermal filler) diterapkan dengan cara mengisi cekungan pada kulit untuk membuat kulit menjadi lebih lembut, cerah, dan tampak lebih muda. Prosedur ini juga sering digunakan untuk menyamarkan kerutan yang muncul di area wajah.

Hasil akhir pengobatan jenis ini sifatnya hanya sementara, antara enam bulan hingga dua tahun.

Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah prosedur untuk menciptakan lapisan kulit baru yang halus dan menggantikan kulit yang bermasalah. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan butiran kristal yang berfungsi sebagai pengelupas kulit. Kristal ini disemprotkan ke kulit untuk memperbaiki kulit yang bermasalah.  

Dermabrasi

Dermabrasi diterapkan dengan mengelupas lapisan kulit teratas dan tengah sedikit demi sedikit. Tujuannya adalah menghilangkan noda dan cacat lainnya. Dengan metode ini, kulit akan terlihat lebih segar, lembut, dan tanda-tanda penuaan akan tersamar secara perlahan-lahan.

Chemical peeling

Chemical peeling digunakan untuk menghaluskan kulit wajah dengan melalui pengelupasan. Pengelupasan ini dilakukan dengan cara mengoleskan cairan kimia pada kulit wajah sehingga efeknya akan membuang sel kulit mati dan selanjutnya tergantikan oleh sel kulit yang baru.

Perlu diketahui bahwa hasil akhir dari pengobatan-pengobatan di atas tidak selalu sama. Semua tergantung kepada lokasi dan tingkat keparahan masing-masing. Untuk memaksimalkan manfaat, penanganan sebaiknya dilakukan secara rutin dalam rentang waktu tertentu.

Pasien juga disarankan untuk selalu berkonsultasi kepada dokter kulit atau ahli estetika terkait untuk memantau perkembangan kondisi.

Bagaimana Cara Mencegah Kemunculan Kerutan Wajah?

Kerutan wajah bisa dihindari dengan melindungi kulit wajah dari hal-hal yang bisa memicu kemunculannya. Selain melindungi kulit dari gangguan faktor eksternal, menerapkan pola hidup sehat juga penting dilakukan. Berikut adalah beberapa kebiasaan hidup yang bisa diterapkan untuk mencegah kemunculannya.

  • Menggunakan pelembap. Pelembap akan mencegah kulit mengalami kekeringan. Dengan begitu, risiko kemunculan kerutan wajah akan berkurang. Gunakan pelembap secara teratur, apalagi jika sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Menggunakan kaca mata hitam. Menggunakan kaca mata hitam saat beraktivitas di luar ruangan akan membuat mata terlindungi dari sinar matahari. Kaca mata akan mencegah seseorang mengernyitkan mata karena silau.
  • Tidur cukup. Istirahat dengan cukup dan menghindari kebiasaan tidur larut malam akan membantu meredakan stres. Stres merupakan salah satu penyebab munculnya kerutan wajah.
  • Memasang isolasi. Memasang isolasi di dahi bisa menjadi cara alternatif untuk mencegah kerutan wajah. Dengan metode ini, aktivitas otot di sekitar wajah menjadi terbatas. Cara ini juga berfungsi mencegah kulit mengerut.
  • Menggunakan krim retinoid. Krim retinoid akan membantu mempertebal lapisan kulit dalam sekaligus menipiskan lapisan superfisial. Hal ini akan membuat permukaan kulit terlihat lebih muda, segar, dan cerah.
  • Mengonsumsi makanan sehat. Kerutan wajah bisa dicegah dengan menerapkan pola makan yang sehat dan teratur, misalnya dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Beberapa makanan yang mengandung antioksidan adalah wortel dan brokoli. Makanan ini akan memperkuat kolagen dan elastin di balik kulit.
  • Menjaga berat badan dan berhenti merokok. Kelebihan berat badan bisa menyebabkan masalah di permukaan kulit. Oleh karena itu, dengan mempertahankan berat badan yang seimbang, risiko terjadinya kerutan wajah akan mengecil. Selain kelebihan berat badan, efek buruk merokok juga bisa menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin. 
Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: