Lemak Berlebihan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Lemak berlebihan adalah penumpukan lemak di bagian tubuh tertentu, salah satunya di bagian perut. Lemak merupakan senyawa kimia tidak larut di dalam air yang tersusun oleh unsur karbon, hidrogen, dan oksigen.

Karena sulit larut di dalam air dan jumlahnya yang berlebihan, maka terjadilah penumpukan lemak. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan yang sering dialami pria maupun wanita.

Secara garis besar, lemak terbagi menjadi dua jenis, yaitu lemak visceral dan lemak subkutan.

  • Tidak terlihat karena terletak di bagian dalam tubuh manusia, tepatnya di sekitar organ dalam. Disebut dengan lemak visceral.
  • Lemak yang berada di balik kulit dan dapat terlihat dengan jelas. Disebut dengan lemak subkutan, biasanya dapat dirasakan dengan cara mencubit permukaan kulit.

Penumpukan lemak berlebihan di perut pada akhirnya membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri dan gangguan kondisi psikis karena merasa postur tubuhnya tidak ideal. Kondisi ini juga bisa memicu kemunculan sejumlah penyakit. Oleh karena itu, lemak berlebihan di dalam tubuh tidak bisa dianggap remeh.

Apa yang Menyebabkan Lemak Berlebihan?

Lemak yang menumpuk secara berlebihan di dalam perut pada dasarnya disebabkan oleh ketidakseimbangan kalori yang dimakan dengan kalori yang dibakar. Seseorang yang mengonsumsi banyak kalori disertai jarang berolahraga, penumpukan lemak di perut sangat mungkin terjadi.

Selain karena banyak makan dan jarang berolahraga, lemak berlebihan juga bisa dipengaruhi oleh faktor usia dan jenis kelamin. Makin tua usia seseorang, massa otot seseorang akan melemah dan berkurang.

Hal ini membuat pembakaran kalori menjadi sulit dilakukan sehingga lemak akan menumpuk di perut. Dalam kaitannya dengan jenis kelamin, lemak berlebihan sering dialami oleh para wanita yang sudah menopause, apalagi jika jarang berolahraga.

Menerapkan pola hidup sehat yang didukung dengan olahraga yang cukup akan sangat berpengaruh dalam mengurangi penimbunan lemak berlebihan di perut.

Bagaimana Cara Mengatasi Lemak Berlebihan?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, cara terbaik untuk mengatasi penumpukan lemak berlebihan di dalam tubuh adalah dengan menerapkan diet sehat dan berolahraga. Penjelasan lengkapnya bisa disimak di bawah ini.

Menjalani diet sehat

Diet sehat artinya mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dengan porsi yang seimbang. Hal ini akan membuat kondisi kesehatan selalu terjaga, sekaligus membuat tubuh terasa segar.

Upayakan untuk mengonsumsi oatmeal, telur, susu, buah-buahan seperti apel, jeruk, pisang, dan yang lainnya. Jangan lupa mengonsumsi air putih yang cukup karena dapat memperlancar pencernaan sekaligus membantu membakar lebih banyak kalori.

Berolahraga secara teratur

Berolahraga secara teratur akan membantu membakar kalori dan memperkuat otot-otot yang mulai melemah seiring bertambahnya usia. Tidak perlu olahraga yang berat untuk mengurangi penumpukan lemak berlebihan. Yang terpenting adalah mengefektifkan olahraga agar proses pembakaran lemak di dalam tubuh bisa maksimal.

Beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah lari pagi, senam aerobik, mengangkat barbel, lompat tali, senam zumba, dan masih banyak lagi.

Selain murah dan praktis, menerapkan pola diet sehat dan berolahraga secara rutin akan membuat kondisi fisik dan psikologis seseorang selalu sehat dan terlihat segar tiap hari. Kedua cara ini juga sangat efektif untuk mencegah kemunculan penyakit-penyakit lain, terutama penyakit yang dipicu oleh penumpukan lemak dan makanan.  

Jika cara di atas dirasa belum efektif dan penumpukan lemak berlebihan di tubuh sudah sangat parah, beberapa prosedur medis bisa diterapkan untuk mengatasinya. Berikut adalah beberapa prosedur medis yang bisa dilakukan di bawah pengawasan dokter di rumah sakit:

  • Sedot lemak. Pada metode ini, ahli bedah akan membuat sayatan kecil di bagian tubuh yang memiliki kelebihan lemak. Sayatan ini digunakan untuk memasukkan tabung kecil yang terhubung ke vakum penyedotan lemak. Pasien berisiko mengalami bekas luka pasca pembedahan.
  • Cryolipolisis. Pada metode ini, lemak akan dihancurkan dengan cara didinginkan. Dengan cara ini, kadar lemak di dalam tubuh akan berkurang tanpa merusak jaringan-jaringan di sekitarnya.
  • Ultrasound terfokus. Metode ini menggunakan gelombang ultrasonik bertenaga tinggi untuk membakar lemak di bagian tubuh tertentu. Metode ini juga sering digunakan untuk menghilangkan tumor.
  • Pengobatan dengan laser. Metode ini berfungsi menghilangkan lemak tanpa operasi. Laser akan mencairkan lemak di dalam tubuh dan membuat lemak luruh dan berkurang.

Apa Saja Bahaya yang Bisa Ditimbulkan jika Memiliki Lemak Berlebihan?

Semua tentu tahu, penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh bisa memicu timbulnya sejumlah komplikasi penyakit. Beberapa penyakit yang mungkin terjadi pada mereka yang memiliki lemak berlebihan di antaranya:

  • Penyakit kardiovaskular, misalnya serangan jantung atau stroke.
  • Sleep apnea, disebabkan oleh lemak berlebihan di jaringan lunak di leher.
  • Tekanan darah tinggi, umumnya terjadi pada seseorang berusia 60 tahun ke atas.
  • Kanker usus, sering terjadi pada seseorang berusia 50 tahun ke atas.
  • Diabetes tipe 2, disebabkan oleh kelebihan kadar gula dalam darah.
  • Kematian prematur karena sejumlah alasan, misalnya serangan jantung.

Bagaimana Cara Mencegah Lemak Berlebihan?

Penumpukan lemak berlebihan di dalam tubuh bisa dicegah sebelum terlambat. Untuk menghindari penumpukan lemak berlebihan, terapkan beberapa cara di bawah ini:

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, misalnya alpukat, kacang polong, kubis, oatmeal, dan lain sebagainya.
  • Kurangi makanan yang mengandung lemak jenuh, misalnya daging unggas, daging merah, dan produk olahan susu yang kaya lemak.
  • Selain beristirahat dengan cukup, hindari minuman beralkohol dan stres berlebihan. Hal-hal semacam ini bisa memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol atau hormon stres.
  • Kurangi konsumsi gula, misalnya gula dari kue manis atau dari beberapa jenis minuman kemasan.
  • Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan, agar pencernaan lancar dan lemak berkurang. Sayur dan buah juga mengandung banyak serat.
Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: