Melasma

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Melasma adalah gangguan kulit yang berupa kemunculan bercak-bercak cokelat atau abu-abu pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari secara langsung, terutama di dahi, pipi, leher, dan lengan. Selain itu, bisa terjadi pada permukaan lidah bagian atas juga.

Gangguan kulit yang diakibatkan oleh produksi pigmen kulit berlebihan ini bisa menimpa pria maupun wanita, meski risiko wanita lebih tinggi mengalaminya dibandingkan pria.

Apa Gejala-gejala Melasma?

Gejala awal terjadinya melasma adalah perubahan warna di kulit. Kulit yang terjangkit umumnya berubah menjadi lebih gelap dibandingkan area kulit di sekitarnya.

Biasanya, perubahan warna ini muncul secara simetris di kedua bagian tubuh, misalnya di sisi kiri wajah dan kanan wajah atau di sisi kanan tangan dan kiri tangan. Makin parah dan makin lama, gejala yang muncul pun akan makin terasa.

Apa Penyebab Melasma?

Secara umum, penyebab melasma adalah pigmentasi yang terjadi di kulit akibat produksi melanin secara berlebihan. Meski begitu, alasan terjadinya pigmentasi ini belum bisa dipastikan sepenuhnya.

Sebagian kasus melasma dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika salah seorang anggota keluarga pernah mengalami melasma, maka seseorang lebih berisiko mengalaminya juga.

Selain itu, wanita berusia antara 20-40 tahun adalah kelompok yang paling berisiko mengalaminya, terlepas adanya risiko bahwa gejala-gejala terkait bisa muncul sejak anak-anak sampai remaja. Kehamilan juga bisa menjadikan kadar hormon meningkat secara berlebihan dan tidak teratur sehingga meningkatkan risiko.

Ada beberapa faktor yang bisa memperparah melasma, antara lain:

  • Seseorang yang berkulit gelap
  • Suhu yang tinggi
  • Jenis kosmetik tertentu
  • Peradangan di dalam kulit
  • Kekeringan parah pada kulit
  • Peningkatan hormon pada wanita

Bagaimana Cara Mengatasi Melasma?

Pada dasarnya melasma adalah gangguan kesehatan kulit yang tidak berbahaya, namun sebagian besar pengidap memilih untuk menanganinya sebagaimana kondisi ini bisa terasa mengganggu dan merusak kepercayaan diri, terutama jika muncul di area wajah.

Pengobatan terkait akan membutuhkan waktu yang relatif panjang, bahkan bisa bertahun-tahun. Namun pada kasus tertentu bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus, terutama jika terpicu kehamilan atau obat kontrasepsi.

Secara umum, ada dua jenis pengobatan untuk mengatasi melasma, yaitu:

  • Pengobatan oral

Jika kondisi pasien tidak kunjung membaik, dokter mungkin akan memberikan tranexamic acid dan glutathione. Pada beberapa kasus, kedua obat ini cukup efektif untuk mengatasi kemunculan bercak-bercak gelap karena melasma.

Namun, efektivitas untuk bisa menghilangkannya masih terus dikaji sampai saat ini di samping penggunaan jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping serius. 

  • Pengobatan topikal

Berdasarkan penelitian medis, kombinasi antara hydroquinone, tretinoin, dan obat steroid topikal terbukti efektif mengobati melasma dengan presentasi keberhasilan mencapai 80 persen.

Hydroquinone mampu menyamarkan bercak-bercak berwarna gelap, sedangkan tretinoin (retinoid) dapat menghasilkan vitamin A untuk menyehatkan kulit. Sementara itu, obat steroid topikal berfungsi mengendalikan peradangan yang menyebabkan masalah kulit. 

  • Terapi perawatan kulit

Terapi perawatan kulit seperti chemical peeling, dermabrasi, dan mikrodermabrasi bisa juga dimanfaatkan untuk menangani melasma.

Pada prosedur chemical peeling, dokter akan mengoleskan bahan kimia tertentu pada wajah untuk menghindari dampak yang makin parah.

Berbeda dengan dermabrasi dan mikrodermabrasi, dokter kulit atau ahli estetika akan berupaya membuang lapisan kulit terluar. Selanjutnya, lapisan kulit yang baru akan muncul dan menyamarkan tampilan melasma.

Harus diingat bahwa pengobatan-pengobatan di atas tidak menjamin penyembuhan sepenuhnya. Oleh karena itu, pengobatan ini harus dilakukan secara berulang dalam jangka waktu tertentu. Dokter akan menyesuaikan jenis pengobatan yang dilakukan dengan kondisi pasien dan perkembangan melasma dari waktu ke waktu.

Bagaimana Cara Mencegah Melasma?

Tidak ada cara spesifik untuk mencegah melasma. Disarankan bagi seseorang yang berisiko tinggi mengalaminya untuk menghindari kontak langsung dengan sinar matahari. Jika masalah kulit ini sudah terjadi dan sulit dihilangkan, cobalah lakukan beberapa cara di bawah ini untuk menyamarkannya.

  • Menutupi area kulit yang terjangkit dengan make up.
  • Menggunakan tabir surya dengan SPF 30.
  • Menggunakan topi atau pakaian yang bisa menutupi kulit yang bermasalah.

Terlepas dari banyaknya pilihan untuk menyamarkannya, cara terbaik untuk mencegah melasma adalah dengan melakukan penanganan secepatnya jika gejala-gejala terkait sudah muncul.

Jangan segan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kulit atau ahli estetika jika mengalami melasma, apalagi jika kondisinya tak kunjung membaik. Makin cepat ditangani, maka makin besar peluang kesembuhan.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: