Stretch Mark

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Stretch mark adalah guratan-guratan yang sering muncul di kulit daerah perut, paha, bokong, betis, atau payudara. Kondisi ini sering dialami oleh ibu hamil, terutama setelah usia kandungan memasuki bulan keenam. Penyebabnya adalah jaringan di bawah kulit yang robek akibat perenggangan kulit berlebihan.

Gangguan kulit ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun kemunculannya sering membuat rasa percaya diri seseorang terganggu. Meski seiring waktu bisa memudar dengan sendirinya, sejumlah pengobatan juga bisa dilakukan untuk menyamarkannya.

Apa Saja Tanda-tanda Kemunculan Stretch Mark?

Tanda-tanda kemunculan stretch mark adalah sesuatu yang tidak menentu dan berlainan pada tiap orang, tergantung kepada penyebab, letak, dan jenis kulit seseorang. Biasanya, dapat dilihat dengan adanya garis-garis berwarna kemerahan, kecokelatan, ungu, atau hitam di beberapa bagian tubuh, seperti pada dada, perut, paha, dan lainnya.

Apa yang Menyebabkan Kemunculan Stretch Mark?

Penyebab utama stretch mark adalah perenggangan. Perenggangan kulit menyebabkan jaringan-jaringan di dalamnya robek dan meninggalkan bekas. Mengenai tingkat keparahannya dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya faktor genetika, rasio perenggangan kulit, tekanan pada kulit, serta kadar hormon kortison yang melemahkan serat elastis pada kulit.

Semua orang berpotensi memiliki stretch mark, terutama jika orang tua atau salah satu anggota keluarga juga pernah memilikinya. Beberapa kalangan yang berpotensi tinggi mengalaminya, antara lain:

  • Wanita dan ibu hamil.
  • Penderita sindrom Cushing dan sindrom Marfan.
  • Orang-orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Pengguna obat-obatan keras jenis kortikosteroid dalam waktu yang lama.
  • Wanita yang pernah melakukan operasi pembesaran payudara atau implan payudara.
  • Orang yang mengalami peningkatan atau penurunan berat badan secara drastis.

Bagaimana Cara Menghilangkan Stretch Mark?

Langkah awal dalam mendiagnosis stretch mark adalah pemeriksaan fisik dan wawancara riwayat kesehatan pasien. Jika dokter menemukan adanya peningkatan produksi kortisol di dalam diri pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan ini akan berkontribusi kepada penentuan jenis pengobatan yang paling efektif untuk mengatasinya. Pengobatan yang dijalani berfungsi menyamarkan dan memperbaiki tekstur kulit, jadi bukan untuk menghilangkan stretch mark sepenuhnya.

Pada sebagian besar kasus yang dialami, gangguan penampilan kulit ini bisa memudar dengan sendirinya seiring waktu. Maka dari itu, tidak diperlukan pengobatan khusus untuk menanganinya.

Bagaimana Jika Stretch Mark yang Dialami Terlalu Parah?

Jika kondisinya cukup parah dan sangat mengganggu penampilan, sejumlah pengobatan bisa dilakukan dengan petunjuk dokter. Pengobatan stretch mark adalah:

  • Krim retinoid. Dengan kandungan vitamin A yang dimilikinya, krim ini bisa membantu menyamarkan stretch mark yang baru muncul.
  • Terapi sinar laser. Beberapa jenis terapi sinar laser bisa dilakukan untuk memicu pertumbuhan kolagen dan elastin di dalam kulit.
  • Mikrodermabrasi. Pengobatan ini dilakukan menggunakan kristal untuk menghapus lapisan halus di kulit dan memicu pertumbuhan kulit baru yang elastis.
  • Chemical peeling. Pengobatan ini dilakukan untuk membuang sel kulit mati sekaligus merangsang pertumbuhan kolagen agar kulit terlihat lebih segar.
  • Skin needling. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan jarum-jarum halus yang ditusukkan pada kulit untuk merangsang peremajaan kulit.

Efektivitas dari bentuk-bentuk pengobatan di atas akan berbeda-beda, tergantung kepada beberapa faktor yang memengaruhinya, misalnya jenis kulit, lama kemunculan stretch mark, kenyamanan pasien saat menjalani pengobatan, serta biaya yang dikeluarkan. Makin banyak biaya yang dibutuhkan, makin besar pula peluang seseorang untuk bisa menghilangkannya.

Selain pengobatan di rumah sakit, stretch mark bisa disamarkan melalui pengobatan mandiri di rumah. Caranya adalah dengan mengoleskan losion pelembap di area kulit terkait. Kulit yang lembap akan terlihat lebih segar dan guratan-guratan yang muncul bisa memudar lebih cepat. Hindari obat oles atau krim peptides karena efeknya belum terbukti.

Bagaimana Cara Mencegah Stretch Mark?

Cara terbaik untuk mencegah kemunculan stretch mark adalah dengan menjaga berat badan ideal dan mengonsumsi makanan yang sehat. Khusus bagi ibu hamil, berat badan akan meningkat seiring pertumbuhan janin di dalam perut. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangat diperlukan agar pertambahan berat badan bisa dikendalikan, risiko berkurang, dan janin tetap sehat.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: