Cryolipolysis

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Cryolipolysis?

Cryolipolysis adalah cara menghilangkan lemak dengan aman dan efektif tanpa melalui proses pembedahan. Pada umumnya, ekspektasi pasien yang menjalani prosedur ini bisa tercapai dengan hasil akhir yang memuaskan dan bertahan dalam jangka waktu lama.

Perawatan noninvasif yang biasa disebut pula dengan CoolSculpting, lipocryolysis, atau prosedur pembekuan lemak ini pada dasarnya memanfaatkan hawa dingin yang khusus ditargetkan untuk menghancurkan sel-sel lemak di balik permukaan kulit.

Temperatur yang diaplikasikan khusus untuk perawatan ini adalah antara +5 °C hingga -11 °C. Kisaran suhu ini dinilai paling efektif untuk memicu kerusakan jaringan dan sel-sel lemak subkutan. Yang menjadikannya unggul, efek dari metode ini hanya berdampak minimal terhadap jaringan lapisan kulit di atasnya.

Pada prosesnya, alat pemancar hawa dingin akan diposisikan di atas bagian tubuh yang ingin ditangani.  Selama beberapa menit pertama, pasien akan merasakan paparan hawa dingin yang pada saat bersamaan akan menimbulkan efek anestesi. Pendinginan sel-sel lemak akan berlangsung selama sekitar 45-60 menit.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Cryolipolysis adalah prosedur yang sebaiknya hanya ditangani oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi di klinik kesehatan kulit resmi. Hindari menjalani prosedur perawatan kulit tanpa pengawasan dari ahli medis untuk menghindari diri dari risiko terjadinya malapraktik atau komplikasi.

Sebelum menjalani prosedur cryolipolysis, pasien akan berkonsultasi kepada dokter kulit atau ahli estetika mengenai ekspektasi dan apa saja risiko yang akan dihadapi. Selain itu, hasil akhir dari perawatan juga bisa dibahas pada sesi konsultasi ini.

Pasien juga diminta untuk menjelaskan riwayat kesehatan pribadi sebagai referensi kepada pertimbangan dari sisi kelayakan medis. Dokter kulit atau ahli estetika yang menangani akan melakukan pemeriksaan fisik jika diperlukan.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Kandidat yang paling tepat untuk menjalani prosedur cryolipolysis adalah seseorang yang pada tubuhnya terdapat lemak berlebihan. Dalam hal ini dikhususkan kepada upaya penanganan lemak berlebihan yang tidak bisa dihilangkan meski telah menjalani program diet tertentu atau berolahraga secara rutin.

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Pada umumnya, dokter kulit tidak merekomendasikan seseorang dengan ketidakstabilan mental dan emosi untuk menjalani prosedur cryolipolysis. Seseorang dengan gangguan kesehatan tertentu juga disarankan tidak menjalani perawatan pembekuan lemak, seperti:

  • Cryoglobulinemia, yaitu gangguan protein (cryoglobulin) di dalam darah.
  • Urtikaria dingin atau alergi dingin, yaitu munculnya bentol-bentol atau kemerahan pada kulit akibat terpapar udara dingin.
  • Paroxysmal hemoglobuli dingin, yaitu kemunculan hemoglobin di dalam urine setelah terpapar udara dingin.

Apakah Prosedur Cryolipolysis Terasa Menyakitkan?

Prosedur cryolipolysis tidak menimbulkan rasa sakit, maka dari itu tidak membutuhkan penggunaan anestesi.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Cryolipolysis?

Sebagai bentuk perawatan yang bersifat noninvasif, prosedur cryolipolysis adalah alternatif yang tepat bagi seseorang yang tidak menginginkan penanganan menghilangkan lemak melalui proses pembedahan, seperti liposuction dan prosedur-prosedur invasif lainnya.

Khusus untuk mengurangi lemak pada area tubuh secara terbatas, cryolipolysis terbukti dapat memberikan hasil akhir yang efektif dan aman dalam jangka pendek. Meski begitu, pasien tetap dihadapkan kepada risiko terjadinya komplikasi.

Berdasarkan hasil penelitian medis, komplikasi yang umum terjadi setelah menjalani prosedur cryolipolysis adalah:

  • Rasa perih atau nyeri
  • Pembengkakan
  • Memar atau kemerahan pada area kulit yang ditangani
  • Eritema
  • Hipersensitivitas

Efek samping yang umum terjadi seperti di atas umumnya bersifat sementara sebagaimana kondisi pasien akan berangsur-angsur membaik dengan sendirinya. Setelah beberapa minggu, pasien sudah pulih sepenuhnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Cryolipolysis?

Salah satu keunggulan prosedur cryolipolysis adalah pasien bisa melanjutkan aktivitas di keseharian seperti biasa tanpa terhambat oleh adanya masa-masa pemulihan seusai menjalani perawatan di klinik kesehatan kulit.

Meski begitu, pasien tidak bisa berharap mendapatkan hasil akhir dalam waktu singkat sebagaimana akan dibutuhkan waktu sekitar 2-4 bulan sebelum benjolan-benjolan lemak baru dapat terlihat berkurang secara signifikan.

Demi bisa mendapatkan perbaikan hasil akhir semaksimal mungkin, pasien disarankan untuk menjalani sesi terapi cryolipolysis secara berulang dan berkelanjutan.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: