Cryosurgery

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Cryosurgery?

Cryosurgery adalah salah satu metode perawatan kecantikan kulit dengan nitrogen cair yang umumnya digunakan untuk menyamarkan bercak-bercak penuaan dini dan mengangkat pertumbuhan daging tidak normal di atas permukaan kulit.

Prosedur ini juga dinilai efektif sebagai metode pendukung penanganan kanker kulit dan sering kali diandalkan untuk menghancurkan lesi kulit prakanker.

Menggunakan alat penyemprot atau mengoleskan dengan kapas, nitrogen beku akan diaplikasikan secara langsung pada kulit. Dengan begitu, sel-sel kulit yang ditargetkan akan membeku secara cepat. Seiring mencairnya nitrogen beku pada kulit, sel-sel kulit akan mengalami kerusakan semaksimal mungkin secara perlahan-lahan.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Cryosurgery?

Prosedur cryosurgery adalah perawatan yang sebaiknya hanya dilakukan di klinik kesehatan kulit oleh dokter spesialis kulit (dermatologis) atau ahli estetika berlisensi demi menjamin hasil yang aman secara medis dan sesuai dengan ekspektasi terbaik pasien.

Tidak ada persiapan khusus bagi pasien untuk bisa menjalani prosedur ini. Meski begitu, dokter tetap perlu memeriksa kondisi kesehatan kulit pasien secara umum serta meninjau riwayat kesehatan selama ini.

Terutama bagi pasien yang ingin memanfaatkannya untuk menangani kanker kulit, dokter perlu memastikan terlebih dahulu bahwa sel-sel kanker pada lapisan kulit teratas belum menyebar ke area lainnya.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Cryosurgery?

Prosedur ini bisa menjadi solusi yang tepat bagi seseorang yang mengalami permasalahan kulit, seperti:

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Cryosurgery?

Tidak ada ketentuan khusus sebagai syarat bisa menjalani prosedur cryosurgery. Kondisi kulit orang-orang pada umumnya tidak akan menemui masalah dengan teknik pengaplikasian metode perawatan kulit ini.

Apakah Prosedur Cryosurgery Terasa Menyakitkan?

Prosedur ini mungkin akan menimbulkan rasa perih pada area kulit yang ditangani. Hal ini mungkin akan mengganggu bagi sebagian pasien. Sebagai langkah antisipasi, dokter bisa memberikan bius lokal sebelum memulai perawatan ini.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Cryosurgery?

Sebagaimana dengan prosedur medis lainnya yang melibatkan pembedahan, seseorang yang menjalani prosedur ini dihadapkan kepada risiko mengalami efek samping. Risiko efek samping cryosurgery adalah:

  • Pembengkakan.
  • Bekas luka.
  • Kerusakan jaringan atau pembuluh darah di sekitar area kulit yang ditangani.
  • Sebagian orang merasakan perih dan sebagian lainnya merasakan mati rasa di sekitar area kulit yang ditangani.
  • Kehilangan pigmentasi.
  • Rambut rontok.
  • Pendarahan disertai nanah.
  • Infeksi.
  • Gangguan pemulihan luka.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Cryosurgery?

Lamanya prosedur cryosurgery adalah faktor yang perlu dibahas bersama dokter karena durasinya akan bergantung kepada luasnya area kulit yang ditangani. Seusai perawatan, pasien diperbolehkan segera pulang. Meski begitu, luka yang bisa saja ditimbulkan akibat menjalani prosedur ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk pulih dan mungkin selama itu pula akan terasa perih.

Maka dari itu, pasien diharapkan bisa memperhatikan kebersihan area luka. Mengganti perban pelindung luka secara terjadwal adalah saran utama dari dokter untuk dua minggu ke depan, terutama untuk mencegah luka terkontaminasi kuman atau kotoran penyebab infeksi.

Pasien diperbolehkan mengonsumsi obat-obatan bebas pereda rasa sakit jika merasakan ketidaknyamanan akibat pembengkakan, ruam, atau luka melepuh. Kemunculan ketiga masalah kulit ini dianggap normal dan akan pulih dengan sendirinya.

Secara umum, pasien cryosurgery untuk penanganan di area kepala hingga leher akan membutuhkan waktu hingga enam minggu untuk bisa pulih sepenuhnya. Masa pemulihan mungkin akan lebih lama pada area-area tubuh lainnya.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: