Dermabrasi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Dermabrasi?

Dermabrasi adalah sebuah prosedur perawatan kecantikan kulit yang umumnya diterapkan pada wajah. Prosedur ini dilakukan menggunakan sikat khusus berpermukaan kasar untuk mengikis atau meratakan lapisan kulit terluar.

Pada kelanjutannya, area yang ditangani akan pulih disertai dengan tumbuhnya lapisan kulit baru menggantikan kulit lama sehingga menjadikan wajah terasa lebih halus dan terlihat lebih muda.

Apa yang Harus Dipertimbangkan sebelum Menjalani Dermabrasi?

Hasil sepenuhnya dari perawatan kecantikan dengan dermabrasi baru bisa terlihat setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan. Selama itu pula, pasien harus tetap melakukan perawatan di masa-masa pemulihan.

Tujuan dari tindakan perawatan ini adalah untuk mencegah terjadinya infeksi dan memastikan wajah pasien mengalami proses pemulihan secara optimal.

Kemunculan risiko dilatari dengan fakta bahwa prosedur ini pada dasarnya akan melukai lapisan epidermis kulit. Meski begitu, risiko ini dapat diminimalkan melalui langkah antisipasi dan penanganan medis oleh dokter kulit atau ahli estetika secara tepat.

Dokter kulit atau ahli kulit akan menjelaskan tentang ekspektasi hasil akhir yang akan didapatkan pasien juga. Pada umumnya, perbaikan penampilan kulit hingga 50 persen secara keseluruhan dinilai sebagai hasil yang bagus.

Apa Manfaat Dermabrasi?

Menjadikan kulit terlihat lebih muda adalah manfaat utama yang bisa didapatkan dari prosedur ini. Selebihnya dari itu, seseorang bisa memanfaatkannya untuk mengatasi kondisi-kondisi berikut.

Meski begitu, perawatan ini tidak direkomendasikan bagi seseorang berkulit alami sangat gelap atau jika sedang menjalani pengobatan yang berefek samping berupa penipisan lapisan kulit.

Waspada bagi seseorang yang memiliki luka bakar, luka bakar radiasi, jerawat disertai pembengkakan, dan infeksi herpes pada kulit karena dermabrasi tidak disarankan untuk diaplikasikan pada kondisi-kondisi tersebut.

Serupa dengan manfaatnya, pasien juga bisa memilih untuk menjalani perawatan kulit dengan terapi laser untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dan mudah. Konsultasikan kepada dokter kulit atau ahli estetika untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Perawatan Dermabrasi?

Tidak semua orang memiliki kriteria yang cocok untuk diperbolehkan menjalani perawatan ini. Beberapa kriteria yang tidak direkomendasikan tersebut meliputi:

  • Memiliki gangguan kekebalan tubuh atau kondisi lainnya yang berakibat kepada terhambatnya proses pemulihan kulit.
  • Sensitivitas kulit yang berlebihan terhadap hawa dingin.
  • Pada 6-12 bulan terakhir menggunakan obat isotretinoin untuk mengatasi jerawat.
  • Pernah mengalami bekas luka keloid atau hipertrofik.
  • Mengidap infeksi kulit herpes atau jenis lainnya.
  • Belum lama ini menjalani bedah pengencangan kulit wajah (facelift) atau bedah pengangkatan alis mata (browlift).

Apakah Dermabrasi Terasa Menyakitkan?

Prosedur perawatan ini mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan sebagaimana bagian kulit yang dirawat akan mengalami luka. Meski begitu, terdapat langkah penanganan untuk mengatasinya, antara lain:

Dermabrasi ringan

Untuk memberikan efek mati rasa, pasien akan diberikan suntik bius lokal. Selanjutnya kulit pasien akan ditempelkan es batu selama 30 menit.

Dermabrasi lebih luas

Setelah disuntik bius lokal, kulit disemprotkan cairan pembeku untuk mengeraskan lapisan kulit. Jika melibatkan keseluruhan kulit wajah, pasien akan dibius total.

Selanjutnya, dimulailah perawatan menggunakan sikat khusus berpermukaan kasar untuk mengikis lapisan kulit terluar. Pasien bisa diberikan obat oral pereda rasa sakit atau krim oles kortikosteroid untuk mengatasi pembengkakan atau ketidaknyamanan lainnya.

Apakah Ada Komplikasi Dermabrasi?

Perlu diketahui bahwa prosedur perawatan dermabrasi menyimpan potensi komplikasi. Terutama jika tidak dibarengi dengan perawatan yang baik selama proses pemulihan, antara lain:

Apa yang Harus Dilakukan setelah Menjalani Dermabrasi?

Dokter kulit atau ahli estetika akan merekomendasikan beberapa langkah perawatan di rumah yang meliputi:

  • Hindari terpapar sinar matahari secara langsung.
  • Setelah pulih, jangan lupa mengenakan tabir surya tiap kali ke luar ruangan.
  • Mengganti perban dan obat oles kulit untuk mendukung proses penyembuhan. Jika memungkinkan, mengonsumsi obat antivirus untuk mencegah infeksi.
  • Membersihkan area kulit terkait beberapa kali sehari, termasuk membersihkan luka yang mengering secara saksama.

Di masa pemulihan, pasien disarankan untuk tetap mengunjungi klinik secara terjadwal untuk berkonsultasi dan mengantisipasi adanya risiko infeksi atau komplikasi.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: