Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Suntik PRP (Platelet Rich Plasma) atau plasma dengan kandungan platelet tinggi adalah prosedur perawatan kecantikan yang diharapkan dapat mendukung proses pemulihan sel-sel secara alami sehingga dapat menghambat proses penuaan sekaligus memberikan efek peremajaan kulit wajah.

Plasma sendiri mengandung platelet (trombosit) sebagai komponen darah yang secara alami membantu proses penggumpalan dan perbaikan sel. PRP diproduksi dengan cara memisahkan komponen plasma dari dalam darah yang diambil langsung dari lengan pasien kemudian mengonsentrasikannya secara tersendiri.

PRP kemudian disuntikkan secara langsung pada area kulit yang dianggap mengalami kerusakan jaringan. Sebagaimana plasma mengandung protein yang dapat memicu pertumbuhan sel, suntik PRP dinilai dapat mendukung proses regenerasi jaringan sehingga memberikan penampilan wajah yang lebih segar.

Bagaimana Cara Kerja Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Prosedur suntik PRP (Platelet Rich Plasma) atau biasa disebut dengan Vampire Facial adalah perawatan kecantikan noninvasif yang sebaiknya dilakukan di klinik kesehatan oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi untuk menjamin hasil akhir yang sesuai dengan ekspektasi pasien.

Sebelum memulai perawatan, pasien akan berkonsultasi kepada ahli medis untuk membahas hal-hal seputar prosedur suntik PRP, termasuk mengenai tujuan dan ekspektasi. Jika kondisi pasien memungkinkan untuk menjalaninya, langkah-langkah pengambilan plasma bisa dimulai.

Pertama, pembersihan dan persiapan area penyuntikan

Dokter kulit atau ahli estetika akan membersihkan wajah pasien sekaligus menandai area-area spesifik yang akan ditangani.

Kedua, proses pengambilan darah

Proses ini tidak berbeda dengan pengambilan darah dari lengan di prosedur tes darah atau kegiatan sosial donor darah pada umumnya. Yang dibutuhkan pun tidak banyak, yaitu sekitar dua sendok makan.

Ketiga, mengisolasi plasma dengan kandungan platelet tinggi

Darah yang diperoleh akan dimasukkan ke dalam beberapa tabung reaksi kemudian ditempatkan pada alat centrifuge. Alat ini akan memutar tabung berisi plasma darah selama 5-10 menit untuk memisahkan plasma dengan komponen darah lainnya.

Selanjutnya, plasma akan diaktifkan agar dapat melepaskan fungsi pertumbuhan dan meningkatkan produksi kolagen pada tubuh pasien. Kedua fungsi inilah yang akan memberikan efek pemulihan kerusakan jaringan.

Keempat, memulai prosedur suntik PRP

Plasma dengan platelet yang telah diaktifkan akan disuntikkan pada area wajah sesuai yang diinginkan.

Manfaat prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma) atau Vampire Facial baru bisa terlihat dalam waktu tertentu. Bagi sebagian pasien, menunggu beberapa minggu setelah sekali penyuntikan sudah cukup untuk memberikan perubahan yang lebih baik.

Namun, bagi sebagian pasien lainnya baru bisa mendapatkan hasil maksimal setelah menjalani hingga sekitar tiga kali perawatan. Tiap perawatan sebaiknya diberikan selang waktu satu bulan. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk sekali perawatan bisa berkisar antara 30 menit hingga satu jam, tergantung kepada luasnya area yang ingin ditangani.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Prosedur suntik PRP (Platelet Rich Plasma) cocok dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa kondisi, seperti:

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Seseorang dengan penyakit darah dan beberapa kondisi gangguan kesehatan tertentu tidak direkomendasikan untuk menjalani prosedur suntik PRP (Platelet Rich Plasma) atau Vampire Facial, seperti:

  • Kanker tulang
  • Kanker darah (leukemia)
  • Anemia

Seseorang yang sedang menjalani terapi obat-obatan pengencer darah atau obat anti pembengkakan (NSAIDs) perlu mengonsultasikan kondisinya kepada dokter secara lebih saksama. Dokter akan menginstruksikan beberapa langkah medis sebelum pasien bisa menjalani prosedur Vampire Facial.

Apakah Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma) Terasa Menyakitkan?

Sebagian pasien mungkin tidak merasa terganggu selama menjalani proses penyuntikan. Namun untuk menghindari ketidaknyamanan, sebagian pasien lain bisa diberikan krim anestesi sebelum penyuntikan dimulai.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Sebagaimana platelet yang disuntikkan berasal dari tubuh sendiri, pasien tidak perlu mengkhawatirkan terjadinya reaksi alergi. Meski begitu, risiko efek samping tetap ada seperti halnya prosedur medis lain yang melibatkan proses penyuntikan suatu senyawa ke dalam tubuh, antara lain:

  • Cedera saraf.
  • Kerusakan jaringan ringan.
  • Infeksi dan/atau rasa sakit pada area bekas penyuntikan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Suntik PRP (Platelet Rich Plasma)?

Setelah menjalani perawatan kecantikan melalui prosedur suntik PRP (Platelet Rich Plasma), pasien diharapkan untuk menjaga area wajah dari paparan sinar matahari secara langsung secara berlebihan dan menghindari mengenakan make up terlalu banyak untuk beberapa hari ke depan.

Sebagian pasien bisa mengalami kemerahan pada kulit wajah menyerupai efek terbakar matahari setidaknya untuk dua hari pertama disertai pembengkakan kulit hingga hari ketiga. Gejala-gejala ini dinilai wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Secara umum, seseorang yang baru melalui prosedur suntik PRP bisa melanjutkan aktivitas di kesehariannya seperti biasa. Sebagai langkah antisipasi, jangan segan untuk mengonsultasikan perkembangan kondisi kepada dokter kulit atau ahli estetika secara terjadwal.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: