Terapi IPL (Intense Pulsed Light)

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Terapi IPL atau Intense Pulsed Light adalah prosedur perawatan kecantikan yang menggunakan alat pemancar pulsa cahaya berspektrum luas sehingga menjadikannya dapat menangani beberapa permasalahan kulit, terutama kasus-kasus yang diakibatkan penuaan kulit dini maupun alami.

Manfaat tambahan dari terapi ini adalah menstimulasi produksi senyawa elastin dan kolagen yang akan menjadikan kulit terlihat lebih kenyal dan menyegarkan.

Perawatan ini berjenis non-ablative, yaitu tidak melibatkan pembedahan. Kelebihan lainnya, penanganan dapat difokuskan pada area yang diinginkan saja tanpa khawatir akan merusak jaringan-jaringan lain yang mengelilinginya.

Berdasarkan penelitian medis, penggunaan alat berteknologi IPL (Intense Pulsed Light) sebagai bagian dari perawatan kecantikan wajah terbukti efektif dan aman. Bahkan, perkembangan teknologi terbaru bisa memberikan efek sebaik perawatan terapi sinar laser.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Selalu konsultasikan kondisi kulit hanya kepada dokter kulit atau ahli estetika berlisensi untuk mendapatkan diagnosis dan saran yang tepat. Dalam hal ini, kondisi kulit dan bekas luka pada tubuh akan diperiksa jika terdapat abnormalitas.

Pasien juga diminta untuk menjalani tes alergi. Tes alergi akan dijalani selama beberapa hari seiring pasien tetap beraktivitas seperti biasa. Beri tahu dokter jika terdapat kemunculan reaksi tertentu, misalnya ruam, melepuh, kemerahan, atau gangguan pigmentasi.

Pasien yang dinyatakan cocok akan diberikan agenda aktivitas pribadi yang berisi saran-saran yang perlu dilakukan selama dua minggu sebelum menjalani terapi.  Umumnya berisi pembatasan terpapar sinar matahari langsung dan menghindari konsumsi obat-obatan tertentu.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Teknologi pada alat terapi IPL memungkinkan dilakukannya penyaringan gelombang yang tidak diinginkan, misalnya cahaya ultraviolet yang bersifat merusak, hingga akhirnya menghasilkan pancaran cahaya yang aman dan mudah disesuaikan dengan kedalaman tiap lapisan kulit.

Terdapat berbagai permasalahan kulit yang dapat diredakan atau bahkan diatasi sepenuhnya dengan terapi IPL, antara lain:

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Seseorang  dengan penyakit hiperpigmentasi, hipopigmentasi, dan diabetes tidak direkomendasikan menjalani terapi IPL. Selain itu, kesulitan untuk pulih sepenuhnya dari bekas luka menjadi kondisi tambahan yang menjadikan seseorang dilarang menjalani terapi ini.

Apakah Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light) Terasa Menyakitkan?

Tiap pasien akan merasakan tingkat ketidaknyamanan yang berbeda-beda. Menanggapi hal ini, dokter kulit atau ahli estetika bisa memberikan obat oles pereda rasa sakit jika pasien membutuhkannya.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Berbeda dengan prosedur chemical peeling, dermabrasi, dan laser resurfacing, pasien terapi IPL tidak membutuhkan waktu pemulihan yang lama dengan risiko mengalami efek samping yang rendah. Risiko efek samping yang ada meliputi:

  • Memar
  • Melepuh
  • Kudis
  • Perubahan pigmentasi

Pada umumnya, kondisi-kondisi yang bisa timbul sebagai risiko efek samping terapi IPL hanya berjangka pendek serta akan pulih dan menghilang dengan sendirinya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Terapi IPL (Intense Pulsed Light)?

Seseorang yang telah menjalani prosedur perawatan kecantikan dengan terapi IPL akan mengalami kemerahan pada kulit wajah. Meski begitu, kondisi ini dinilai wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Seiring kemerahan memudar dan warna kulit wajah kembali normal dalam beberapa jam hingga sehari setelah menjalani terapi, ekspektasi mulai terlihat sedikit demi sedikit. Tergantung kepada jenis kondisi yang ditangani, waktu yang dibutuhkan sebelum hasil akhir bisa terlihat sepenuhnya akan bervariasi.

Pastikan untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari langsung setidaknya hingga beberapa minggu dengan cara menutupi wajah dengan kain atau mengenakan tabir surya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sekaligus mempertahankannya, pasien disarankan untuk melakukan perawatan ulang tiap bulan selama lima bulan dengan rutin berkonsultasi kepada dokter dua kali setahun.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: