Terapi Sinar Laser

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa yang Dimaksud dengan Prosedur Terapi Sinar Laser?

Terapi sinar laser adalah bentuk perawatan kulit dengan energi cahaya yang terfokus ke dalam gelombang tertentu sesuai jenis penanganan yang diinginkan. Penelitian medis membuktikan bahwa prosedur yang diterapkan tanpa melibatkan pembedahan ini efektif diterapkan untuk memperbaiki kulit yang rusak sekaligus meregenerasi pertumbuhan lapisan kulit baru.

Salah satu keunggulan terapi sinar laser adalah memicu meningkatnya produksi endorfin sehingga menekan kebutuhan pasien untuk menggunakan obat pereda rasa sakit. Selain itu, masih ada kelebihan-kelebihan lainnya, antara lain:

  • Menyamarkan tampilan bekas luka dan keriput berkat bertambahnya produksi kolagen.
  • Memperbaiki respons sistem kekebalan tubuh.
  • Proses drainase limfatik yang membaik sehingga meredakan pembengkakan.
  • Meredakan peradangan.
  • Bertambahnya energi sel-sel kulit akibat meningkatkan adenosina trifosfat untuk mendukung proses hidrolisis.
  • Memperbaiki proses pemulihan alami kulit berkat bertambahnya produksi DNA.
  • Memperbaiki sistem sirkulasi.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Prosedur Terapi Sinar Laser?

Prosedur terapi sinar laser sebaiknya hanya dilakukan oleh dokter kulit atau ahli estetika berlisensi di klinik perawatan kulit resmi untuk mencegah terjadinya efek-efek negatif akibat malapraktik.

Dalam hal ini, pasien akan dimintai informasi mengenai riwayat kesehatan selama ini beserta pemeriksaan fisik untuk mencari tahu kendala-kendala yang berisiko membahayakan kondisi pasien jika menjalani terapi ini.

Kemungkinan besar, pasien juga akan diminta untuk menghindari berjemur di bawah sinar matahari langsung, menjalani prosedur chemical peeling, waxing, dan suntik filler setidaknya dua minggu sebelum menjalani terapi sinar laser. Termasuk di dalamnya, jangan menggunakan pewangi tubuh pada sebelum dan sesudah menjalani prosedur ini.

asien juga tidak diperbolehkan mengonsumsi obat-obatan herba, obat-obatan anti-inflamasi, dan aspirin karena dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.

Kapan Saat yang Tepat Menjalani Prosedur Terapi Sinar Laser?

Terdapat beberapa kondisi masalah kulit yang dapat diatasi dengan terapi sinar laser, yaitu:

Siapa yang Tidak Direkomendasikan Menjalani Prosedur Terapi Sinar Laser?

Seseorang dengan kondisi tertentu tidak direkomendasikan untuk menjalani prosedur terapi sinar laser.

  • Memiliki masalah dpermukaan kulit.
  • Memiliki bekas luka parah.
  • Mengonsumsi obat-obatan atau terapi yang berefek mengencerkan darah.
  • Berjerawat.
  • Berkulit gelap.
  • Menjalani pengobatan dengan accutane.
  • Memiliki luka keloid.
  • Belum lama ini berjemur di bawah sinar matahari langsung.
  • Mengalami kerusakan kulit akibat sinar matahari pada tingkatan yang parah.

Wanita yang sedang mengandung lebih baik menunda menjalani prosedur kecantikan ini setidaknya hingga setelah melahirkan dan kondisi tubuh telah pulih sepenuhnya.

Sangat disarankan untuk mengonsultasikan kondisi diri kepada dokter kulit atau ahli estetika untuk mengantisipasi kondisi-kondisi masalah kulit terkait dikarenakan efek menjalani terapi dapat memperparah kondisi yang sedang dialami atau menimbulkan komplikasi yang merugikan kesehatan.

Apakah Prosedur Terapi Sinar Laser Terasa Menyakitkan?

Daya tahan tiap orang akan berbeda-beda sebagaimana prosedur terapi sinar laser bisa saja menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi sebagian pasien. Untuk itu, dokter kulit atau ahli estetika akan memberikan salep pereda rasa nyeri atau bius lokal untuk mengantisipasi kemunculan rasa sakit.

Apa Risiko Efek Samping atau Komplikasi Prosedur Terapi Sinar Laser?

Perawatan kecantikan dengan prosedur terapi sinar laser berkemungkinan tidak memberikan hasil sesuai ekspektasi secara langsung dan dampaknya pun belum tentu permanen. Maka dari itu, pasien disarankan untuk menjalaninya secara terjadwal untuk mempertahankan hasilnya.

Selain itu, meski dinilai aman dan memiliki kelebihan yang menjadikannya lebih unggul dibandingkan perawatan kulit lain yang sejenis, prosedur terapi sinar laser tetap menyimpan risiko. Risiko yang dimaksud meliputi:

  • Infeksi kulit.
  • Pendarahan parah.
  • Perubahan warna kulit.
  • Menyisakan bekas luka baru.
  • Merasakan perih pada area kulit yang ditangani.
  • Mengalami efek samping penggunaan obat bius.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Menjalani Prosedur Terapi Sinar Laser?

Pasien terapi sinar laser akan mengalami beberapa kondisi sebagai dampaknya. Yang biasanya dialami oleh sebagian besar pasien adalah kemerahan pada kulit yang akan berlangsung selama 4-8 jam setelah menjalani perawatan.

Sebagian pasien lainnya akan turut mengalami rasa perih pada kulit yang ditangani, menyerupai kulit yang terbakar sinar matahari. Untuk meredakannya, dokter akan menyarankan untuk membalut area kulit yang sakit dengan kain basah.

Hindari mengupas kulit kering yang muncul di sekitar area kulit. Lebih baik diamkan dan biarkan terkelupas dan rontok dengan sendirinya.

Pembengkakan ringan juga biasanya akan dialami pasien setelah menjalani prosedur ini. Meski begitu, pembengkakan ini tidak perlu dicemaskan karena akan mereda dalam beberapa hari.

Hindari menggunakan makeup pada area kulit yang ditangani untuk beberapa hari dan konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter jika ingin menggunakan losion pelembap.

Share.

About Author

Tulis Komentar

%d bloggers like this: